
" Ngomong-ngomong dimana Humaira Tuan?! " tanya Yoongi pada Ayah Humaira.
" Saya juga tidak tau, tadi saya sudah mencoba menghubunginya tapi tidak diangkat Tuan muda. Saya juga cemas, karna mereka pergi bersama sejak pagi tadi! " ucap Ayah menjelaskan. Mendengar jawaban Ayah Humaira, Yoongi menjadi sedikit risih memikirkan dimana Humaira.
" Siapa diantara Tuan sekalian keluarga pasien? " tanya seorang perawat ramah.
" Iya, saya keluarga mereka! " ucap Ayah cepat.
" Iya, kami keluarga mereka! " ucap Jungkook serentak dengan Ayah Humaira.
" Baiklah..pasien memanggi kalian, kalian boleh masuk tapi jangan ada keributan karna pasien masih butuh istirahat " ucap perawat itu ramah lalu kemudian pergi. Setelah perawat itu pergi Ayah Humaira, Yoongi dan yang lain langsung masuk dan saat tiba didalam ruangan ternyata yang sadar baru Lisa, Jennie, dan Rose. Sedangkan Bunda Humaira masih mengalami koma.
" Kau baik-baik saja?!, apa ada yang sakit?, dimana yang tidak enak, bilang saja! " tanya Jungkook bertubi-tubi pada Lisa.
" Haiss.. kenapa pertanyaan kau banyak sekali Tuan! " ucap Lisa masih lemas.
" Aku hanya ingin memastikan! " ucap Jungkook masih dengan wajah cemasnya.
" Kau mencemaskan aku Tuan?! " tanya Lisa bingung.
" Tentu saja, kau hampir membuat ku pingsan! " ucap Jungkook. Mendengar jawaban Jungkook, Lisa sedikit tersenyum, entah kenapa ada rasa senang dihatinya melihat Jungkook mengkhawatirkannya.
Sama seperti Jungkook, Taehyung dan Jimin juga menanyakan hal yang sama kepada Jennie dan Rose.
" Kau tidak apa-apa kan?! " tanya Jimin lembut pada Rose.
" Hm, aku baik-baik saja Tuan. Terimakasih telah mengkhawatirkan ku! " ucap Rose tersenyum manis pada Jimin, begitupun dengan Jimin dia juga tersenyum lega pada Rose. " Astagaaa Tuhan.. kenapa Tuan muda ini tampan sekali!! " pekik Rose dalam hatinya setelah melihat senyuman manis Jimin.
" Bagaimana dengan mu?, apa kau juga baik-baik saja seperti mereka?! " tanya Taehyung menatap mata Jennie.
" Tadi aku baik-baik saja, tapi setelah kau ada disini aku jadi tidak baik-baik saja! " ucap Jennie cuek.
" Kenapa begitu?, kau tidak senang aku ada disini?! " tanya Taehyung pada Jennie.
" Bukan tidak senang, tapi karna kau ada disini entah mengapa jantungku berdetak sangat cepat!! " pekik Jennie dalam hati sambil menatap Taehyung.
" Tidak, bukan begitu! " ucap Jennie pada Taehyung.
" Hhf, baiklah.. aku senang kau sudah sadar! " ucap Taehyung tersenyum pada Jennie, dia senang karna baginya kecuekan Jennie itu merupakan energi.
" Om, maafkan Lisa karna tidak bisa mengemudi dengan baik! " ucap Lisa yang melihat Ayah Humaira duduk disamping ranjang Bunda Humaira.
" Tidak Lisa, ini bukan salah kamu. Om udah lihat berita tadi katanya mobil yang kamu kendarain ditembak seseorang, tapi kenapa orang itu ingin mencelakai kalian?! " tanya Ayah Humaira pada Lisa.
" Lisa juga tidak tau Om, tapi sepertinya dia ingin sesuatu! " ucap Lisa menjelaskan. " Eh, Om dimana Humaira?! " tanya Lisa pada Ayah Humaira.
" Lis, apa jangan-jangan... "
" Jangan-jangan apa?! " tanya Yoongi pada Jennie.
" Tuan sepertinya Humaira dibawa orang itu!! " ucap Jennie panik. Mendengar jawaban Jennie, Yoongi langsung berlari keluar ruangan dan pergi ke kantor polisi untuk mengecek CCTV lalu lintas.
" Yoon, kau ingin kemana?! " tanya Seokjin tapi tidak dihiraukan oleh Yoongi.
" Tuan muda tolong selamatkan, anak saya! " ucap Ayah Humaira berkaca-kaca.
" Tuan tenanglah, kami akan berusaha. Kalian tinggallah disini jangan mereka semua, kami akan pergi menyusul Yoongi! " ucap Namjoon lalu diangguki oleh Jimin, Taehyung, dan Jungkook.
" Baik Bang.. " ucap mereka serentak.
Saat ini Yoongi dan yang lain pergi ke kantor polisi dengan kecepatan tinggi, sesampainya disana Yoongi menemui temannya agar bisa mengecek CCTV lalu lintas beberapa menit yang lalu. Setelah melihat kejadian itu, Yoongi langsung yakin bahwa yang membawa Humaira ada bodyguard Eun Woo.
Braggh..
" SIAALAN KAU EUN WOO!! " ucap Yoongi menggebrak meja, dia sangat emosi dan khawatir terhadap Humaira.
" Bang Humaira diculik oleh orang yang sama dengan yang menculik orang tua mu! " ucap Yoongi naik pitam.
" Daddy sudah menemukan keberadaan Eun Woo, nanti malam kita harus segera bertindak!! " ucap Seokjin yang juga emosi.
" Kalian siapkan semua bodyguard malam ini kita beraksi! " ucap Yoongi pada adik-adiknya.
" Baiklah.. sekarang ayo kita pergi! " ucap Namjoon, lalu mereka pergi meninggalkan kantor polisi.
Sesampainya mereka di Masion, Yoongi langsung menghampiri Daddy. " Dad, kita beraksi malam ini! " ucap Yoongi mantap.
" Kita belum menyiapkan strategi Yoongi, jangan bertindak gegabah lagi! " ucap Daddy menegur Yoongi.
" Dad kita sudah tidak bisa diam lagi, Eun Woo sudah menculik teman kami Dad! " ucap Seokjin mendesak Daddy.
" Benar Dad, kami tidak ingin setelah ini kekasih atau yang lain jadi korbannya! " ucap Namjoon juga mendesak Daddy.
" Aku juga takut, jika Eun Woo lebih dulu bertindak maka kita yang akan hancur Dad. Aku tidak ingin kehilangan orang-orang yang aku sayang Dad! " ucap J-Hope. Karna terus didesak oleh anak-anaknya Daddy tidak punya pilihan lain selain menyetujui ucapan anak-anaknya.
" Baiklah, sekarang siapakan semua bodyguard. Kita akan berlatih dulu dan menyusun rencana, setelah itu baru kita tangkap Eun Woo! " ucap Daddy lalu diangguki oleh Yoongi dan yang lain.
**Hai semua nya... maaf ya sekarang suka telat up nya, soalnya lagi banyak pekerjaan di real life. Semoga kalian suka yaa dengan Novel aku yang ini.... 💙
Jangan lupa di follow, like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙**