I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
65


hari itu juga, dimana siangnya semua sudah cek out resort mereka dan pergi kerumah Raiya bersama Raiya juga dan sesampainya..


mereka mengobrol bersama disana sambil menunggu waktu hingga sorenya tiba dan mereka pun berpamitan, termasuk Raiya dan Ayara juga pamit kepada Yonjin dan Heejin disana


mereka pergi bersama kembali ke seoul dan setelah sampai di seoul, semua sampai dirumah masing masing sudah lewat tengah malam, jadi langsung beristirahat saja


esok paginya, saat Ayara telah bangun, ia pun membersihkan wajahnya dan pergi memasak air untuk membuat mie cup


setelah jadi, ia tinggalkan sambil menunggu beberapa menit matang, ia menuju kamar Raiya, melihat adiknya masih tidur atau bangun, dan ia melihat masih tidur, jadi ia membiarkannya saja


karna hari itu masih ada 1 hari libur dan baru besoknya mulai aktifitas dimana Ayara mulai melakukan siarannya siang hingga sorenya saja karna sudah masuk malam, ia harus mempersiapkan beberapa materi dan persiapan untuk Aya Luv tentang bangtan


siangnya..


Ayara duduk santai di ruang tamu, sambil ia membuka lebar lebar pintu ruang tamu yang jarang sekali dibuka, Ayara membuka pintunya lalu duduk di ruang tamu nya sambil memainkan hapenya


terlihat Raiya bangun, menyapanya..


"hai onni" sapa Raiya


"hai, bangun?"


"emm, mandi dulu yaa"


"yaa"


Ayara tidak tau kalau Raiya akan pergi jalan dengan Yangju siang itu ke mall untuk jalan biasa saja, menghabiskan liburan terakhir di seoul sebelum besoknya kembali sibuk pekerjaan


selesai Raiya mandi, ia masuk kamar lagi menyapa onni nya dan bersiap siap, tapi tak lama Ayara melihat Yangju datang


"nunaa, selamat siang" sapa Yangju


"Yangju, kamu mau kemana?"


"jalan sama Rai"


"jalan? siang ini?"


"iya onni, kita mau jalan ke mall, onni mau ikut?" tanya Rai yang baru keluar kamarnya dengan stelan rapi


"ahh iya nuna ikut saja, kita gak masalah kok malah senang kalau kamu ikut, bertiga" kata Yangju


"gak ah, aku ganggu nanti, kalian cuekin aku berduaan"


"astagaaa mana aku gitu onni" jawab Raiya


"beneran nuna, gak gitu, beneran" jawab Yangju


"beneran ya?"


"emm, udah sana siap siap"


Ayara tanpa mandi dan bersiap siap dengan stell rapinya lalu keluar dari kamarnya


"onni, tunggu, gak mandi kamu?" tanya Raiya


"gak papa kan tadi sudah cuci wajah"


"dih, nunaa" jawab Yangju


"lah, gak kelihatan kan kalau belum mandi, nih harum parfumku, udah ayo"


"yaudah deh" jawab Raiya


mereka pergi bertiga, berjalan jalan, sampai akhirnya mereka jalan ke salah satu mall, saat akan masuk, Raiya ingin membeli gulali dulu, jadi mengantri beli gulali, tapi Ayara melihat ada pajangan dari salah satu lapak baju di mall itu, ia tertarik


"Rai, Yangju, aku pergi ke lapak baju itu, kita chat chatan saja yaa" kata Ayara


Ayara pun pergi, sesampainya, ia masuk dan ditemani oleh salah satu staff disana untuk melihat lihat baju, dan akhirnya membeli beberapa baju


"jadi semua onni?" sapa staff


"iya jadi, semua deh"


Ayara membeli 10 baju sekaligus untuk ia sudah atur dipakai saat siaran bersama bangtan nanti


saat selesai semua, ia membayarnya dan ia keluar, melihat ada lapak kopi, jadi ia kesana saja, berniat hanya mengopi sebentar jadi tidak kabari Raiya dan Yangju


saat ia duduk sambil menikmati kopinya, Ayara melihat seseorang berjalan akan melewatinya dan ia mengenalinya


"Xiumin oppa?" sapa Ayara


"Aya? kamu disini?" sapa Xiumin


jadinya mereka mengobrol saja berdua disana..


