Kau Matahari Ku

Kau Matahari Ku
bertemu illumi dan kalluto


bibi Mito sangat luar biasa, dia memberi kan bekal pada kami, macam macam camilan , ada camilan manis, gurih , dan pedas.


" wah, aku jadi menyayangi bibi Mito". Ucap ku sambil membuka satu kotak coklat .


" ya, dia adalah bibi Mito, sekaligus ayah dan ibu ku yang terbaik". Ucap Gon sambil tersenyum .


Aku merasa gemas dengan Gon, jadi aku mengacak acak rambut spiky nya . Dan kami pun tertawa riang di dalam kamar kost sempit ini.


****


Matahari pagi mulai menampakan diri.


Sinarnya yang lembut, masuk melalui jendela kamar kami.


Aku melihat ke samping, dan mendapati Gon masih tertidur lelap dengan melingkarkan tangannya pada tubuhku.


tiba tiba aku mencium kening Gon sekilas dan berhasil membuat nya terbangun.


" k-killua ... ". Ucap Gon dengan wajah yang memerah .


" kau mau tiduran di sini saja, atau bangun dan berangkat kerja?". Tanya ku .


mendengar kata kata ku itu, seketika membuat Gon segera bangkit dan melihat jam yang ada di samping tempat tidur .


" killua, ayo cepat bergegas... Kita bisa terlambat .. Gawat.. Gawat ...".ucap Gon sambil berlari ke kamar mandi .


aku tertawa melihat tingkah nya yang terkadang konyol itu.


beberapa saat kemudian, aku dan Gon sudah selesai dengan persiapan untuk berangkat ke toko pak wing.


Hanya saja, aku dan Gon belum sempat sarapan.


" sarapannya nanti di sana saja ya , killua ?". Ucap Gon , saat kami masih di dalam bus .


aku hanya mengangguk .


~ toko pak wing~


" ohayo , pak wing ". Ucap Gon menyapa pak wing.


" ohayo Gon, killua ". Sambut pak wing.


sesaat setelah itu, kami di sibukkan dengan kedatangan beberapa pelanggan yang memesan kue kue bikinan pak wing.


Gon dengan semangat dan senyum nya yang ceria membuat ku bersemangat juga.


Setelah berpamitan pada pak wing aku dan Gon berjalan menuju kost an.


kami bercanda di sepanjang perjalanan pulang ke kost an.


Sampai kami tiba di sebuah gang sepi menuju Kost an.


betapa terkejutnya aku.


Illumi dan kalluto ada di depan ku , dengan pakaian serba hitam ala pembunuh bayaran , mereka menghadangku.


" hai, kill ". Ucap illumi, kakak pertama ku yang menyebalkan itu.


Yang terus saja memaksa ku menerima agar aku mau menjadi pewaris keluarga zoldyck.


Kalluto hanya diam di samping illumi, tapi tatapan matanya tajam memperhatikan aku dan Gon.


Adik ke 2 ku itu memang tidak banyak bicara.


Tapi kemampuan nya cukup hebat.


aku diam tidak menjawab atau pun menyapa 2 saudara ku itu.


Aku reflek menggenggam tangan Gon dengan erat.


Sekilas ku lihat Gon tampak bingung dengan keadaan ini .


" emm... Pantas saja kau betah di sini, sudah punya kekasih ya ". Ucap illumi , menyeringai.


" mau apa datang kemari". Tanya ku pada illumi.


" ibu menangis karena kamu menikam nya dengan belati, lalu kabur dari rumah, ". Ucap illumi .


Aku diam , sementara ku tengok Gon, masih dalam mode shock.


" ibu bilang, dia bangga memiliki anak seperti mu, yang berdarah dingin , dan kejam .ibu sendiri saja kau tikam, apalagi orang lain, kemampuan membunuh mu, tidak di ragukan lagi kill". Ucap illumi


" DIAM !!! " . Aku berteriak lalu berlari sambil menggandeng tangan gon.


Gon tampak terkejut, tapi dia tetap berlari bersama ku menjauh dari illumi dan kalluto.


Sampai di kost an , aku dan Gon segera masuk. Lalu aku mengunci pintu .


" killua , ada yang ingin kau jelaskan pada ku?". ucap Gon yang sudah duduk di tengah ruangan. Dia tampak menunduk dan tidak menatapku.