I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
97


hari berlalu, selepas acara pertunangan itu, Ayara dan Soekjin jelas sama sama memakai cincin yang sama, tapi keduanya sama sama menjaga hubungan


saat bangtan sedang acara award, member lain baru menyadari ada cincin di jari manis Seokjin


"hyung, kamu sudah bertunangan?" tanya Namjoon


seketika itu seokjin melepaskan cincinnya dan menyimpannya di tas yang ia bawa


"itu hanya cincin mainan" kata Seokjin


tapi member lain merasa jika cincin itu asli, bukan mainan, mereka merasa Seokjin sedikit ada perubahan, dan mereka tidak tau apa yang sedang berusaha terus ditutupi oleh hyung tertuanya dibangtan itu


sementara bangtan sibuk make up, Namjoon dan Jimin yang lebih awal selesai make up ia pergi kekamar mandi bersama


"aku kekamar mandi dulu ya" kata Jimin


"Jimin, bareng, aku juga, sepertinya perutku tidak enak" jawab Namjoon


saat mereka jalan selesai dari toilet, tapi malah bertemu dengan EXO yang baru saja sampai di gedung acara yang sama juga, karna Jimin sangat dekat dengan salah satu member di EXO yaitu Kai


bahkan mereka cukup dekat karna Kai EXO dan Jimin bangtan sama sama dalam satu squad yang bernamakan Padding


mereka mengobrol disana


"katanya ada berita kalian itu sedang ada masalah sampai vakum kemarin?" tanya Jimin


"kami ada masalah karna wanita" kata Kai


"ahh, serius? siapa?"


"apa kamu tidak tau?" tanya Kai


"tidak"


semua member bangtan sama sekali tidak tau penyebab berantakannya EXO adalah Ayara, parasit yang sudah menghancurkan EXO yang sekarang lagi dekati bangtan untuk memecahkan mereka juga


"lupakan saja, yang penting sekarang EXO bangkit, eh iya, aku mau membicarakan sesuatu kepada kamu Jimin" kata Kai


"ohh soal apa ya?" tanya Jimin


"EXO sudah tau semua tentang siapa Kill Dark" kata Kai


"wooh, serius?" tanya Jimin kaget


"aku akan membantumu bertemu dengan Kill Dark itu, jadi nanti aku susun rencana pertemuan kalian saja ya, tapi aku harap jangan ada yang tau selain kalian bangtan saja" kata Kai


"kenapa begitu?"


"kami hanya ingin memberitahu kalian saja dulu, setidaknya bangtan tau siapa dibalik nama Kill Dark, aku berharap kalian tidak pecah seperti yang dialami kami" ucap Chanyeol


"iya, setelah itu, terserah mau kalian kasih tindakan apa kepada orang itu, setidaknya kalian tau saja dulu siapa dia" jawab Suho


EXO pun pergi bersiap siap karna mereka juga mengisi acara di award itu, Jimin dan Namjoon hanya saling bertatapan penuh rasa bingung dengan perkataan Kai dan Chanyeol disana


Jimin dan Namjoon kembali kepada ruangan nya dan menceritakan semuanya kepada member lain soal itu, member lain pun begitu tidak sabar ketika melihat siapa dibalik nama Kill Dark


"serius ini hyung?" tanya Jungkook


"iya, EXO yang akan membantu kita" kata Namjoon


"kita hanya butuh kabar saja dari mereka" kata Jimin


"waah tidak sabar aku, siapa Kill Dark" kata Hoseok


Seokjin disana hanya diam, ia tidak bisa melarang atau menahan bangtan lagi, ia merasa ini memang saat nya untuk bangtan tau siapa Ayara dan siapa Kill Dark


bukan soal tega kepada Ayara yang resmi menjadi tunangannya tapi tentang hak bangtan yang memang harusnya tau siapa Ayara


sementara EXO menyiapkan untuk urusan ketemu nya Ayara dengan bangtan untuk menunjukkan Ayara adalah dibalik Kill Dark


sementara itu, saat Ayara akan pergi bekerja, Seokjin didepan rumahnya


"oppa?" sapa Ayara kaget


"kamu mau pergi kerja" kata Ayara


"oh iya kamu kalau siang gak bisa ya? aku mau ajak jalan Aya, besok gimana?"


