Pesona Tuan Albert ,, !!

Pesona Tuan Albert ,, !!
Gelora Balas Dendam


INI BUKAN KELANJUTAN DARI CERITA MELAINKAN BAB AWAL UNTUK KARYA TERBARU AUTHOR.


MOHON DUKUNGANNYA YA.


Di negara x


Jam 18.00 Queenza sedang berdandan, malam ini adalah salah satu malam impian nya.


Malam ini akan menjadi malam bersejarah untuk nya.


Di mana malam ini adalah malam terakhir untuk nya menjadi seorang gadis.


Karena besok status nya akan berubah menjadi seorang istri.


Sedari tadi Queenza selalu tersenyum.


Memikirkan nya saja sudah membuat Queenza sangat bahagia.


Hal yang ia tunggu-tunggu selalu ini.


Banyak yang ia korbankan dalam hubungan ini, karier, keluarga semua nya.


Tapi dengan begitu ia memiliki pekerjaan lain, jika dulu seorang publik figur sekarang ia menjadi seorang desainer, dan nama nya juga masih di kenal banyak orang, sekalipun tidak sebentar dulu.


Malam ini ia mengadakan pesta, bersama dengan orang-orang terdekat nya, dan juga orang orang kepercayaan nya untuk merayakan diri nya yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri.


Queenza sudah menyiapkan banyak hal, karena besok akan menjadi akan menjadi hari bersejarah di sepanjang hidup nya.


Queenza sudah menyewa sebuah restoran untuk ia jadikan tempat pestanya bersama dengan orang-orang tercinta nya.


Sampai di sana sudah banyak teman teman nya.


Queenza masuk dengan sangat anggun, karena pada dasar nya ia memang keturunan konglomerat.


''Selamat Queenza,'' ucap salah satu teman nya.


''Terima kasih,'' jawab Queenza.


Malam ini Queenza merasa sangat bahagia. Tapi sayang nya calon suami nya tidak bisa datang. Karena sedang ada beberapa pekerjaan yang harus ia tangani.


Queenza lagi,dan lagi hanya bisa mentolerir nya, sekalipun ia sangat mengharapkan kehadiran sang kekasih.


Queenza menemui para tamu, karena hanya orang orang yang ia kenal yang ia undang.


Mereka bebes melakukan apa saja.


Karena memang pesta itu untuk kesenangan semata, melepas penat yang mereka rasakan selama ini.


Queenza bahkan sudah lupa berapa gelas yang ia minum.


Padahal ia sendiri tau jika dirinya tidak bisa minum.


''Sudah Queen kamu terlalu banyak minum malam ini,'' ucap Sasa.


Sasa adalah sahabat yang paling setia di antara mereka semua.


Dia sudah menjadi bagian dari hidup Queenza.


Sasa akan menjadi orang pertama yang akan melindungi nya, sekali pun ia telah suka dengan apa yang di lakukan oleh Queenza ia akan tetap mendukungnya.


Tapi tidak dengan malam ini, Sasa sangat mengutuk Queenza karena ia rela mengeluarkan uang yang cukup banyak hanya untuk sebuah perayaan yang tidak penting.


Dia sangat membenci kekasih Queenza, karena laki laki itu sangat busuk.


Selama ini ia diam, karena ia menghormati Queenza tapi malam ini tidak lagi.


Ia sudah mencaritahu di mana Kevin berada.


Kevin hanya lah anak yang di tinggal kan oleh kedua orang tua nya karena sebuah perpisahan.


Dia berhasil membuat Queenza takluk akan pesona nya, tapi Sasa itu hanya akal bulus nya.


Kevin hanya memanfaatkan apa yang di miliki oleh Queenza.


Dan malam ini adalah malam yang pas untuk menyelamatkan nya.


''Malam ini akan sangat sulit untuk kamu cerna, tapi percayalah kamu akan terbebas di masa depan,'' gumam Sasa.


''Berbahagialah setelah ini.''


Setelah itu Sasa menghubungi Kevin dia mengatakan jika Queenza tidak sadarkan diri.


Dan setelah beberapa menit menunggu Kevin datang, dengan baju yang berantakan, dan Sasa tau apa yang dia lakukan.


