
"Nona Syela....Nona Syela....." seruan Dila seketika membuyarkan lamunan Syela.
"Apa kau tidak bisa tenang dulu!!! Aku juga sedang pusing." kesal Syela.
"Saya di pecat dari pabrik dan itu semua karena rencana gila anda, bagaimana pun anda harus bertanggung jawab dan saya juga tidak mau tahu, bagaimana pun caranya anda harus membantu saya agar bisa kembali bekerja di pabrik milik tuan Ansenio." ucapan Dila tak kalah ketusnya dengan syela.
"Jika tidak kenapa??? Kamu mau mengancam saya???." sahut Syela mendengar ucapan Dila yang berbau ancaman...