Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
di sambut dengan baik


Saat aku dan Gon berjalan menuju rumahku yang berada di puncak gunung ,


Tiba tiba seekor anjing besar dan terlihat sangat buas mendekati ku.


" aaaaaaaa". Gon berteriak dan menjerit .


aku segera memeluk Gon,


" tidak apa apa Gon, ini anjing penjaga di keluarga zoldyck, namanya Mike " ucapku sambil membelai rambut spiky Gon dengan lembut.


Gon terlihat sangat takut .


" Mike, pergilah , kekasihku takut padamu". Ucapku sambil memberikan isyarat lewat lambaian tangan pada Mike.


anjing pintar itu pun segera pergi meninggalkan aku dan Gon.


" killua, kenapa tempat tinggalmu seram begini?". Ucap Gon .


" hahahahaha , ini belum seberapa, Gon. Keluarga ku lebih menyeramkan dari pada Mike ". Ucapku .


Kami terus berjalan dan bertemu dengan beberapa pengawal, dan juga pelayan.


Mereka menunduk hormat pada ku dan Gon.


" killua, kenapa kau tidak tersenyum pada mereka?". bisik Gon , tangannya menunjuk pada barisan pengawal dan pelayan yang menyambut kami.


" untuk apa? Mereka bukan siapa siapa ku". Ucapku cuek.


aku dan Gon sampai di kediaman pelayan.


" apa ini rumah mu, killua?". Ucap Gon .


" bukan, ini kediaman para pelayan keluarga zoldyck". Ucapku


" kediaman pelayan saja mewah seperti ini , apa lagi kediaman mu?". Ucap Gon dengan polos.


" kediaman ku sangat mengerikan, isinya hanya ruang penyiksaan, tau ! ". Ucapku .


sampai di kediaman pelayan. Kami di sambut oleh gotoh, kepala pelayan keluarga zoldyck.


" tuan muda , senang anda sudah kembali". Ucap gotoh .


" hmmm.... ". Aku hanya bergumam.


" apakah ini teman tuan muda ?". Tanya gotoh lagi .


" iya, saya teman killua , senang bertemu dengan anda ". Ucap Gon sambil tersenyum lebar , lalu sedikit membungkukkan badan nya memberi hormat.


" dia lebih dari seorang teman, dia kekasihku ". Ucapku yang kemudian membuat Gon ngeblus tidak karuan.


Aku dan Gon duduk di sebuah sofa besar di ruang an itu.


gotoh tampak tersenyum mendengar kata kata ku tadi.


Ya, dulu saat aku kesal pada ibu, atau pun kakak kakak ku, aku akan menghabiskan waktu di kediaman para pelayan .


" tentu saja tuan muda, akan segera kami siapkan". Ucap gotoh.


gotoh segera menelpon seseorang . Lalu kembali berdiri di belakang tempat duduk ku.


kriing ... Kriing...


Terdengar bunyi telpon di samping gotoh,


lalu gotoh mengangkat telpon itu .


" baik, baik, ". Ucap gotoh pada seseorang di balik telpon.


" tuan muda, baru saja nyonya menelpon, jika tuan muda sudah selesai makan, di mohon untuk segera menghadap tuan Silva, di ruangan tuan Silva". Ucap gotoh pada ku .


" hmmm... ". Ucapku dengan nada cuek .


silva adalah nama ayahku.


Setelah menunggu akhirnya makanan tiba,


" mari makan ". Ucap Gon yang sudah mengepalkan tangannya untuk berdoa.


" berdoa lah dulu Gon, dan bimbing aku ". Ucapku


Lalu aku pun mengepalkan tangan dan memejamkan mata,


Gon mulai mengucapkan doa sebelum makan persis seperti saat makan bersama dengan keluarga Gon di pulau paus.


Lalu kami menyantap makanan itu dengan sesekali suap suapan.


" pak gotoh tidak ikut makan?". Tanya Gon.


" emm.. saya akan makan nanti di belakang ,tuan Gon. Nikmati lah makanan anda". Ucap gotoh dengan tersenyum.


Setelah selesai makan .


" gotoh, antar Gon ke kamar ku ya, dan jaga dia baik baik. Jangan sampai hal buruk terjadi padanya, aku akan menemui ayah dulu". Ucapku pada gotoh .


Yang di sambut anggukan dan senyuman oleh pelayan ku yang setia itu.


" Gon, aku pergi sebentar menemui ayah. Gotoh akan mengantarmu ke kamar ku, jadi tunggu aku kembali , dan bersenang senang lah di kamar ku ". Ucapku


Gon mengangguk dan sedikit murung .


" cepat kembali". Ucap gon .


****