"oh ya? yaudah, minggu depan nya kita jalan ya"


"iyaa"


Ayara pergi kerja lagi diantarkan oleh Seokjin, Seokjin pun pulang mengantarkan Ayara ke kantor radio nya


hari hari berlalu, Ayara memikirkan akan menemui Jun ah dan menjelaskan semua nya, karna ia tidak mungkin tiba tiba menghilang, bagaimana pun Jun ah adalah satu dari seribu pria yang peduli kepadanya


memutuskan akan pergi ke New york, Ayara meminta izin kepada ayah ibu dan adiknya, jadi Ayara pamitan untuk datang ke jeju dulu bersama Raiya, berdua saja


setelah sampai dirumahnya


mereka istirahat baru makan malamnya Ayara menjelaskan semuanya


"kamu pergi sama siapa?" tanya Yonjin


"sendirian pa, aku mau menjelaskan kepada Jun ah semuanya, menyelesaikan semuanya" kata Ayara


"kamu itu jangan pamitannya sama kami lagi, kamu sudah milik Jin, kamu harusnya pamitannya sama dia" kata Heejin


"aku mau ke jeju pamitan kemarin tapi dia sibuk, jadi gakbisa ikut"


"iya kalau pergi ke New York juga harus pamitan dia, kalau kami hanya bisa menjagamu saja dengan berdoa" jawab Heejin


hari berlalu, dimana Ayara meminta ketemuan dengan Seokjin


"ada apa Aya? tumben mengajakku bertemu?"


"aku mau pamitan ke New york, mau temui Jun ah, aku mau bicarakan semua kepadanya" kata Ayara


"New york? kamu kemarin ke jeju ngapain?"


"aku pamitan sama appa amma tapi mereka bilang aku pamitnya ke kamu"


"iya lah mereka benar, yaudah kamu boleh pergi asalkan sama aku, kalau tidak mau, aku tidak ijinkan"


"iya udah kalau kamu mau ikut, tapi aku minta yang temui Jun ah hanya aku saja"


"iyaa"


minggu berikutnya dimana Ayara pun yang sudah janjian jalan dengan Seokjin, mereka pergi berdua bersama mencari beberapa keperluan nanti mereka akan pergi ke new york karna sekalian juga mereka untuk berlibur bersama setelah bertunangan merayakan berdua


Ayara sudah siap, menunggu Seokjin didepan rumah, tak lama Raiya berpamitan


"onni aku pergi dulu ya" kata Raiya


"kamu mau pergi kemana Rai?"


"sama Yangju jalan jalan saja, oh kamu jadi pergi new york, dimasa liburan ini?"


"iya, aku jadi, tapi sama Jin"


"sama oppa? oh ya tidak masalah kalau ada temannya, aku jadi tenang"


tak lama Raiya pergi, Seokjin sampai


"ayo, berangkat" ajak Ayara


"emmm"


mereka pun pergi berdua, lalu berjalan ke fast mall, membeli makanan, baju, tas, dan beberapa barang mainnya


saat jalan, tidak sengaja Ayara melihat dari salah satu lapak makanan cepat saji di mall itu terdapat dua orang yang sepertinya ia kenal


seketika itu ia sadar itu adalah D.O dengan Naina, saar Seokjin memesan makanan tak jauh dari tempat D.O tadi, Ayara berpamitan ke toilet


"aku ke toilet dulu ya oppa" kata Ayara


"ayo aku antar"


"ehh jangan lah, disini saja... dekat kok, udah ya tunggu disini saja"


"iyaa cepat balik loh ya"