God Of Shinobi

God Of Shinobi
Bab 228 Pengejaran


‘’Lepaskan aku!’’ teriak Naruto #2.


‘’Berhentilah bercanda! Keluarkan aku dari sini! Aku akan mengejar Naruto! Aku akan membawanya kembali!’’ teriak Obito.


Keduanya bergantian membenturkan kepala ke jeruji besi, karena seluruh tubuh mereka diikat yang dilapisi kain, dan tidak ada yang peduli sama sekali.


‘’Sial!’’ seru Obito dan Naruto #2 membenturkan kepala mereka sekuat tenaga sampai akhirnya terjatuh ke belakang.


Mereka berdecih karena tidak ada satupun orang yang datang ke sana, bahkan di sekitar pun juga tidak ada yang berjaga.


Obito begitu kesal karena tidak ada yang membiarkannya keluar. Sedangkan Naruto #2 juga sama mengeluhnya karena tidak ada yang mau mengerti.


Cukup lama keduanya ribut, hingga akhirnya muncul seseorang.


......................


Kantor Hokage


Asuma melaporkan situasi yang terjadi di sekitar Gerbang An, dimana Obito dan Naruto #2 bersih keras untuk keluar desa. Ia dan yang lainnya sudah mengatasi kedua orang itu, dan memasukkannya ke dalam penjara.


Minato yang mendengarnya sedikit menghela nafas, dan meminta maaf karena sudah merepotkan mereka. Ia tahu betul bagaimana keras kepalanya kedua orang itu. Kurang lebih, keduanya sangat mirip dan tidak ada perbedaan sama sekali, kecuali umur yang membedakan.


Ceklek!


‘’Yondaime-sama! Sandaime-sama! Taihen!’’ lapor salah satu ninja.


‘’Ada apa? Kenapa wajahmu begitu serius?’’ tanya Sandaime.


‘’Uchiha Obito dan Uzumaki Naruto melarikan diri!’’


Deg!


Semua langsung terkejut bukan main, terutama Minato yang langsung berdiri. Ninja tadi juga memberitahu mereka kalau Hatake Kakashi yang telah membantu kedua orang itu untuk melarikan diri.


‘’Yondaime-sama, mengapa tidak menyuruhku saja menangani hal ini. Kekacauan yang dibuatnya adalah tugasku untuk mengatasinya. Anda sudah menujukku sebagai koordinator,’’ kata Asuma.


‘’Itu benar. Mungkin Uchiha Obito dan Uzumaki Naruto akan mendengarkan jika mereka yang diutus,’’ kata Sandaime.


‘’Baiklah kalau begitu. Sarutobi Asuma, aku menyerahkan urusan Uchiha Obito, Uzumaki Naruto dan Hatake Kakashi kepadamu!’’ perintah Minato.


......................


Gerbang An



‘’Kita diperintahkan oleh Yondaime-sama untuk menangkap Uchiha Obito, Uzumaki Naruto dan Hatake Kakashi,’’ kata Asuma.


‘’Tunggu! Apa yang terjadi? Bukankah mereka berdua ada di dalam penjara? Selain itu, kenapa Kakashi juga ikut serta?’’ tanya Guy.


‘’Kau sudah mendengar pesannya, kan? Mereka bertiga melanggar perintah dan pergi mengejar Naruto #1,’’ kata Asuma.


Kurenai menyilangkan kedua tangan. ‘’Aku tidak heran kalau Obito dan nigou yang membuat onar. Tapi yang membuatku terkejut adalah Kakashi yang juga ikut membuat masalah.’’


‘’Tapi, kita sudah diperintahkan untuk tidak mengejar mereka. Berikan aku alasan yang tepat agar bisa mengganti pemikiranku!’’ kata Rock Lee.


‘’Lee, mengalahlah. Aku akan mematuhi Asuma Sensei jika Hokage memerintahkan dia menjadi kapten kita,’’ kata Neji.


‘’Aku juga. Itu menandakan bagaimana peraturan ini berjalan di Desa Konoha,’’ kata Shino.


Setelah sedikit lama berunding, mereka pun bergegas mengejar ketiga orang tersebut.


......................


Gunung Shumisen



Terlihat sosok yang berdiri mengenakan pakaian putih dengan kerah leher hingga mulut yang diperban. Tidak lama kemudian, muncul 2 anak laki-laki bersama satu anak perempuan yang memiliki pola persegi panjang yang berbeda.


‘’Hiroku-sama, terlihat sosok yang sedang mendekati gerbang pertama,’’ kata salah satu anak laki-laki.


‘’Aku masih belum memanggil Kakashi, dan lokasi kita seharusnya tidak diketahui. Lalu siapa orang yang mengetahui tempat ini?’’ tanya Hiruko.


Ia langsung memerintahkan ketiga anak buahnya untuk menghabisi siapapun yang berani memasuki wilayahnya.


Tanpa membuang waktu, ketiga anak tadi langsung menghilang.


......................


Di sisi lain, Obito dan Naruto #2 melompati dahan-dahan pohon. Namun, serangan kunai tiba-tiba menghampiri, membuat mereka berhenti dan menatap ke belakang. Saat itu juga, Asuma dan yang lainnya tiba.


‘’Kalian?’’ tatap Obito dan Naruto #2.


‘’Aku diperintahkan oleh peraturan yang berlaku untuk membawa kalian kembali ke desa,’’ kata Asuma.