
ibumu yang sudah geram dengan melihat kegaduhan kamu berdua.
"Sudah sudah jangan berantem cepetan makanya nanti terlambat."
"Kamu sih."
"Loh kok aku??"
"hey."
"Maaf bu."
"maaf tan."
Setelah selesai makan mereka langsung berangkat sekolah. Dan sesampai di sekolah kamu dan Felix Langsung duduk di bangku masing-masing dan pembelajaran dimulai.
Kringgπ bel istirahat berbunyi.
"So-hyun ke kantin yuk." ajakan ye-bin
"nggak bisa so-hyun sama gue kekantin nya."
"enak aja aku yang ngajak so-hyun duluan."
"nggak bisa aku dari kecil udah ngajak so-hyun."
"Hah apa?? bukannya kamu dulu cuman ngajak liat bintang doang."
"Hah??" ye-bin bingung
"enggak enggak yaudah kita bertiga aja ke kantin, (berbisik) kamu jangan ceritakan sama ye-bin aku malu tahu."
"hehe biarin."
"kalian bahas apaansih?? aku nggak boleh dengernya? apa jangan-jangan kalian udah jadia cieee." suara ye-bin ke kencengan
"ish." Bora yang mendengar langsung pergi dari Kelas.
"ye-bin apaansih kita nggak ada hubungan apa-apa,ouh iya kenapa kemarin Ju-hwan berlagak agak aneh."
"ah masa sih? perasaan enggak tuh."
"ouh baguslah."
"hey mau bahas Ju-hwan sampai bel masuk berbunyi?? cepetan Napa?"
"eh ayok tuh pacar kamu udah marah."
perkataan ye-bin barusan membuatmu jadi salah tingkah.
"ih apaansih."
"tuh kan wajahnya merah, cieeee."
"eh udah udah." wajah Felix juga merah
"apa kalian udah ??"
"hey ayolah." Felix menarikmu
Sesampai di kantin. kalian langsung memesan makanan dan menikmatinya.
"ouh iya kalian mau bareng Nggak jenguk Ju-hwan?"
"boleh aja ya felix??"
"Hemm, sudahlah jangan bahas ini dulu."
"emm ada yang badmood nih, so-hyun tuh pacar kamu badmood."
"ih apaansih."
πππteng tong teng tong Bel pulang berbunyi dan kalian pergi menjenguk Ju-hwan.
Sesampai di rumah sakit...
Clekkk πͺ ye-bin membuka pintu.
"Ju-hwan!! kami datang."
"ouh iya."(menatap sinis Felix)
"kenapa lo liat gue begitu??" ucap felix
"Cih, kalian bukannya ada eskul kenapa kesini??"
"ya beginilah."
"Ju-hwan Minggu depan kan kita ada pencoblosan ketua Osis kamu harus udah sembuhnya!" ucap ye-bin.
"Pasti mungkin besok aku udah boleh pulang,kamu kesini ya." Ju-hwan mengajak ye-bin.
"emmm kalian cocok banget sih, ouh pasti udah jadiannya?" tanya kamu sambil menggoda ye-bin.
"ih apasih so-hyun enggak, kamu ingin balas soal tadinya??"
"hehe enggak tapi kalian kelihatan cocok banget tahu."
"hmm cocok?? seharusnya aku sama kamu, tapi kamu malah peduli dengan felix""Apaansih liatin gue begitu amat! so-hyun aku tunggu di luarnya." Felix keluar.Setelah selesai menjenguk Ju-hwan Kamu dan felix memutuskan untuk pulang tapi di perjalanan....π"So-hyun ikut aku yuk?""kemana??""Sudah ikut aja, pak kita kesana sekarang ya?""baik den."Felix mengajakmu ke tempat bermain dan sesampainya di sana."woahh!! tapi Felix aku nggak bawa baju ganti.""yaudah kamu beli dulu gih tuh disana ada toko baju.""Baiklah."sesudah ganti baju kamu langsung menghampiri Felix."Felix!!"Felix menoleh"Yaudah ayok kita kesana??""apa yang paling tinggi??""iya ayok jangan takut.""Aaaaa Felix!!!.""Hahahaha."Setelah selesai main yang menegangkan saatnya untuk bersantai.Felix mengambil pistol air dan menyemprotkannya ke kamu."ihh Felix!! udah ah.""Hehe maaf maaf.""Yaudah kalo kamu mau udahan ganti baju dulu sana, aku masih mau bermain.""Baiklah."Setelah selesai berganti baju kamu langsung duduk di kursi sambil melihat felix, Aura Felix saat berenang dan saat mengibaskan rambutnya begitu berbeda.Dan membuatmu semakin salah tingkah....Bersambung...
"Apaansih liatin gue begitu amat! so-hyun aku tunggu di luarnya." Felix keluar.
Setelah selesai menjenguk Ju-hwan Kamu dan felix memutuskan untuk pulang tapi di perjalanan....π
"So-hyun ikut aku yuk?"
"kemana??"
"Sudah ikut aja, pak kita kesana sekarang ya?"
"baik den."
Felix mengajakmu ke tempat bermain dan sesampainya di sana.
"woahh!! tapi Felix aku nggak bawa baju ganti."
"yaudah kamu beli dulu gih tuh disana ada toko baju."
"Baiklah."
sesudah ganti baju kamu langsung menghampiri Felix.
"Felix!!"
Felix menoleh
"Yaudah ayok kita kesana??"
"apa yang paling tinggi??"
"iya ayok jangan takut."
"Aaaaa Felix!!!."
"Hahahaha."
Setelah selesai main yang menegangkan saatnya untuk bersantai.
Felix mengambil pistol air dan menyemprotkannya ke kamu.
"ihh Felix!! udah ah."
"Hehe maaf maaf."
"Yaudah kalo kamu mau udahan ganti baju dulu sana, aku masih mau bermain."
"Baiklah."
Setelah selesai berganti baju kamu langsung duduk di kursi sambil melihat felix, Aura Felix saat berenang dan saat mengibaskan rambutnya begitu berbeda.
Dan membuatmu semakin salah tingkah.
...Bersambung...