
Di sebuah istana yang mewah hiduplah seorang putri yang memiliki paras cantik jelita karena kecantikannya mendapatkan kecemburuan dari seorang penyihir, dia mendapatkan kutukan dari seorang penyihir, putri tersebut diasingkan oleh sang raja. Sang raja memerintahkan sang putri tinggal di istana terpisah karena khawatir kerajaan yang dipimpin dan ditinggali oleh sang putri sewaktu-waktu akan mendapatkan kutukan penyihir.
Sang putri merasakan kesedihan serta kekecewaan atas putusan raja yang mengusir nya terpaksa hidup seorang diri di sisi terpencil istana yang besar. Sang putri tidak bisa membantah terhadap putusan raja dan terpaksa memulai kehidupan yang sebelumnya mewah menjadi seorang diri serta terpisah. Sang putri mulai berusaha beradaptasi pada kehidupan barunya yang sangat jauh berbeda dari kemewahan sebelumnya.
Lama-kelamaan sang putri memiliki rasa takut, kesepian serta kecemasan yang menghantuinya tiap malam. Putri menangisi takdir yang kejam untuknya dan mulai menyalahi dirinya sendiri. Sang putri menginginkan musim semi dalam hidupnya, tapi sebuah kenyataan menampar nya dan hanya musim dingin yang menanti dalam cerita kehidupan sang putri di ujung sana.
Sang putri berdoa setiap malam kepada dewa ataupun siapapun yang bisa mendengar doa nya. Di suatu malam, sang putri terbangun dan mendengar suara yang sangat jauh dari tempat dia tertidur. Sang putri ragu akan pergi menuju asal suara atau tidak.
Sang putri tidak lama berpikir karena langkah kakinya bergerak lebih awal pada pengambilan keputusan dan mulai mencari asal suara yang membangunkan dari tidurnya. Sang putri menatap ke sekeliling dan fokus pada asal suara yang mengusik nya rasa penasaran yang tiba-tiba.
Sang putri berjalan perlahan-lahan dengan cahaya bulan menyinari jalan gelap di sudut istana tempat tinggal sang putri, sang putri melihat hewan yang meringkuk dalam kesakitan. Sang putri sangat terkejut fakta menemukan makhluk hidup selain dirinya di dalam istana yang terbuang tempat dia tinggali.
Sang putri tidak banyak berpikir dan mulai membawa hewan yang terluka serta kesakitan dalam pelukan hangatnya. Terdengar langkah kaki yang berlarian dalam istana yang luas dan suaranya bergema dengan jelas di malam yang hening serta siluet seorang yang berlari sambil mendekap sesuatu dalam pelukannya.
Sang putri tiba di kamarnya langsung membaringkan hewan yang kesakitan dalam atas ranjangnya dengan sangat hati-hati. Sang putri menatap hewan yang terluka serta kesakitan dan berpikir ini pertama kalinya ia melihat makhluk hidup kesakitan dengan kedua matanya. Sang putri mulai membuka semua kolong laci serta lemari ataupun penyimpanan berharap dia dapat menemukan sesuatu yang bisa membuat hewan yang terluka menjadi sembuh.
Saat dalam pencarian, sang putri menemukan sebuah botol kaca yang memiliki cairan bewarna emas. Cairan berwarna emas memiliki warna yang berkilauan di bawah pantulan cahaya sinar bulan. Sang putri berdoa dengan kecemasan dan berharap cairan ini dapat menyembuhkan hewan yang terluka di depan nya.
Ketika cairan itu dituangkan pada tubuh hewan yang terluka di depan sang putri, sang putri masih berdoa penuh harapan serta ketulusan. Dalam doanya yang penuh ketulusan serta harapan, sang putri melihat sebuah keajaiban yang membuat nya kagum. Cairan berwarna emas itu tiba-tiba bercahaya dan menyembuhkan luka yang parah pada tubuh hewan yang terluka.
Sang putri melihat pemandangan yang mengejutkan dan sulit dipercayai oleh kedua matanya, tiba-tiba air mata mulai mengalir dari pipi lembut serta pucat sang putri. Sang putri menangis dan bergumam dengan tatapan tidak percaya. Setelah cahaya dari cairan berwarna emas itu menghilang, sang putri langsung memeluk hewan yang sebelumnya terluka dengan penuh kasih sayang.
Namun, ada satu hal yang membuat sang putri begitu istimewa. Kucing berbulu putih bernama Snowy yang selalu menemaninya. Snowy adalah seekor kucing dengan bulu putih yang lebat dan mata biru yang memesona, persis seperti mata sang putri. Mereka seperti pasangan yang sempurna, dan ikatan antara mereka begitu kuat sehingga mereka seringkali dikatakan seperti keduanya memiliki jiwa yang serupa.
Setiap pagi, Sang putri memiliki kebiasaan baru dari rutinitas biasanya, dengan kehadiran Snowy yang mengisi kehidupan nya yang sepi serta kosong membawa kehangatan di dalam hati terdalam sang putri. Sang putri memiliki banyak terima kasih pada dewa yang mendengarkan doanya. Meskipun sang putri masih memiliki kutukan dan belum terlepas sepenuhnya dari kutukan penyihir. Sang putri sangat bahagia dengan kehadiran Snowy.
Dalam kehidupan yang sepi dan terpisah, sang putri serta Snowy membentuk ikatan yang begitu kuat. Mereka berdua menghabiskan waktu bersama. Menjelajahi sudut-sudut tersembunyi istana, berbagi rahasia, dan menemukan kebahagiaan dalam hal sederhana. Kucing ini adalah pendengar setia untuk semua cerita dan rasa hati sang putri yang tidak pernah menilai atau meninggalkannya.
Sang putri akan bercerita kepada Snowy tentang mimpinya saat dia bisa terlepas sepenuhnya dari kutukan penyihir, tentang petualangan yang ingin dia alami saat dia bisa terbebas dari kutukannya, dan tentang cinta yang ia impikan.
Di sore hari, mereka akan kembali ke istana terlantar yang sang putri tinggali, dan sang putri akan membacakan sebuah buku acak dari lemari penyimpanan pada Snowy, Snowy duduk di pangkuannya, pura-pura mendengarkan setiap kata yang dia baca. Mereka akan merenung bersama berdua dalam kedamaian yang hanya bisa dipahami oleh mereka.
Snowy adalah sahabat yang setia, seorang teman yang selalu hadir ketika sang putri membutuhkan seseorang untuk berbicara. Sang putri tahu bahwa Snowy tidak dapat berbicara dengan kata-kata, tetapi dia bisa mendengar dengan mata dan hatinya yang setia.
Malam datang, sang putri serta Snowy akan tidur bersama dalam satu ranjang. Sang putri memeluk nya dan merasa hangat di dalam hatinya, perlahan-lahan sang putri bisa merasakan musim semi yang dia impikan dari lama.
Mereka akan tidur dalam kedamaian, dengan bintang-bintang yang bersinar di luar jendela mereka. Sang putri tahu bahwa Snowy adalah hadiah istimewa dalam hidupnya, dan dia merasa beruntung memiliki sahabat setia seperti kucing putih itu.
Sang putri serta Snowy menjalani harii-hari mereka dengan kebahagiaan dan cinta yang tulus satu sama lain. Mereka mengajar kita bahwa persahabatan sejati dapat ditemukan dalam bentuk yang paling tak terduga, dan bahwa waktu yang dihabiskan bersama dengan orang yang kita cintai adalah saat-saat yang paling berharga dalam hidup.