Simulator Sistem : Anime Comprehensive World

Simulator Sistem : Anime Comprehensive World
Chapter 13 : Meow~


Malam itu, bulan purnama bersinar dengan terang di langit malam yang indah, dengan bintang bintang yang bertebaran di atasnya menambah keindahan tersendiri bagi langit malam itu.


Dan saat ini, di sebuah kuil kosong di dekat hutan yang terletak di kaki gunung.


" Aaahh!!! Tidak! Tidak! Tidak! Cepatlah buat permintaan, kumohon! atau aku akan menghilang aaa!! A-apa kau tidak memiliki hati sampai sampai kau membuat gadis manis seperti diriku ini sampai memohon belas kasih seperti ini?! " dengan wajah yang seakan akan dapat menangis kapan saja, gadis muda itu berkata dengan suara melengking.


Menatap gadis muda itu, kita akan dapat melihat ekor dan telinga rubah putih di tubuhnya.


" Sial! Aku tidak peduli dengan apa yang kau katakan, tapi yang pasti cepat lepaskan aku dasar Rakun bodoh!!! " disana juga terlihat yuki yang berusaha melepaskan cengkraman gadis rubah putih itu.


Dengan wajah kesalnya, yuki mencoba melemparkan rubah putih itu menjauh dari tubuhnya.


" Apa?! K-kau menghinaku!!a-aku rubah dan bukan rakun!!! Sebagai ganti rugi atas luka bantin yang kau berikan, Cepat buat permintaan padaku!! " bantah gadis muda itu dengan ingus yang masih menempel pada wajahnya.


Sekilas pemandangan ini terlihat cukup bodoh.


Mencoba untuk meratapi kesalahan bodoh yang telah dilakukannya, yuki kembali mengingat bagaimana semua kesialan ini bisa terjadi padanya.


...****************...


Sebelumnya.


Setelah yuki selesai makan siang dan mengirimkan publikasi draf novel Overlord, yuki kini dapat merasa ketenangan di dalam hatinya


Dan saat ini, waktu jam makan siang telah berakhir dengan suara nyaring dari bel yang berbunyi menjadi pertanda kelas berikutnya akan segera di mulai, dan jika aku boleh jujur, dengan tingkat hawa kehadiran yang di miliki oleh yuki sendiri, tidak peduli apakah dia akan datang ke kelas berikutnya atau tidak, hal itu tidak akan banyak berpengaruh pada penilaian studinya sendiri karena tidak akan ada satu pun orang yang akan memperhatikannya.


Tentu, hal itu tidak akan berlaku bagi mahluk super kuat atau bahkan bagi mereka yang mahir dalam sihir deteksi yang membuat yuki masih merasa bersyukur karena masih dapat berkomunikasi dengan orang lain walaupun hanya sedikit.


Nah mungkin kalian akan sedikit bertanya tanya mengapa chiho ataupun Utaha yang merupakan manusia biasa dapat melihat keberadaan yuki? Dan untuk jawaban dari pertanyaan itu sendiri aku bahkan masih tidak tahu atau lebih tepatnya belum terpikirkan mengapa?


Dan sebagai murid yang baik dan juga teladan, Tentu yuki akan tetap menghadiri kelas tidak peduli apa pun rintanganya, Dan jika aku boleh jujur seberamya dia sama sekali tidak tahu apa yang harus dia lakukan jika tidak menghadiri kelas sama sekali, jadi dari pada menganggur gak jelas, yuki lebih memilih mengikuti kelas di sekolah walaupun kehadirannya sendiri sering tidak di anggap oleh orang orang di sekitarnya.


Dan dengan begitu saja waktu berlalu dengan semua siswa yang telah siap untukmenghadiri kelas berikutnya, mengemasi seluruh barang barang miliknya, yuki segera bergegas untuk berganti ke pakaian olahraga.


Tapi ketila Yuki sudah bergegas meninggalkan kelas dan berjalan menuju ruang ganti, dia teringat bahwa dia telah meninggalkan pakaian olahraganya di dalam tas tanpa membawanya keruang ganti sama sekali.


Seolah telah merasa melakukan hal yang sangat bodoh, yuki kemudian bergegas kembali menuju kelasnya, tapi ketika yuki hendak masuk kedalam kelasnya dia mendengar sebuah suara kecil tapi indah yang berasal dari dalam.


