
" Jika saja pria yang menjadi kekasih anak kalian bukanlah aku apa kalian akan semanis ini?! " sindir Jungkook. Orang tua Lisa hanya diam saling pandang.
" Kami hanya ingin yang terbaik untuk putri kami " ucap Papa Lisa.
" Ingin yang terbaik atau ingin punya besan yang seimbang?! " ucap Jungkook lagi. Orang tua Lisa benar-benar dibuat bungkam oleh perkataan Jungkook.
" Aku mengenal betul sikapmu Tuan.Bob, bagaimana kalau kita sudahi saja kerja sama kita? " ucap Jungkook menguji.
" Jangan Tuan muda!! " ucap Papa dan Mama Lisa serentak.
" Kalau begitu berubahlah, " ucap Jungkook datar.
" Mama!!.. tolong Lisa! "pekik Lisa karna saat ini dirinya berjalan seperti siput sangat pelan. Mendengar Lisa berteriak semua langsung menoleh, Jungkook melihat bagaimana sangat hati-hatinya gadis itu membawa nampan yang berisi air.
" Lihatlah wajahnya, sangat menggemaskan.. " ucap Jungkook dalam hati dan berusaha menahan tawanya.
" Astaga kamu ini.. tidak perlu teriak-teriak " tegur Mama Lisa.
" Lagian Mama kenapa menyuruh Lisa membawa ini, padahal Mama tau Lisa tidak pernah membawa air dengan nampan " ucap Lisa protes, lalu Mama Lisa menyenggol tangan anaknya mengisyaratkan untuk diam.
" Tuan minumlah dulu.. " ucap Mama Lisa pada Jungkook, lalu diangguki oleh Jungkook.
" Ma, Pa Lisa pergi dulu ya.. " ucap Lisa pamit.
" Eh, ingin kemana? " tanya Mama Lisa.
" Sahabat Lisa dirumah sakit Ma, orang tuanya tidak disini jadi Lisa, Jennie, dan Rose menemaninya " jelas Lisa.
" Baiklah kalian hati-hati ya.. " ucap Mama Lisa.
" Ayo sayang kita pergi! " ucap Jungkook lalu memeluk pinggang Lisa mesra. Lisa langsung membelalakan matanya ke arah Jungkook, tapi Jungkook hanya cuek.
" Apa yang kau lakukan Tuan? " tanya Lisa saat sudah berada diluar.
" Diamlah orang tua mu melihat kita! " ucap Jungkook datar, saat Lisa melihat kebelakang ternyata benar orang tuanya berada didepan pintu membuat Lisa menjadi cengengesan.
" Sini barang mu, " Lisa memberikannya dan langsung ditaruh Jungkook di kursi belakang. Setelah menaruh barang Lisa, Jungkook langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit.
" Kau ingin dijodohkan? " tanya Jungkook tapi tetap fokus menyetir.
" Hm, seperti yang kau lihat tadi Tuan " ucap Lisa lalu mengalihkan pandangannya keluar jendela.
" Siapa pria itu? " tanya Jungkook, mendengar pertanyaan Jungkook, Lisa menjadi bingung untuk apa juga pria ini menanyakan tunangannya pikir Lisa.
" Aku hanya ingin tau, tidak lebih " ucap Jungkook sadar dengan kebingungan Lisa.
" Huffh.. dia seorang pengusaha di Amerika, aku juga tidak tau bagaimana Papa bisa kenal dengan dia, yang jelas Papa memaksa ku untuk mau menikah dengan dia.. " jelas Lisa malas.
" Lalu kenapa kau tidak mau?, bukan kah dia pria yang kaya?! " tanya. Jungkook lagi.
" Aku bukan wanita yang gila harta Tuan. Dia memang kaya, tampan, dan memiliki tubuh yang sangat bagus.. tapi tetap saja aku tidak tertarik padanya " jelas Lisa.
" Lebih tampanan siapa aku atau dia?! " tanya Jungkook, entah kenapa saat Lisa menyebut pria itu tampan dia tidak terima, serasa tidak ingin jika Lisa memuji orang lain.
" Eh, kau kenapa Tuan?!, kenapa bertanya seperti itu? " ucap Lisa menahan tawanya, karna Jungkook bertanya seperti itu seperti seorang pria yang tidak ingin jika kekasihnya memuji orang lain didepannya.
" Jawab saja, Siapa yang kau pilih?! " ucap Jungkook, tidak sabar mendengar jawaban Lisa.
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