
Pelayan muda itu membawa Eylana menuju Lady Sara Florentine dan Eylana melihat ada tiga orang nona muda yang menunggunya serta Lady Sara Florentine itu sendiri selaku tuan rumah sebelum nya, Lady Florentine berdiri dari kursi nya dan membawa Eylana ke tempat duduknya.
Eylana memperhatikan sekelilingnya dengan tatapan ramah dan menunggu apa yang ingin Lady Florentine katakan pada nona muda yang duduk bersama di meja bundar miliknya.
Lady Florentine duduk di kursi miliknya dan menjadi pusat perhatian, para nona muda melihat ke arahnya dan menantikan apa yang Lady Florentine ingin bicarakan.
“ baiklah, saudari-saudari sekalian, saya mengundang kalian karena ingin menjelaskan tentang pembicaraan sebelumnya yaitu rahasia aliansi tersembunyi yang dikatakan Lady Moreau sebelum nya, ” ungkap Lady Sara Florentine yang mengejutkan seperti menjatuhkan bom.
Nona muda yang mendengarkan terkesiap serta rasa penasaran menyala di kedua bola matanya dan mendesak Lady Florentine untuk mengungkapkan kebenaran nya.
Lady Florentine tersenyum manis melihat antusiasme dari nona muda lainnya dan dengan perlahan-lahan kebenaran akhirnya terungkap.
“ saya mendapatkan informasi dari orang yang tak disebutkan namanya, bahwa Putri Sienna Armand akan segera bertunangan dengan orang luar kekaisaran, ” beber Lady Florentine dihadapan para nona muda lainnya.
Nona muda lainnya yang mendengarkan informasi eksklusif dari Lady Florentine terkejut, mereka tidak menyangka Putri Sienna akan melangsungkan tunangan untuk aliansi kekaisaran.
Kemudian seseorang menyela ucapan Lady Florentine, dia adalah putri dari seorang Marquess sama seperti Eylana.
“ Lady Florentine, apakah informasi ini memiliki kredibilitas?, ” terang Lady Leroux.
Lady Florentine terkekeh kecil melihat keraguan serta kehati-hatian Lady Leroux untuk informasi rahasia ini.
“ anda tahu, saya tidak akan memberikan informasi palsu kepada aliansi kelompok kita, karena tidak menguntungkan bagi kita, ” pungkas Lady Sara Florentine.
Mendengar balasan Lady Florentine, Lady Leroux terbatuk dengan wajah malu serta sedikit memerah karena pertanyaannya sendiri.
“ aku merasakan ketenangan sebelum badai, ” batin Eylana dalam benaknya.
Kemudian Eylana mulai mengajukan pertanyaan untuk Lady Florentine.
“ Lady Florentine, anda tidak mungkin memanggil kami hanya dengan informasi anonim tentang Putri Sienna, jadi katakan apa yang ingin anda bicarakan dan diskusikan bersama kami, ” tambah Eylana dengan tatapan misterius serta seringai lembut.
Lady Florentine memiliki senyum kecil mendengarkan ucapan Eylana yang melihat niatnya dan mulai melanjutkan ucapannya.
“ anda benar, Lady Brooklyn, saya tidak memanggil kalian hanya untuk informasi pertunangan serta aliansi rahasia kekaisaran oleh Putri Sienna, pelayan ku sebelumnya memberitahu ku informasi, sebuah informasi besar yang akan mengguncang perkumpulan sosialita kita di masa yang akan mendatang, ” tutur Lady Florentine dengan ucapan misterius nya.
Para nona muda memiliki spekulasi dalam pikirannya masing-masing tapi tidak berani mengatakannya secara langsung seperti Lady Leroux sebelumnya dan menunggu ucapan Lady Florentine untuk menyelesaikan bom yang telah ia jatuhkan.
“ Duchess Morita memiliki hubungan rahasia yang intim dengan kepala kusir di kediaman nya, ” jelas Lady Florentine dengan senyum percaya diri.
Setelah mendengarkan ucapan yang seperti bom dari mulut Lady Florentine, meja bundar kecil itu memiliki banyak pertanyaan serta antusiasme untuk menyalahkan minat gosip dalam diri masing-masing, serta tidak menduga skandal akan keluar dari seorang wanita yang memiliki keanggunan serta skandal rahasia nya dengan kusir di kediaman duchy miliknya.
Seorang Nona bangsawan mulai melanjutkan pembicaraan. “ saya masih belum bisa mempercayainya. Bagaimana mungkin seorang Duchess Morita berselingkuh dengan seseorang yang jauh dibawah latar belakangnya?, ” cetus nona muda dengan nada heran.
Eylana merasakan rasa masam dalam hatinya tentang gosip perselingkuhan, dia takut pikiran nya akan menjadi liar dan terbawa-bawa untuk memikirkan hal buruk, meskipun dia mencoba untuk bersikap tenang diluar tapi rasa masam masih menyelimuti hatinya.