"oh ya, ada yang mau bilang juga sama kamu Aya" kata Xiumin


"apa?"


"aku sudah keluar dari AXO" kata Xiumin


"keluar? kenapa?"


"aku mau berhenti saja dan mengurusi usaha ku dengan sepupuku saja, tapi aku masih ambil job untuk iklan, karna itu juga uang pemasukan ku" kata Xiumin


"lalu bagaimana dengan EXO?"


"EXO bisa kan tanpa aku"


"kamu gak berhenti karna ada kaitannya sama aku kan?"


"emm tidak kok" jawab Xiumin jelas ia berbohong


"emm okeh, semoga kamu bisa lebih sukses dibandingkan saat bersama EXO ya" kata Ayara


Ayara kembali meminum minuman pesanan nya tanpa memberikan respon apa apa, membuat Xiumin menunggu sesuatu respon akhirnya Xiumin membuka pembicaraannya


"kamu tidak meresponku?" tanya Xiumin


"ooh terus?"


"iya tidak ada apa apa, tapi sekarang aku mau tanya, kalau profesiku seperti ini, sudah bukan idol lagi, apa kamu bisa menerima aku?" tanya Xiumin


"oppa, itu terlalu jauh, aku sejak awal tidak pernah menyuruhmu keluar dari EXO"


tapi ternyata Riaya dan Yangju sejak tadi mencari Ayara. menelfonnya hapenya mati juga, dan akhirnya mereka mendapati Ayara dengan seoarang pria dan Raiya tidak tau itu siapa karna ia melihat dari belakang pria itu


jadi Raiya menahan Yangju untuk terus jalan menyapa onni nya dan meminta diam dulu disana mendengarkan pembahasan apa dibahas keduanya


"ya aku tau, tapi aku berusaha untuk tidak jadi idol, dan aku berusaha untuk kamu Aya" kata Xiumin


"oppa, maafkan aku, aku tidak bisa, aku memiliki pacar, dan kurasa kamu tidak lupa atas hal itu"


"aku rela kamu jalan sama pacarmu tapi terima aku juga"


"haha jangan gila"


"lalu apa kamu artinya me.." ucapnya terpotong


"yaa, aku menolak mu, maaf karna aku tidak bisa, dan sejak awal aku juga tidak memberikan permyataan jika kamu keluar dari EXO kamu bisa bersama ku"


"yaa aku pikir peluangnya lebih besar" kata Xiumin


Ayara melirik arah Xiumin, ia merasa kasihan, karna bagaimana pun usaha Xiumin karna untuknya, jadi Ayara mendekati wajah Xiumin dan berkata


"berteman saja, aku akan menjadi kekasih baik untukmu dalam pertemanan, tapi ingat, aku tidak bisa menganggapmu lebih dari itu karna aku memiliki pacar" kata Ayara


"benar? baiklah tidak masalah, tapi kamu bersedia untuk main keapartemenku kapan kamu bisanya?"


"bisa, kamu kirim saja lokasi alamatnya"


"baiklah, makasih Aya"


"emm, ayo pesan minum, kamu tidak minum?"


"tidak deh. aku pergi dulu" kata Xiumin


"oh kenapa?"


"aku sebenernya ada urusan saja, aku sudah kirim, masuk kan?"


"iya"


"okeh, bye Aya"


Xiumin pergi, tersisa Ayara sendirian


Ayara memang tidak menerima Xiumin sebagai pacar tapi yang dilakukan Ayara cukup membuat Raiya shock tidak percaya, onni nya melangkah cukup jauh dibelakangnya tanpa ia ketahui


Raiya menatap kearah Ayara yang ada disana


ia pun lalu berkata kepada Yangju untuk menjaga privasi nya tentang kakaknya itu