" Meow~ "


" Eh? " menoleh untuk melihat ke arah sumber suara imut sekaligus indah itu, yuki melihat sesosok gadis cantik dengan rambut hitam panjang tengah berjongkok dan bermain dengan seekor kucing kevlcil di tagannya.


Melihat gadis cantik itu, yuki mengetahui siapa dia, Tapi dengan sifat yuki yang tidak suka menggangu orang lain, yuki berjalan secara perlaha seolah untuk tidak mengejutkan gadis cantik itu.


Tapi sial baginya, ketika yuki sudah mau samapi ke dekat mejanya, dia secara tidak sengaja menabrak salah satu meja dalam prosesnya.


Seolah terkejut denga suara meja yang di tabrak itu, gadis cantik berambut hitam panjang itu berdiri dan menoleh untuk melihat asal suara meja itu berasal.


Dengan suasan canggung yang tercipta di antara keduanya, yuki hanya bisa tersenyum kaku sebelum mencoba untuk memulai percakapan.


" A "


Dengan wajah dan telinga yang nampak memerah, gadis itu melewati yuki tanpa berbicara satu katapun.


Terdiam seolah tidak tahu harus berkata apa, yuki hanya bisa tersenyum masam sebelum langsung mengambil pakaian olahraganya dan langsung berjalan menuju kamar ganti dengan segera.


..........


Waktu berlalu dan kini yuki tengah berjalan menuju Mcdonald' setelah pulang dari sekolah, mengingat kemarin yuki telah terlambat yang menyebabkan berkurang beberapa skor indeks baik yang kemungkinan dapat mempengaruhi reputasinya di McDonald's.


Berjalan dalam waktu sekitar kurang dari satu jam, yuki akhirnya sampai di depan sebuah restoran ayam cepat saji tanpa banyak kendala.


Memasuki McDonald's melalui pintu belakang, yuki segera di sambut oleh bau minyak dan ayam pada saat yang bersamaan.


Memasuki ruang ganti sejenak, yuki segera mengganti bajunya dengan cepat. Lalu tanpa basa basi lagi yuki segera memasuki tempat kasir untuk memulai bertugas.


" Bagaimana penjualan hari ini, Chiho-Chan? " memasuki kasir, yuki segera bertanya kepada gadis kecil yang sudah lebih dulu ada di depan kasir.


" Ah! Yuki-kun, kapan kau datang?! "


Seolah terkejut dengaan kedatangan yuki yang tiba - tiba, Chiho sasaki sedikit melompat mundur ketika dia mendengar suara yang datang secara tiba - tiba dari belakangnya.


Melihat reaksi chiho sasaki atas kedatanganya, yuki tidak merasa terkejut maupun sakit hati sama sekali, mengingat dalam beberapa tahun belakangan ini bahkan ada lebih bayak orang yang tidak akan menaggapi panggilannya.


" Baru saja, tapi Chiho-Chan kenapa kau bisa datang sangat cepat kesini? " yuki bertanya


" Ah, itu……karena ada rapat guru di sekolahku jadi semua siswa di pulangkan lebih cepat dari yang seharusnya " Jawab Chiho atas pertanyaan yuki.


" Benarkah? Lalu bagaimana penjualan hari ini? " Yuki kembali bertanya.


" Ah, itu, tidak terlalu banyak pelanggan yang datang sebelumnya " Jawab Chiho Sasaki.


Tapi ketika mereka terus mengobrol satu sama lain, Bel pintu dapan berbunyi dan melihatkan seorang pria datang menghampiri mereka.


" Ah! Selamat datang "


" Selamat datang, Apa yang anda inginkan hari ini? " yuki bertanya dengan ramah.


" Ah itu, aku ingin- "


Mecatat pesanan dari pelanggan yang baru saja datang itu, yuki segera meminta laki laki itu menunggu untuk beberapa saat sebelum memberikan pesanannya.


………


Dan saat ini, satu shif kerja yang melelahkan telah selesai, dengan yuki dan rekan rekan kerjanya yang sedang beristirahat di ruang karyawan sambil membuat suasana ceria di sana.


Tapi ketika yuki dan teman temannya sedang bersiap siap untuk bersanyai tanpa ada beban sama sekali, Kisaki mayumi masuk melalui pintu depan ruang khusus karyawan sebelum mulai berbicara


" Kato-kun aku ingin kau mengantarkan pesanan pelanggan ini karena Yamada tidak masuk hari ini "


" Apa? "