Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
petunjuk baru


*****


Aku menelpon gotoh untuk menanyakan apakah ayah sudah pulang atau belum.


" apa ayah sudah pulang?". Tanya ku .


" sudah tuan muda, tuan zilva baru saja pulang " . Ucap gotoh dari seberang sana.


Aku segera beranjak dari duduk ku dan bergegas berjalan menuju kamar ayah.


" ayah .. ". Ucapku .


" ya, masuk lah kill". Ucap ayah.


Aku masuk ke kamar ayah . Tampak ayah sedang duduk santai .


" ada perlu dengan ayah?". Ucap ayah .


" apa tempo hari ayah datang ke pameran senjata api di stasiun bawah Tanah ?". Tanya ku .


" ya, tapi ayah kesal sekali, kemarin ada sedikit insiden sehingga ayah langsung pulang ". Ucap ayah.


aku diam dan menatap ayah dengan tajam.


" ayah tau, siapa yang membuat onar di pameran kemarin?". Tanya ku.


" emm... kelompok laba laba ". Ucap ayah.


" apa ayah tau sesuatu tentang kelompok laba laba?". Tanya ku penasaran.


Ayah bercerita, bahwa kelompok laba laba di ketuai oleh seseorang bernama chrollo.


Misi kelompok laba laba tidak jelas . mereka bergerak semau mereka.


Tapi memang mereka suka dengan senjata api.


Dan mereka merakit berbagai senjata api lalu di jual di berbagai kota, bahkan negara..


Dan tentu saja , mereka kejam dan jahat.


" apa ayah pernah membeli senjata api dari mereka ?". Tanya ku penasaran.


" pernah ". Ucap ayah singkat.


" jadi ayah tau dimana markas mereka ?".ucapku bersemangat.


" emm.. Kelompok laba laba tidak pernah bertransaksi di markas . Biasanya mereka bertransaksi di tempat sepi seperti hutan atau bangunan kosong yang jauh dari pemukiman penduduk ". Jelas ayah.


aku memasang wajah kecewa.


" kenapa kill? Kau tertarik dengan kelompok laba laba? Atau tertarik dengan koleksi senjata mereka?". Ucap ayah.


" bukan begitu yah, tapi ... Kelompok laba laba itu sudah menembak Gon, sehingga Gon kini kritis di rumah sakit. Aku dendam sekali dengan kelompok laba laba itu ". Ucapku .


Ayah hanya menatapku dan mengangguk.


"apa kau membutuhkan bantuan dari ayah, atau dari saudara saudara mu? ". Tanya ayah.


" tidak. Aku bisa mengatasi ini sendiri. Aku hanya perlu mencari informasi sebanyak banyak nya dan menyerang markas mereka , sehingga aku bisa menghabisi semua anggota kelompok laba laba dan hidup dengan tenang ". Ucapku dengan yakin.


Ayah hanya tersenyum mendengar kata kata ku .


Ayah beranjak dari duduk nya , mendekati ku, dan mengusap kepala ku dengan lembut.


" gunakan semua emosi mu dan kalah kan mereka . Tunjukan jika kau adalah pewaris keluarga zoldyck, yang harus di patuhi semua makhluk. jangan kecewakan ayah ". Ucap ayah.


aku tidak tau apa yang aku rasakan saat ini, biasanya aku akan marah dan memberontak ketika ayah berkata bahwa aku lah pewaris keluarga zoldyck. Tapi kali ini, aku seperti menerima gelar itu dengan senang hati.


" kau tadi bertanya dimana markas kelompok laba laba ya , kill ". Ucap ayah.


Aku mengangguk .


" coba tanya pada hisoka , dia mantan anggota kelompok laba laba kan " . Ucap ayah .


" ada dimana dia sekarang yah?". Ucapku.


" terakhir ayah kontak dia, emm... Dia ada di kota x ". Ucap ayah..


Aku menghela nafas . Lalu berpamitan dengan ayah.


Aku harus kembali pada Gon ku .


Aku harap dia sudah siuman.


Saat hendak meninggalkan rumah , aku di hadang illumi .


" minggir , jangan halangi jalanku". Ucapku pada kakak pertama ku yang menyebalkan itu.


illumi tersenyum menyeringai lalu mundur dan membiarkan aku pergi.


Jujur saja, wajahnya mencurigakan.


tapi aku tidak tau apa rencana kakak pertama ku itu.


******


Aku sampai di rumah sakit tempat Gon di rawat.


Aku menemui kurapika dan menjelaskan semua informasi yang aku dapatkan dari ayah.


" kita harus ke kota x. tapi... Bagaimana dengan Gon?". Ucap kurapika .


" kita tidak bisa meninggalkan Gon sendirian, kau tau itu. Dan hisoka itu orang yang berbahaya. Dia sulit di ajak kerja sama jika tidak menguntungkan untuk dirinya sendiri". Ucapku.


" lalu ?". tanya kurapika .


" menunggu Gon sembuh Atau salah satu diantara kita harus pergi sendiri ".ucapku.


" bagaimana jika aku membantu kalian". Ucap illumi tiba tiba berada di belakangku .


" kau membuntuti ku ya .. ". Ucapku kesal.


" ya.. Bagaimana lagi, aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada adik kecil kesayanganku ". Ucap illumi .


kurapika menatap ku dan illumi lalu berbisik di telinga ku


" siapa dia?". tanya kurapika tepat di telingaku.


" hmm... Dia kakak pertama ku , " ucapku malas.