
Dan saat ini suasana nya jadi tegang
Sebab Sea sudah tidak bisa mengontrol emosi nya apalagi saat ini Fio sedang dalam perjalanan bisnis dan itu di membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan
Sebab Fio harus berkeliling negara untuk memantau semua anak perusahaan nya agar berjalan dengan lancar
Sampai saat ini tidak ada yang tau jika Fio sedang menemani Luna
Dan untuk keliling dunia memang harus di lakukan tapi bukan Fio sendi melain kan sang asisten yang terpaksa Fio terbang kan dengan alasan ia kesulitan
Sedang kan sea dan am terus berdebat tidak ada yang melarang sebab apa yang di katakan oleh sea itu benar ada nya
'' Kau masih bisa menyebut dia istri mu di saat apa yang telah kamu perbuat, kau bahkan menunjukkan wajah tak ber dosa mu itu di depan Luna '' teriak Sea
'' Kau selalu membela wanita ****** itu dari pada istri mu '' teriak Sea
Mendengar kata-kata Jajang di lontar kan oleh Sea Al jadi murka dan dengan tega ia malah menampar Sea hingga sudut bibir Sea berdarah
Melihat itu Sean jadi murka dan langsung menghajar Al dengan membabi buta dan Al diam saja karena ia merasa bersalah dengan sahabat nya tersebut
'' Kau rela menampar kekasih ku hanya demi wanita rumahan itu Al '' teriak Sean
Sedang kan Viktor membantu Sea untuk berdiri
'' Aku gak nyangka kamu jadi se bodoh ini Al, jangan cuma menilai orang dari tampilan luar nya saja tapi pahamilah semua tindakan nya '' kata Sean dingin
'' Dan apa kamu pikir Luna pergi begitu saja tidak kau dengar jawaban nya adalah tidak '' teriak Sean
'' Sebelum dia pergi dia masih berpamitan ke aku dan ke Viktor dia meminta waktu luang yang kita punya bahkan dia meminta tolong ke kita untuk membantu nya bertemu sana kamu, karena sejak kedatangan Raisa kami berubah Al '' teriak Sean
'' Dan hati ku terenyuh saat dia cerita seorang Albert yang sudah resmi menjadi suami nya pergi di saat malam pengantin nya dan lebih parah nya lagi dia bertemu dengan seorang wanita yang tidak jelas asal usul nya '' teriak Sean lagi
'' Sayang sudah '' kata Sea
'' Biar dia sadar dan tidak mudah di percaya lagi oleh wanita yang di anggap nya adik tersebut dan satu lagi Al ini '' Sean memberi kan sebuah kunci ke Al
'' Buka lah di sana pasti ada sesuatu yang Luna siap kan untuk mu '' kata Sean setelah ia pergi begitu saja meninggalkan Al yang sedang loading
'' Dasar brengsek '' kata Viktor
Setelah semua nya pergi baru Al sadar pasti ada sesuatu yang ia lewat kan begitu saja
Dan tanpa pikir panjang Al kembali ke mansion Luna untuk mengetahui apa yang telah di tinggal kan oleh Luna untuk nya
Dan Al sangat tahu itu kunci apa
Itu adalah kunci salah satu kamar yang ada di mansion tersebut dan kalau di lihat dari warna nya kabar itu berada di samping kamar nya
Al sudah sampai dan sudah berada di depan kamar tersebut dan melihat pintu itu Al jadi ingat dengan perkataan Luna yang bilang jika suatu saat kamar itu lah yang akan menjadi kamar untuk anak pertama mereka
Dengan ragu ragu Al membuka pintu tersebut dan hal pertama yang Al lihat adalah dekorasi untuk anak-anak dan pandangan Al jatuh pada sebuah meja yang ada kertas di atas nya
Dan hal pertama yang Al lihat adalah tespek dengan dua garis.
'' Apa ini ? '' kata Al tidak mengerti
'' Apakah kau paham dengan apa tanda dua garis merah yang ada di benda yang sedang kau pegang ? ''
Dan tanpa sadar Al menggeleng se akan akan Luna dapat melihat nya
'' Itu adalah tanda jika di rahim ku sudah ada mahluk kecil yang hidup dan benih yang selama ini kau tabur sudah berhasil dan sebentar lagi akan menjadi bayi yang selama ini kau harap kan Al tapi itu dulu tidak tau jika sekarang kau masih menginginkan nya atau tidak ''
Dan Al langsung tersenyum membaca surat tersebut
'' Luna sedang mengandung '' kata senang untuk saat ini ia lupa dengan kepergian Luna saking senang nya
Dan setelah itu Al membaca kembali surat dari Luna
'' Tapi sayang nya Al aku hampir kehilangan nya saat ada se orang perempuan yang dengan sengaja ingin menggugurkan kandungan ku ''
Membaca itu Al jadi marah
'' Siapa orang yang telah berani berani nya menyentuh anak dan istri dari se orang Albert ''
'' Apakah kau marah Al setelah membaca surat ini saat mengetahui ada orang yang sengaja ingin menyingkir kan harta berharga mu ? ''
'' Tentu aku marah '' jawab Al tegas
'' Kau ingin tau siapa pelaku nya Al ? '
'' Tentu '' jawab Al
Al selalu menjawab pertanyaan Luna meski pun itu hanya sebuah tulisan
'' Jika kau ingin tahu buka kah flashdisk yang berada di laci meja rias ku Al aku sudah merangkum semua dan yang perlu kau ingat adalah orang itu adalah orang yang sama dengan keputusan ku untuk pergi meninggalkan mu Al dan setelah ini aku harap kau hidup bahagia Al jangan cari aku karena aku tidak mungkin untuk kembali lagi tapi meskipun begitu aku masih memiliki sedikit kepercayaan pada mu Al, aku harap dengan sedikit kepercayaan ku itu mampu membuat mu kembali ke Al yang aku kenal bukan Al yang sekarang yang mudah di perdaya oleh orang lain ''
Itu lah isi surat dari Luna yang sengaja ia setting sedemikian rupa
Luna sengaja menulis beberapa hal yang akan mampu untuk memancing emosi Al
Karena sebelum pergi Luna sudah bekerja sama dengan Sean
Jika sampai Al membuka pintu kamar tersebut maka sudah di pastikan keadaan Al tidak akan baik baik saja
Dan Luna sengaja memilih Sean karena ia nampak lebih bisa di percaya untuk itu
Dengan itu bukan berarti tadi Sean cuma akting tadi ia benar-benar sangat emosi sebab orang yang sangat ia cintai di tampar di depan wajah nya sendiri
Dan yang melakukan itu adalah sahabat nya sendiri.
Dan dengan langkah kaki yang tergesa-gesa Al sampai di meja rias Luna dan ia langsung mengambil flashdisk tersebut dan segera memasukkan flashdisk tersebut ke dalam laptop Luna
Dan di sana hanya dua file dan Al langsung membuka file yang pertama di mana di layar laptop itu menunjukkan Luna sedang duduk bersama dengan Fio di sebuah restoran.
Ada yang penasaran gak apa yang akan selanjut nya ?
Lanjut nanti ya di bab selanjut nya 😅😅😅
Jangan lupa tinggalkan jejak ya