Gendhis

Gendhis
Bab 80 Pesan Mak


Aku tak menjawab pertanyaan mas Halim. Entah memang cemburu atau bawakan hormon ibu hamil. Yang jelas aku merasa hati ku sedang merasa gelisah dan khawatir tepatnya setelah bertemu dengan pelakor tadi siang.


"Kamu tahu, mas dulu berharap bisa menikah dengan perempuan yang bisa tumbuh bersama. Dan ketika mas bertemu kamu, mas yakin kalau kamu adalah perempuan itu. Bahkan saat mas ragu apakah mas bisa memberikan kebahagiaan untuk kamu yang hampir sepanjang hidup mu berjuang untuk satu yang namanya kebahagiaan, mas memberanikan diri untuk melamar kamu." mas Halim Menggenggam tangan ku dan ia kecu...