
Pagi ini aku sudah tak sabar untuk bertemu lelaki yang membuat aku memiliki banyak pertanyaan yang harus ia jawab. Salah satu pertanyaan itu adalah apakah ia terlibat dalam lolos nya aku di perusahaan ini kala interview. Aku sudah berada di meja kerja, ku periksa email yang masuk dan outline kerja yang harus ku selesaikan hari ini. Cahya yang duduk di seberang meja ku mengangkat kepalanya dan terlihat menatap ku.
"Cek pesan." Gerakan bibirnya bisa ku baca walau tanpa suara.
Cepat ku cek pesan dari Cahya dan ternyata Bu Anggun kembali frontal dalam met bully ku. Aku hanya tersenyum melihat sebu...