Nyonya Sensasional

Nyonya Sensasional
BAB 74


"Aku pasti akan lulus. Tunggu saja!


Aku akan pergi belajar sekarang!" Huo


Qingyuan tiba-tiba berseru di tangga.


Huo Zihang memelototinya dan


berpikir, 'Beraninya gadis sialan ini


menguping!'


Yan Jinyi tiba-tiba merasa bahwa Huo


Zihang dan Huo Qingyuan sangat


menggemaskan.


__________________


Mengetahui bahwa Yan Jinyi akan pergi


ke lokasi syuting di pagi hari, baik Huo


Zihang dan Huo Qingyuan bangun dari tempat tidur sebelum fajar.


Yan Jinyi tampaknya sangat


menghargai film tersebut karena dia jarang pulang untuk tidur dalam


beberapa hari terakhir.


Mereka tidak tahu kapan mereka akan melihatnya lagi setelah dia pergi kali ini.


Huo Qingyuan membuka pintu kamar


dan kebetulan melihat Huo Zihang


berjalan keluar. Mereka bertukar pandang untuk beberapa saat sebelum


berbicara pada saat yang bersamaan.


"Matahari pasti terbit dari Barat hari


ini. Kenapa kau bangun pagi-pagi sekali?"


"Kakak Ketiga, bukankah kau mudah tersinggung setiap kali kau bangun


di pagi hari? Kenapa kau bangun pagi-pagi sekali?"


Setelah mengatakan itu, keduanya


tanpa sadar melihat ke arah kamar Yan


Jinyi, yang berada di ujung koridor.


Mereka kemudian diam-diam menuju ke bawah.Itu semua demi melihat Yan Jinyi


untuk terakhir kalinya.


Pada akhirnya, begitu mereka


mencapai lantai pertama, mereka melihat Yan Jinyi duduk di depann


meja makan dan menghirup jus buah


dengan anggun, tingkah lakunya


memancarkan kemuliaan yang tidak


bisa dijelaskan. Tidak ada yang


mengira dia bisa begitu kejam danbrutal.


Saat melihat mereka berdua, Yan Jinyi berkomerntar, mengangkat alisnya karena terkejut, "Kalian bangun pagi


sekali."


Huo Zihang dengan tenang berjalan


dan duduk. "Rapatnya akan diadakan


pagi hari ini, jadi aku harus kesana


lebih awal"


Huo Qingyuan sengaja membuka aplikasi pembelajaran online dan mendengarkan bahasa Inggris sambil


minum jus buah. "Aku ingin belajar!"


Huo Zihang mulai menganggap adiknya


merusak pemandangan.


Yan Jinyi sudah selesai dengan


sarapannya. Dia menyeka sudut


mulutnya dan tiha-tiba teringat


sesuatu yang mendorongnya untuk


menginstruksikan pelayan untuk


membawakan kemoceng kepadanya.


Huo Zihang dan Huo Qingyuan


membeku saat mereka melihatnya meraih kemoceng


Huo Zihang, khususnya, memiliki rambut berdiri tegak.


'Apa yang coba dilakukan Yan Jinyi?'


"Huo Zihang"


Huo Zihang menjadi lebih gugup


setelah tiba-tiba namanya dipanggil.


Huo Qingyuan menatapnya dan


tidak bisa menahan keinginan untuk bertepuk tangan.Beraninya menjelek-jelekkanku di


belakang punggungku!'


'Si brengsek ini pantas dipukul.Dia perlu diberi pelajaran!'


"Huo Zihang"


Yan Jinyi memanggil lagi ketika dia


melihat bahwa Huo Zihang tidak


bergerak.


Huo Zihang menggigil terus menerus


dan bertanya, "Ada apa... ada apa?"


"Apa kau tidak ingin hadiah ulang tahun yang terlambat dariku?"


Huo Zihang melihat kemoceng di


tangan Yan Jinyi dan mencoba


membuat dirinya tersenyum. "Sudah


terlambat. Kau bisa memberikannya


kepadaku tahun depan.."


"Kemoceng ini telah melalui


beberapa hal denganmu. Aku akan


memberikannya kepadamu sebagai


hadiah. Selamat ulang tahun."


???


'Dia memberiku kemoceng sebagai


hadiah?'


Huo Zihang tercengang.


Dengan alis terangkat, Yan Jinyi


bertanya, "Kenapa? Apa kau tidak


menyukainya?"


"Tidak tidak Tidak!" Huo Zihang meraih


kemoceng dan mengangguk padanya


dengan serius. "Kakak ipar kedua,terima kasih atas hadiahmu!"


'Wah..Itu hanya kemoceng, apa gunanya?'


Saat aku lulus semua ujianku, Kakak


Ipar Kedua pasti akan memberiku


hadiah yang lebih baik!'


Yan Jinyi memang sangat sibuk, jadi


dia mengambil tasnya dan bergegas kelokasi syuting segera.


Melihat Huo Zihang dengan jijik, Huo


Qingyuan berkata, "Kakak Ketiga,


haruskah kau menjadi pengecut seperti itu?"


Huo Zihang merajuk dan berpikir, 'HuoQingyuan menyebutku pengecut?'


"Huo Qigyuan, kau..."


"Sebagai anggota Keluarga Huo, aku


pasti sangat pintar karena Kakak


Pertama dan Kakak Kedua sangat


cerdas. Apa kau benar-benar berpikir


semua orang sepertimu? Aku akan menyewa seorang tutor sekarang"


Huo Zihang memperhatikan Huo


Qingyuan pergi dengan kebingungan.


'Kenapa Huo Qingyuan begitu bersemangat? Lupakan'


"Paman Han, pergilah ke pelelangan


dan belikan aku vas terindah yang


cocok dengan sikapku!"


'Aku harus merawat kemoceng yang diberikan Yan Jinyi dengan baik!'