
“Ka, kamu sudah melakukan kesalahan dan jangan kamu ulangi atau tambah kesalahan kamu dengan kamu gugurkan janin itu. Dia ga salah Ka…” Ingat ku pada Cika yang justru memikirkan hal yang mengerikan bagiku. Apalagi saat ku tanya apakah dokter mengatakan jika janinnya cacat? Namun ia menggeleng, sekalipun cacat janin itu juga tak berhak di gugurkan, toh ia makhluknya Allah.
“Fokus saja pada pengobatan mu, toh dokter bilang peluang untuk sembuh ada kan? Lihat setelah suntik yang kedua. Nanti aku coba menemui orang tua mu, aku coba bicara, jangan gugurkan kandungan mu Ka… Dan satu lagi, jangan per...