New World To Live

New World To Live
Chapter 2 - brother's reunion with his sister


5 bulan berlalu, haruto sudah bisa menggunakan sihirnya dengan lancar, dia bahkan bisa membuat rumahnya di dunia sebelumnya. dia juga rumah untuk si naga dan memberinya nama Archon.


"bagaimana? cukup besar kan untuk seekor naga sepertimu? "


"boleh juga, kau semakin mahir ya dalam sihir tanah, manusia rata-rata 5 bulan untuk dapat menguasai satu elemen dengan sempurna, tapi kau hanya butuh 2 bulan, kau memang sesuatu" "kalau begitu aku akan pergi ke sungai, aku akan memasak sushi salah satu makanan favorit mu juga kan? "


haruto lalu keluar goa dan memancing ikan, tidak lama kemudian ikan telah terkumpul, haruto memasukan nya ke libag sihir cahaya tingkat 4 yang berfungsi memasukan benda/makhluk hidup apa saja di dalamnya. saat dalam perjalanan pulang haruto mendengar suara di kirinya, dia lalu pergi mengecek nya, haruto kaget dan terdiam sejenak. haruto melihat gadis kecil yang terbaring tak berdaya yang mirip sekali dengan adik nya.


"ko.. kokomi? "


gadis kecil misterius itu pun sambil setengah sadar berkata


"to... long"


sebelum kemudian dia pingsan, haruto mencoba menenangkan diri. setelah dirinya tenang dia melihat ada luka cakar di tangan kiri nya si gadis kecil tersebut.


"cakar harimau? sepertinya tidak mungkin ada harimau di dunia ini, kemungkinan besar ini adalah cakar dari monster sejenis harimau atau serigala begitu, apa yang terjadi padanya? "


haruto menggunakan sihir cahaya tingkat 5 untuk menyembuhkan luka cakar tersebut, sambil menunggu gadis kecil tersebut bangun, haruto membuat api unggun dan memasak beberapa ikan hasil tangkapan nya. beberapa saat kemudian gadis kecil tersebut bangun dari pingsan nya sambil pusing dan setengah sadar dia berkata


"siapa... kamu? "


"aku haruto, aku memiliki banyak pertanyaan tentangmu, tapi sebelum itu ini makanlah"


ucap haruto sambil memberikan ikan yang di masak tadi.


"boleh? "


gadis kecil itu kebingungan ada seseorang yang ngasih dia makanan yang layak dimakan.


"apa aku boleh memakan ini? ikan ini kan punyamu"


ucap sang gadis kecil itu.


gadis kecil itu mulai menangis


"kenapa kau menangis? "


ucap haruto.


"tidak apa-apa, hanya saja... ini pertama kalinya ada seseorang yang memperlakukan ku seperti manusia. selama aku hidup semua orang hanya menganggap ku sebagai hewan, bahkan mereka menjadikanku sebagai makanan untuk monster"


kebencian haruto terhadap manusia mulai bangkit. amarah, dendam, dan kebencian yang sangat besar terhadap manusia mulai bangkit dalam dirinya, dia mengingat apa terjadi terhadap adik nya. matanya yang sebelah kanan yang tadinya berwarna biru sekarang menjadi merah, namun haruto dapat mengendalikan amarahnya sehingga mata kanannya berubah menjadi biru lagi.


"Lagi-lagi, mereka membuatku jengkel. aku berharap ada raja iblis yang ingin menghancurkan manusia"


haruto lalu mengelus kepala si gadis kecil itu dan berkata


"siapa namamu?"


sambil menahan nangis gadis kecil itu menyebutkan namanya.


"clara. aku clara"


"clara, apa kau mau ikut bersamaku?"


clara kaget dan berkata.


"apa aku boleh ikut bersamamu?"


"tentu saja, aku akan mengantarmu ke rumah barumu, saat kau sampai dirumah kau akan melihat sesuatu yang besar nanti."


clara kembali menangis di pelukan haruto, sambil menangis dia mengucapkan terimakasih berkali-kali kepada haruto, yang membuat haruto melihat kokomi di depan nya. di ekspresi kokomi dia terlihat bersyukur, haruto tidak bisa mendengarnya tapi dia tau apa yang ingin disampaikan oleh kokomi.