Melihat Kevin, Sasa undur diri.


''Perjuanganmu akan di mulai dari malam ini Queenza, tetaplah kuat,'' ucap Sasa.


Kevin membawa Queenza ke apartemen nya, dia menaruh nya di sofa, dan membiarkan nya begitu begitu saja.


Sedangkan dirinya memilih untuk pergi ke kamar, karena ada yang harus ia selesai kan terlebih dahulu.


Kevin memasuki kamar itu dengan sangat tergesa-gesa, karena ia tidak bisa menunda nya lagi.


''Sayang,'' panggil seseorang dengan manja.


''Maaf, apa ku terlalu lama,'' jawab Kevin.


''Iya, cepat laj aku sudah tidak tahan,'' pinta perempuan itu dengan manja.


''Tapi di sini ada Queenza, bagaimana jika kita melakukan nya di taman belakang,'' jawab Kevin.


''Aku ingin melakukan nya di sini,'' jawab Moana dengan manja.


Dia adalah Moana selingkuhan Kevin, dan juga salah satu pelanggan setia Queenza.


Mendengar itu Kevin langsung menerkam nya.


Mereka terus berciuman dengan tangan yang sudah tidak bisa diam, saat mereka berciuman Queenza bangun dengan kepala yang sangat berat, dan pusing akibat alkohol yang ia minum tadi, Queenza melihat di sekeliling nya, semua nya gelap, tapi dia menyadari bahwa itu apartemen milik kekasih nya.


Queenza merasa senang karena Kevin sangat peduli pada nya.


''Pasti dia yang menjemput ku,'' gumam nya.


Di saat Queenza sedang mengumpulkan kesadaran nya, Queenza samar samar mendengar seseorang berbicara, dan itu suara kekasih nya,dan seorang perempuan.


''Siapa wanita itu?'' tanya Queenza pada dirinya sendiri.


"Dan buat apa malam malam begini ada di kamar Kevin?"


"Apakah asistennya?.


"Tapi buat apa?" tanya Queenza pada diri nya sendiri.


Queenza menajamkan pendengaran, dan penglihatan nya sekaligus karena suasana nya sangat remang remang, Queenza bangun dengan susah payah ia berdiri, dan berjalan di arah kamar sang kekasih.


Bagai di sambar petir Queenza melihat kedua nya dengan kaget, mereka berciuman dengan sangat panas di tempat tidur, kekasih dan klien nya sedang berciuman, Queenza mengepalkan kedua tangan nya, terlihat ia sangat marah tubuh seakan mendidih.


"Moana berhentilah bermain main, Queenza baru saja tertidur," kata Kevin pada kekasih nya.


Queenza mati-matian menahan emosinya, dia masih ingin melihat sejauh apa hubungan keduanya selama ini, Queenza tetap tidak bergeming di tempanya.


''Kenapa? apa kamu takut kekasih mu akan bangun? dan memergoki kita?'' tanya Moana kesal.


''Tidak sayang, aku hanya merasa kasihan padanya jika dia melihat kita seperti ini,'' jawab Kevin sambil menarik pinggang Moana agar lebih dekat dengannya.


Padahal dalam hatinya, Kevin takut jika Queenza akan bangun karna bagaimanapun dia, dan Queenza sudah lama bersama, dan tidak bisa di pungkiri Kevin sudah suka dengan Venia, tapi Kevin tetap tidak bisa melepaskan Moana , dia butuh Moana untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.


kebon memang sering kali bersenang senang dengan perempuan bayaran tapi mereka tidak selihai Moana.


Moana sengaja menggoyangkan pinggulnya di depan Kevin, dan langsung ******* b*bir Kevin dengan brutal tentu saja Kevin senang dan langsung membalas ciuman panas dari Moana .


''Bagaimana jika malam ini hanya untukku,'' kata Moana dengan menggoda.


''Sayang kau memang si pembuat onar,'' jawab Kevin, dengan langsung melahap bola bola kenyal milik Moana.


Queenza masih berharap jika apa yang ia lihat hanyalah sebuah mimpi.


Ia takut dengan kenyataan yang ada.


Menurut kalian gimana bosqoe, harus kah Queenza akan memaafkan nya lagi?.