Meskipun para nona muda ingin menyangkal nya karena mereka masih belum mempercayai bahwa Duchess Morita telah mengkhianati Duke Morita, karena pasangan Morita terkenal akan keharmonisan serta pasangan yang saling penuh kasih satu sama lain dan tidak ada yang menduga gosip perpecahan rumah tangga terdengar arah sana.
Kemudian Lady Leroux berbicara lagi setelah ia mulai ingin menanyakan pertanyaan yang terlihat serius pada Lady Florentine.
“ apakah Duke Morita akan mengajukan perceraian pada Duchess Morita?, ” sela Lady Leroux dengan tenang dan memperhatikan sekeliling para nona muda di meja bundar.
Nona muda yang terlibat dalam diskusi rahasia ini belum memproses semua informasi seperti bom yang telah dijatuhkan Lady Florentine kepada mereka dan Lady Leroux mulai menambahkan bom lagi untuk mereka. Para Nona muda lainnya menatap Lady Florentine dengan mata berbinar serta antisipasi terhadap pertanyaan Lady Leroux untuknya.
Lady Florentine terkejut dan tak menduga pertanyaan seperti itu keluar dari mulut Lady Leroux yang terkenal akan kehati-hatian nya, Lady Florentine mulai menjawab dengan ketenangan terkendali serta tatapan misterius.
“ entahlah, kita akan melihat pergerakan Duke Morita akan mempertahankan atau melepaskan, bukan?, ” jawab Lady Florentine kepada Lady Leroux.
Dalam benak para nona muda lainnya, mereka merasa kecewa dengan jawaban abstrak dari Lady Florentine tapi mereka tidak berani memprotes ataupun mengeluhkan di depan wajah sang putri.
Terdengar suara batuk serta berdeham untuk memecahkan rasa canggung sebelumnya dari arah lainnya.
Cough, cough, cough
“ Lady Florentine, pertanyaan ku sedikit lancang, bagaimana anda bisa mendapatkan informasi seperti ini, bahkan para nyonya di perkumpulan sosialita belum mendapatkan apapun, ” papar Lady Moreau yang merasa ada yang ganjil dari Lady Florentine.
Mereka yang duduk di kursi bundar memiliki pertanyaan yang sama seperti pertanyaan Lady Moreau tapi mereka tidak berani mempertanyakan asal-usul dari gosip panas ini.
Lady Florentine merasa geli dengan ucapan Lady Moreau atas pertanyaan selama percakapan berlangsung, Lady Moreau mulai menyimpulkan dengan cepat dan akhirnya menanyakan keraguan dari gosip panas ini.
“ fufufu, saya memang tidak bisa menyembunyikan apapun dari Lady Moreau sang jurnalis terbaik se-Kekaisaran Terra, anda ingin tahu, bagaimana saya bisa mendapatkan informasi eksklusif ini, ” kilah Lady Florentine atas pertanyaan Lady Moreau.
Semua orang di meja mulai memasang telinga nya baik-baik agar tidak ketinggalan informasi yang belum tentu benar ini, semua memiliki rasa antisipasi dari gosip yang tak diketahui asal-usulnya dan masih sangat mefokuskan padangan mereka ke arah Lady Florentine untuk melanjutkan ucapannya.
Ketegangan semakin meningkat dalam ruangan yang dipenuhi atas antisipasi untuk mengetahui kebenaran dan Lady Florentine akhirnya angkat berbicara.
“ Seorang pelayan muda meminta perlindungan dibawah ku, ” jawab Lady Florentine dengan tatapan percaya diri.
Semua para nona muda menyadari hanya dengan penjelasan singkat dari Lady Florentine, dan bukan hal aneh untuk meminta perlindungan dibawah keluarga Duke ataupun yang lebih berkuasa untuk kehidupan yang lebih terjamin.
Ini menjelaskan semua bagaimana Lady Florentine memiliki andil untuk mengetahui hal yang tak diketahui diantara para nyonya bangsawan lainnya. Lady Moreau mengerutkan keningnya karena dia seperti dipermalukan atas gelar yang dia klaim sebagai jurnalis terbaik se-Kekaisaran Terra, Lady Moreau merasa getir serta masam karena di dahului untuk mendapatkan informasi panas ini.
Lady Florentine dengan tatapan misterius dan melihat Nona Mariana yang memiliki perasaan masam padanya dan dalam benaknya ia memiliki senyum kemenangan.
Nona muda lainnya tidak mengetahui bahwa Lady Moreau serta Lady Florentine memiliki pikirannya masing-masing setelah mendengarkan pandangan satu sama lain. situasi ini menjadi semakin intens, dan suasana ketegangan mengisi ruangan. Keduanya saling menguji batas kemampuan berargumentasi dan berusaha untuk memenangkan “perang akal” ini, yang telah berlangsung sejak lama. Dalam persaingan ini, hanya yang terkuat secara intelektual yang akan keluar sebagai pemenang.
Seiring langit di luar jendela berubah menjadi warna merah muda senja, para tamu mulai meninggalkan pesta teh dengan hati yang penuh spekulasi atas gosip panas yang mereka diskusikan sebelumnya serta kenangan yang tak terlupakan.