MATREALISTIC GIRL

MATREALISTIC GIRL
Bab 60


Apple Knox 60


Sebulan kemudian ...


Sehari sebelum pernikahan, keluarga Romanov mengadakan jamuan makan malam kecil kecilan yang di hadiri oleh keluarga saja.


Lea dan Julian pun datang karena mereka juga orang terdekat bagi Knox dan Apple.


"Apple ..." panggil seorang wanita dari belakang Apple ketika Apple sedang berbicara dengan kerabat Knox.


Apple menoleh dan senyumnya hilang seketika. Dia melihat Solandis dan juga suaminya.


"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Apple pelan.


"Selamat, Sayang. Mommy hanya ingin mengatakan hal itu. Mommy tak menyangka kau akan menikah dengan Romanov," jawab Solandis.


Sebuah jawaban yang tak diinginkan oleh Apple.


"Aku bertanya apa yang kau lakukan di sini?" tanya Apple.


"Knox mengundangku dan tentu saja aku harus datang," jawab Solandis tersenyum dan akan memeluk Apple tapi Apple memundurkan langkahnya.


"Don't touch me," ucap Apple pelan tapi penuh penenakan.


Knox yang melihat hal itu langsung menghampiri Apple.


"Aku mengundangnya," ucap Knox pada Apple.


Apple melihat ke arah Knox dengan tatapan tajam dan berbalik pergi.


"Honey," panggil Knox.


Lalu Knox menoleh pada Solandis dan suaminya.


"Duduklah di sana. Aku akan membujuknya," kata Knox tersenyum.


"Terima kasih, Knox. Aku akan menemui Rexa," jawab Solandis tersenyum.


Lalu Knox menyusul Apple ke kamar.


CEKLEK ...


Knox masuk ke kamar dan melihat Apple berdiri dengan tangan yang bersedekap di depan dadanya.


"Dia satu satunya kerabatmu. Maka dari itu aku mengundangnya," kata Knox.


"I hate her. And now, i hate you!!!" Bentak Apple dengah wajah marahnya.


"Baiklah, aku salah karena aku tak memberitahumu sebelumnya. Kita keluar sekarang. Acara makan malam sudah mau dimulai," ucap Knox memegang tangan Apple tapi Apple menangkisnya.


"Kau benar benar tak mengerti aku, Knox!!!" Kata Apple.


"Tujuanku hanya ingin kita bisa berkumpul dengan sekua keluarga kita," sahut Knox.


"Sorry, oke? Aku salah dan aku minta maaf. Kita keluar sekarang," ucap Knox memohon.


Lalu Apple keluar dari kamar dan berjalan menuhu tempat makan malam diadakan.


Knox mengikutinya dari belakang dan dia menerima jika Apple marah padanya.


Sepanjang makan malam itu, Apple sama sekali tak bicara dengan Knox yang ada di sebelahnya.


Hatonya begitu sakit apalagi melihat Solandia tampak beramah tamah dengan keluarga Knox Dan hal itu membuatnya muak ketika melihat kepura-puraan itu.


Setelah jamuan makan malam selesai dan semua tamu pulang, Apple langsung masuk ke kamarnya dan menguncinya.


Knox tampak mondar mandir di depan pintu kamar. Ini pertama kalinya Apple begitu marah sampai tak mau bicara dengannya.


*


Keesokan harinya, pernikahan Knox dan Apple akhirnya diadakan.


Sore ini wajah Apple masih terlihat kesal dan tak bicara pada Knox sejak semalam.


Apple melarang Solandis datang di pesta pernikahannya dan itu keputusan mutlak dari Apple.


CEKLEK...


Knox membuka pintu kamar Apple dan melihat Apple sedang berbicara dengan Rexa.


Apple sudah terlihat cantik dalam balutan gaun pengantinnya.


Knox tak bisa menahan dirinya untuk bertemu dengan Apple sesudah pernikahan mereka selesai, jadi dia menemuinya sekarang.


Rexa melihat Knox dan beranjak berdiri.


Apple menoleh ke arah pintu dan melihat Knox.


"Mommy akan melihat persiapannya," ucap Rexa pada Apple dan keluar dari sana.


Rexa hanya tersenyum pada Knox sembari menepuk bahunya.


Knox menghampiri Apple dan wanita itu memalingkan wajahnya ketika Knox duduk di depannya.


Knox menangkup pipi Apple.


"Sorry. Baiklah, aku bersalah dan aku bertindak seenaknya tanpa mempedulikan perasaanmu," ucap Knox mencium tangan Apple.


Apple masih diam dan tak bicara.


"Hei, bicaralah. Ini hari bahagia kita dan aku tak ingin kau kesal padaku," kata Knox.


Apple masih bertahan dengan diamnya.