
Aku mendekat ke arah Gon, dan duduk di sebelahnya .
" aku minta maaf Gon, sebenarnya aku dari keluarga pembunuh bayaran , keluarga zoldyck". Ucapku .
Aku menjelaskan panjang lebar pada Gon. Tentang asal usul ku dan tujuan ku.
" aku hanya ingin hidup bahagia, tanpa menjadi pembunuh , dan kini aku menemukan seseorang seperti mu, Seperti matahari yang menyinari kegelapan ku". Ucapku pada Gon yang tampak hanya diam dan kulihat sudut mata nya mengeluarkan bulir bening .
Tiba tiba, Gon memelukku dan menangis .
" aku tidak tau, hidup mu se pahit itu .. Aku berjanji akan selalu di sisi mu, menghangatkan mu seperti matahari". Ucap Gon .
aku memeluk Gon erat .
" tapi Gon, baru saja kita bertemu dengan illumi dan kalluto, aku tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya ". Ucap ku cemas.
" memangnya kenapa". Tanya Gon sambil menyeka air mata nya .
" mungkin mereka akan merencanakan sesuatu". Ucapku .
*****
Pagi hari telah tiba ..
Aku dan Gon berangkat ke toko kue pak wing dengan semangat yang membara.
Tapi saat sampai disana ku lihat toko pak wing sangat hancur berantakan .
Aku dan Gon segera berlari mendekati pak wing yang tampak pasrah di depan toko.
" pak wing apa yang terjadi?". Tanya Gon .
" tadi malam ada seseorang yang mengaku dari keluarga zoldyck. Dia memintaku menjual toko kue ini pada nya .tapi aku menolak. dan ... Pagi ini, aku menemukan toko ku jadi hancur". Jelas pak wing .
[ apa mungkin illumi dan kalluto, aku tidak menyangka mereka akan melakukan hal sampai sejauh ini] ucapku dalam hati.
" mereka jahat sekali ". Ucap Gon tiba tiba.
" pak wing, ada yang ingin aku katakan ". Ucapku sambil mendekat ke arah pak wing .
Tiba tiba mobil mewah berwarna hitam berkilau berhenti di depan toko kue pak wing .
Ku lihat illumi dan kalluto turun dari mobil itu.
" hai, kill ". Ucap kakak pertama ku itu.
" killua, kau mengenal mereka?". Tanya pak wing.
" emm... Mereka adalah kakak dan adik ku ". Ucapku dengan tatapan mata yang tajam menatap illumi dan kalluto yang berjalan mendekati ku.
pak wing nampak terkejut ketika mendengar penjelasan ku barusan.
aku hanya mengangguk.
" bagaimana hadiah kecil dari ku kill, masih mau memberontak?". Ucap illumi .
" jadi benar, ini perbuatan kalian?". Ucapku.
" mau bagaimana lagi, kau ini sangat keras kepala, dan susah di atur . jadi.. Aku bermain main dengan teman teman mu, hahaha... Jika kau masih tidak menuruti ku , emmm...." .ucap illumi dengan kata kata yang masih menggantung .
" apa !! ". Ucapku sedikit emosi .
" kekasih spiky mu itu , yang akan menjadi target ku selanjutnya ". Ucap illumi dengan senyuman menyeringai yang mengerikan.
Seketika wajah ku menjadi sedikit pucat. Aku tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini sebelumnya. Apa karena illumi yang baru saja mengancam akan menjadikan Gon targetnya , Sehingga itu membuatku jadi pucat seperti sekarang?
" jangan sampai kau menyentuh Gon ku, kak, atau aku akan membunuh mu". Ucapku dengan tatapan mata yang tajam khas pembunuh.
Illumi bertepuk tangan dan tertawa .
" aku memberi mu waktu sampai nanti malam, jika kau masih belum memiliki keinginan untuk kembali ke gunung kukuro, jangan salahkan aku jika sesuatu yang buruk terjadi pada temanmu". Ucap illumi .
Setelah mengucapkan kata kata ancaman itu, illumi dan kalluto pergi dengan menaiki mobil hitam mewah nya .
Aku termenung dan memikirkan hal ini .
" killua, ". Ucap pak wing sambil menepuk bahu ku.
" maaf kan aku pak wing, karena aku, toko anda jadi rusak seperti ini". Ucapku menyesal.
" tidak masalah, dengan begini, aku bisa merenovasi nya , hehe " . ucap pak wing di selingi dengan senyuman di bibirnya.
" killua ". Gon memanggilku dan menggenggam tanganku.
" jika aku masih di sini, aku takut, illumi dan kalluto akan berbuat semakin kejam. bahkan tadi , illumi mengancam akan menjadikan mu target selanjutnya Gon ". Ucap ku.
" lalu , apa yang akan kamu lakukan sekarang?". Tanya Gon .
" aku akan kembali ke gunung kukuro ". Ucapku .
" aku ikut , aku sudah berjanji tidak akan membiarkan mu sendirian". Ucap Gon.
" jika begitu, hati hati di jalan ya ". Ucap pak wing.
Setelah kami berpamitan pada pak wing , kami kembali ke kost an untuk bersiap siap.
Tapi alangkah terkejutnya aku, barang kami sudah porak poranda d luar kamar .
[ illumi , kalluto, aku tidak akan memaafkan kalian]