
Selamat pagi semua 🤭🤭🤭
Awali hari mu dengan senyuman 😁😁😁
Dan semoga apa yang kita lakukan selalu di beri kan kelancaran Amin
Baik lah kembali ke cerita Luna dan Albert 😍😍😍
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Setelah menunggu hampir setengah jam akhir nya Al datang datang dengan se se orang tapi Luna tidak tau siapa itu
Mau manggil pun enggan jadi Luna berharap Al akan peka dengan keberadaan nya
Sedang kan Al sudah melihat ke beradaan Luna tapi ia pura pura tidak melihat karena ia ingin Luna yang menyapa nya ter lebih dahulu bukan diri nya..
Dan Al tahu Luna tidak akan melakukan itu jadi Al memutar otak nya biar bagaimana pun Luna yang harus menyapa nya
Dan keberuntungan jatuh pada Al karena di bandara tersebut ada se orang yang Al kenali lebih tepat nya bukan kenal tapi memang teman bisnis nya.
Ya meski pun Al lupa siapa nama nya tapi Al yakin jika orang itu salah satu orang yang sangat ber pengaruh di kita Tokyo tersebut
Dan dengan licik nya Al sengaja menabrak orang tersebut se akan akan ia sedang fokus pada hand phone nya
'' Kena '' batin Al
Setelah itu Al langsung meminta maaf karena sedang ter buru buru
Sedang kan orang yang ia tabrak tidak jadi marah sebab ia sangat tau siapa orang yang menabrak nya dan dengan senang hati orang itu membantu Al.
'' Tuan Albert '' sapa orang tersebut
'' Maaf tuan saya tidak sengaja sebab saya sedang mencari se se orang '' bohong Al
'' Tidak masalah '' jawab orang tersebut
Dan setelah itu sesuai keinginan Al mereka berjalan ber iringan dengan begitu Al bisa menghindari Luna
Dan benar saja Luna datang ke arah nya
Luna ter paksa melakukan itu karena sedari tadi Al tidak melihat ke hadiran nya ia malah sibuk dengan orang yang ada di samping nya
'' Al '' panggil Luna
Al yang mendengar suara Luna hanya menoleh dan tak lupa dengan wajah datar nya
Karena saat ini mereka sedang berada di tempat terbuka
Al tidak ingin ke colongan dan Luna paham dengan itu karena semalam ia sudah dapat pencerahan dari sea dan Fio
'' Dua siapa tuan ? '' tanya orang tersebut dengan bahasa Jepang
Sebab saat tadi Al meminta maaf pada nya ia mengguna kan bahasa Jepang
Dan saat mereka mengobrol pun memakai bahasa Jepang
Dan Luna paham dengan itu karena Luna juga sedikit banyak nya bisa bahasa Jepang.
'' Dia adalah asisten saya '' jawab Al
'' Mobil nya sudah siap '' kata Luna juga menggunakan bahasa Jepang
Al tidak berkomentar karena ia memang tahu jika Luna bisa beberapa bahasa lain nya.
Setelah itu Al dan Luna pergi meninggal kan orang tersebut.
Dan tak lupa Al berpamitan tee lebih dahulu.
'' Beby kemana yang lain '' tanya Al
'' Sudah berangkat lebih dulu hanya aku yang di sini nunggu kamu udah hampir dua jam '' adu Luna dengan suara ketus nya
Sedang kan Al bingung karena tadi Viktor sempat menelpon nya dan Al bilang jika ia akan mendarat tiga jam lagi tapi kenapa Luna bisa menunggu se lama itu
Tapi meski pun bingung Al tetap diam
Dan setelah itu mereka masuk ke mobil yang sudah di siap kan oleh keluarga Sean.
Setelah masuk Al langsung menyandar kan kepala nya karena kepala nya terasa sangat berat
Wajar lah karena Al memang tidak cukup istirahat selama tiga hari terakhir.
Saat mereka keluar dari bandara internasional tersebut
Mereka di sambut oleh gerimis yang tadi nya cuaca cerah sekarang tiba tiba menjadi mendung dan itu membuat Luna cemas
'' Tuhan jangan sampai hujan perjalanan ini masih sangat panjang '' doa Luna dalam hati
Tapi setelah melihat wajah lelah Al dunia nya se akan berhenti karena Luna yakin Al pasti sering kali begadang
Tapi saat Luna asyik melamun tiba tiba mobil yang ia gunakan berhenti di tengah jalan.
'' Kenapa berhenti pak ? '' tanya Luna cemas
Sedang kan juga sudah mulai membuka mata nya.
'' Maaf tuan nyonya tiba tiba saya dapat kabar jika istri saya baru saja masuk rumah sakit '' jawab sang sopir
Sedang kan Luna kembali panik karena baik Luna atau lun Al tidak ada yang tau di mana letak villa keluarga Sean
Karena itu nyaris di tengah hutan
Sedang kan Al merasa ada yang janggal karena sedari tadi sopir tersebut hanya fokus menyetir dan tidak ada tanda-tanda ia memain kan hand phone
Terus dari mana ia bisa mendapat kan berita tersebut
Dan am yakin pasti ada yang mengerjai nya tapi Al diam.
'' Terus gimana dengan kita pak ? '' tanya Luna
'' Saya juga bingung nyonya sebab tidak mungkin saya meninggal kan istri saya '' pinta sang sopir dengan tatapan memohon
Luna hendak menjawab tapi Al men cegah nya
'' Biar saya aja yang menyetir pak tapi bisa kah bapak menyambung kan ke navigasi mobil agar saya dapat menemukan jalan yang benar '' pinta Al
'' Bisa tuan '' jawab sang sopir
Dan setelah itu supir tersebut pergi menggunakan taxi dan tak lupa ia mengabari Sean jika tugas nya sudah beres
Sedang kan Luna kembali jengkel karena ia tahu Al sedang sangat lelah tapi ia juga tidak mungkin menghentikan nya
Bisa bisa mereka terjebak di sana.
Sedang kan sudah biasa berjalan sendiri di kota Tokyo tapi untuk Kyoto Al ragu karena ia tidak pernah ke sana sebelum nya.
Sedang kan anak buah Al dan Luna sedang memantau dari kejauhan sesuai rencana awal mereka hanya akan memantau dari kejauhan dan tidak akan melibat kan diri karena saat ini mereka sedang berada di dalam genggaman Sean dan Viktor.
Al mengendarai mobil itu Al dengan santai meski pun ia telah Taki bukan berarti ia lemah
Ia masih sanggup untuk bertarung dengan beberapa preman apalagi hanya untuk mengendarai mobil itu tentu kecil bagi Al
Tapi Masalah nya ia takut nyasar
Sampai akhir nya Luna berbicara dengan ketus
'' Jika tidak bisa lebih baik cari orang saja dari pada kita gak sampai sampai '' kaya Luna
'' Jika kita mencari orang terlalu membuang-buang waktu '' jawab Al
'' Lebih baik begitu dari pada kita nanti nya nyasar '' ketus Luna
'' Sudah nikmati saja perjalanan ini '' kata Al lembut
BERSAMBUNG.....
Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya
Dan jangan lupa rate bintang 5 yes 💖💖💖
Gift author juga ya 😅😅😅
Untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar 😜😜
Jangan lupa mampir ke novel author yang berjudul '' Hadiah Suami Dari Ayah ''
Bye bye semua 😍😍