
"Apa sebenarnya niat dan tujuan anda mencari keberadaan saya??? Karena jujur saja saya tidak percaya kedatangan anda di puskesmas beberapa hari yang lalu adalah suatu kebetulan semata." melihat raut wajah Anis yang nampak serius akhirnya Ansenio memilih menepikan mobilnya sejenak.
Ansenio tak langsung menjawab pertanyaan Anis, ia masih menatap lurus ke depan,. dengan helaan napas yang terdengar dalam.
Perlahan Ansenio mengarahkan pandangannya menatap Anis dengan tatapan intens. "Dugaanmu benar, aku memang sengaja ingin menemui mu. Bahkan untuk menemui istriku, aku harus rela melukai diriku sen...