New World To Live

New World To Live
Chapter 4 - The Fall Of The Bardor Kingdom


suatu hari di kerajaan bardor, para petinggi sedang mengadakan rapat untuk membahas memelihara naga lagi untuk dijadikan senjata, para petinggi yang lain setuju setuju saja, tapi beberapa di antaranya menolak.


"apa kau lupa dengan kejadian di masa lalu? kalian tau kan berapa banyak kerusakan atas kejadian itu? sebaiknya jangan gegabah, spesies naga itu pintar"


"karena itu kita menginginkannya, naga itu cukup pintar dan kuat untuk dijadikan senjata soal naganya bakal mengamuk lagi atu tidak itu bisa diurus sama pahlawan kita. kau bisa kan mengatasinya dango?"


"iya biar aku yang akan menangani nya jika mengamuk nanti, naga bukan tandingan ku"


atasan yang protes tadi marah dan keluar dari rapat tersebut, sedangkan di sisi lain. haruto sedang membuat anggotanya untuk menyerang kerajaan bardor, haruto berniat menyerang kerajaan bardor di malam hari.


"baiklah, semua segini sudah cukup, sekarang saatnya tes. tuan kalian siapa?"


"tuan kami hanya anda satu satunya, tuan kuro"


"tujuanku hanya 1,ayo berangkat!"


hanya dalam beberapa jam mereka sampai di kerajaan bardor, lalu serangan kejutan pun di lancarkan di istana. api di mana-mana, kepanikan terjadi pada para petinggi atasan. pahlawan dango yang sedang tidur pun tidak menyangka akan ada serangan di malam hari, saat sedang menyelamatkan orang-orang di dalam istana dia bertemu haruto.


"apa kau yang menyebabkan ini semua?"


"jika iya memangnya kenapa?"


dango mencoba menyerang duluan dengan pedangnya, tapi haruto dapat dengan mudah menghindari serangan dango, berkali-kali dango melancarkan serangan tapi haruto dapat dengan mudah untuk menghindari serangan-serangan dango.


"banyak gerakan yang tidak berguna, apa kau yakin menyebut dirimu pahlawan?"


"diam kau dasar iblis!"


"setelah tidak bisa melancarkan serangan padaku sekarang kau mengatakan aku ini iblis, kau masih sangat naif untuk menjadi seorang pahlawan, dasar bocah"


"diam kau, kau tidak tau apa-apa tentang menjadi pahlawan!!"


dango mencoba sekali lagi menyerang, dan dia mengenai perutnya haruto.


"ha! aku berhasil menusukmu"


"hanya dengan menusuk ku saja kau sudah senang?"


dango kaget dan melihat ke belakang, ternyata haruto ada tepat di belakangnya.


"tadi itu cuma bayanganku saja bodoh, kau tau aku bisa saja membunuh mu sekarang loh, seperti ini contohnya"


Tiba-tiba kedua tangan dan kaki dango putus, dango menjerit kesakitan.


"lihat kan? aku bisa saja membunuh mu dengan mudah loh, tapi yah kalau begitu saja tidak akan menjadi menarik"


haruto menjentikkan jarinya, dan seketika kedua tangan dan kaki dango kembali. haruto mengeluarkan bola hitam kecil di tangannya dan bola hitam itu menjadi membesar yang membuat mereka masuk ke dalam bola hitam itu.


"mulai sekarang, dalam 24 jam kau akan ditusuk terus menerus, baiklah semoga kau beruntung dapat bertahan 24 jam"


"satan, kau dengar?"


"ada apa tuan?"


"beritahu semua anggota untuk membunuh semua orang yang ada di istana ini"


"siap laksanakan"


lalu saat haruto hendak keluar istana, dia menyadari ada seseorang yang mengawasi nya.


"sebaiknya keluar saja, percuma sembunyi"


orang itu pun keluar, dia memakai armor dan mahkota di kepalanya, dia adalah raja di kerajaan bardor ini.


"siapa kau sebenarnya? kenapa kau melakukan penyerangan ini?"


"aku kuro, raja sepertimu di situasi seperti ini seharusnya kabur. apa yang kau lakukan disini? jangan bilang kau ingin melawanku?"


"jika iya memangnya kenapa?"


"sebaiknya hentikan saja, kau membuang waktu ku, jika ingin selamat pergi lah dari sini"


tidak memperdulikan hal itu sang raja menyerang langsung ke kepalanya haruto. tapi yang kepalanya hancur justru malah sang raja itu sendiri.


"aku sudah memperingati mu"


dengan begini kerajaan bardor hancur tanpa adanya pahlawan dan raja, 2 hari setelahnya berita tentang kerajaan bardor hancur karena di serang oleh seseorang telah menyebar luas, kerajaan arkham yang mendengar hal ini kaget sekaligus senang karena musuh nya sudah hancur, tapi di satu sisi dia takut kalau penyerang kerajaan bardor akan menargetkan kerajaan nya, dia memperketat penjagaan dan merekrut ksatria lebih banyak, sedangkan disisi lain haruto sedang membuat rumah untuk anggota nya.


"tuan kuro"


"ada apa blue?"


"apa aku boleh mengajukan saran"


"katakanlah"


"kalau begitu, aku ingin mengajukan saran, sebaiknya kita namakan organisasi kita, agar dunia mengenal kita"


mendengar hal itu haruto bingung karena sejak awal dia tidak berniat untuk membuat organisasi rahasia.


"kalau begitu kita namakan saja organisasi kita sebagai Eternal Darkness"


"Eternal Darkness? nama yang sangat bagus, kau sangat luar biasa tuan"


dengan begini haruto membuat organisasi rahasia yang dinamakan sebagai Eternal Darkness, dan tujuannya adalah melindungi dunia di balik kegelapan.