
pada siang hari di sebuah panggung yang tadinya gelap menjadi terang. dengan disinari lampu-lampu di atas panggung, mereka mulai bernyanyi disana, tiba-tiba haruto dihubungi archangel.
"haruto mereka mau keluar lagi dari tubuh manusia cepat bunuh mereka!"
"SHUT UP DARGON YOU DIDN'T SEE WHAT AM I DOING!!??"
"uhh maaf menggangu kalau begitu"
tiba-tiba monster muncul dari atas, semua orang panik disana ada anak kecil yang tertinggal sama orang tua nya, saat salah satu monster itu ingin menyerang anak kecil itu. haruto menangkis serangan monster itu dan langsung menyelamatkan anak kecil itu. dalam wujud laki-laki nya haruto menghabisi para monster itu dengan kostum nya di dunia sebelumnya menggunakan kostum serba hitam dan emas dan mengenakan topeng, dengan sedikit perbedaan di kostumnya.
Setelah membantai monster-monster yang menyerang panggung haruto menghilang menjadi bayangan dan kembali menjadi kirino. singkat cerita berita tentang monster yang menyerang panggung tempat dimana ai hoshino sedang tampil sudah menyebar luas pemerintah Jepang sedang bingung dan panik disaat yang bersamaan, mereka takut nantinya akan ada lagi penyerangan dari monster-monster tersebut di tempat lain. disisi lain haruto yang sedang makan di restoran melihat berita tersebut.
"kenapa munculnya disaat yang seperti itu sih? apa mereka punya otak?"
tidak lama kemudian archangel menghubungi haruto.
"haruto masih banyak dari mereka yang bersembunyi urusanmu di dunia itu belum selesai"
"yang benar saja? sebanyak itu yang kuhabisi dan kau bilang masih banyak yang bersembunyi?"
"iya sepertinya mereka mulai membagi kelompok"
"membagi kelompok? ohh sepertinya aku mengetahui sesuatu"
"hah?"
haruto langsung ke tempat sepi dan berubah menjadi kirino lagi, haruto datang ke tempat ai hoshino tinggal. disana dia melihat ai dengan seseorang yang memakai hoodie hitam sambil membawa pisau di tangannya, dengan cepat haruto membuat pingsan orang itu. dan dengan diam diam membunuh monster-monster yang bersembunyi di dalam tubuhnya, selama ini mereka membagi dua kelompok yang satu untuk mengalihkan perhatian haruto dan yang kedua untuk menghilangkan ai dari dunia nya.
"kau tidak apa-apa?"
"eh? ah iya aku baik-baik saja, trimakasih?"
"iya, trimakasih sudah menyelamatkan ku, aku terkejut kau bisa melakukan itu kirino. sejak kapan kau bisa bela diri?"
"dari kecil aku sudah diajarkan bela diri"
setelah memanggil polisi, haruto menggandakan tubuhnya dan membunuhnya di tempat yang sepi, tujuan haruto melakukan itu adalah untuk membuat kirino mati tertusuk pisau agar setelah dia meninggalkan dunia oshi no ko semua orang yang ada di dunia itu tidak merasa aneh jika kirino tiba-tiba tidak muncul lagi. haruto pun melanjutkan perjalanan nya ke dunia berikutnya. dunia Overlord dunia dimana ainz ooal gown tinggal. saat sampai di dunia Overlord haruto langsung ke teleport ke tempat singgasananya ainz disana ainz sedang duduk dijagain sama para bawahannya.
"ohh? ada tamu yang tidak biasa sepertinya"
"oh for crying out loud-_"
tanpa mengatakan apapun haruto berubah menjadi bayangan dan langsung kabur, haruto kabur sampai ke kota, singkat cerita haruto berhasil membantai monster-monster yang ada di dunia Overlord tanpa gangguan, haruto pun melanjutkan perjalanan nya ke dunia lainnya dunia yang perlu haruto selamatkan tinggal 2 lagi dan dunia itu adalah dunia re zero dan konosuba. singkat cerita haruto telah menyelesaikan masalah yang ada di anime-verse ini.
"hei apa sudah selesai?"
"iya itu saja dunia yang diserang oleh dargon, yang lainnya mah aman aman saja. terimakasih telah membantu ku menghapus mereka"
"hmm lagipula kau kan Tuhan kenapa tidak kau saja yang menghapus mereka?"
"yaampun aku kan Tuhan yang menciptakan dunia itu saja tugas ku, aku tidak diperbolehkan untuk memasuki dunia manusia"
"hmmm apapun alasan mu cepat kirimkan aku ke dunia ku yang dulu"
"baiklah, sekali lagi terimakasih telah membantuku, aku akan memanggilmu lagi kalau ada masalah ya?"
"tidak terimakasih"
"tidak ada kata "tidak" baiklah semoga hari mu menyenangkan disana"
haruto pun dikirimkan kembali ke dunia nya.