Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
E & Z 7


Di sela-sela perbinacangan mereka mata Zeus tertuju pada dua orang tidak jauh dari mereka, dia tidak asing dengan wanita itu


Zeus memperhatikan gerak-gerik pria itu terasa sangat janggal baginya, pria itu tampak memasukan sesuatu pada minuman


“Zeus apa kau mendengarkan ku!?” Jackson melihat arah mata Zeus “Bukankah itu adalah Eliana”


“Ya kau benar”


“Bukan kah mereka sepasang kekasih, kau tahu beritanya kan?”


Zeus tentu tahu apa yang terjadi pada mereka, mereka itu hanya sedang bersadiwara karena suruhan direktur mereka


Mata pria itu terus menatap dua orang itu hingga Jackson juga tidak lagi menjelaskan apapun pada Zeus dia ikut menatap kedua orang itu


Hingga mereka selesai makan mereka keuar bersama-sama


“Bro sebaiknya kau ikuti mereka, aku merasa pria itu bukan orang yang baik”


Zeus mengangguki perkataan Jackson, dia dengan cepat mengikuti mobil Eliana pria itu sempat tertinggal tapi dengan cepat dirinya menyusul


Jantungnya berdetak tidak karuan, dia takut akan terjadi hal yang tidak baik pada Eliana


Sampai Mobil itu berhenti di sebuah rumah yang sepi pria itu keluar dari mobil tapi tidak dengan Eliana, Zeus dengan cepat mengambil tindakan dan tebakannnya benar Eliana sedang tidak baik-baik saja sekarang


***Flash on


Zeus buru-buru membuka pintu mobil Eliana dia mendapati wanita itu mengeram kesakitan, “bertahanlah Eliana!”


Zeus membawa Eliana ke hotel tempat dia menginap dia tahu obat apa yang di berikan Jayden pada Eliana


“Eliana hentikan!”. Zeus mengikat tangan Eliana yang mulai tadi mengerayai tubuhnya


“Zeus…Aku kepanasan”


“Iya aku tahu tunggu lah sampai di hotel dulu”


Pria itu menancap gas dengan cepat sampai ke hotel, di sepanjang jalanan tangan wanita itu tidak dapat terkondisikan


Zeus memasukan tubuh wanita itu ke dalam bak mandi dia menyalakan shower untuk meredam rasa panas wanita itu


“Zeus…aku tidak bisa menahannya ini sangat panas”


“El.. Hentikan aku punya kesabaaran, kau aka menyesalinya nanti”


Eliana melihat bibir sexy Zeus dia menginginkan nya sekarang, dia menggaai wajah pria itu hingga dia dapat ******* bibir Zeus dengan kasar


Pria itu tidak lagi melawan dia sudah cukup berhasrat sepanjang jalan dia hanya dapat melihat wajah Eliana yang berkeringat dengan mulut yang terbuka


“Ahk jangan salahkan aku El kau yang memulainya lebih dulu”


Zeus membuka seluruh pakaiannya dan pakaian Eliana sebelum mengangkat wanit itu ke ranjang, Zeus tidak banyak bertindak pria itu hanya berbaring


Membiarkan Eliana melakukan semaunya di atas tubuh nya, dia sedikit tidak puas karena menahan gairahnya


Zeus juga ingin melakukan hal lebih seperti yang dia bayangkan, pria itu ingin mengukung Eliana saat itu juga tapi kewarasannya masih berjalan dia tidak akan melakukan itu di bawah alam sadar wanita itu


Cukup saat dia mengambil harga diri Eliana ketika mereka berada di swiss dia tidak aakn melakukanya lagi dan membuat wanitta itu sakit hati


>>>


Eliana membuka matanya, yang terasa berat semlam dia sudah melakukan hal liar ada seorang pria tanpa dia sadari


Sedangkan pria yang sudah dia lecehkan sedang tidur memeluknya dengan erat, jantungnya berdetak begitu cepat saat dia menyadari siapa pria itu


“Zeus! Apa yang kau lakukan pada ku Lepaskan!!”


“Aish diamlah harusnya aku yang bertanya, apa yang sudah kau lakukan pada ku!”


Zeus melepaska pelukannya hingga wanita itu dapat melihat banyak bercak merah di tubuh Zeus persis seperti saat Zeus memberi tanda merah di tubuh nya


“Kenapa diam, kau tidak merasa bersalah pada ku!”


“Cih kau bahkan melakukan hal yang sama dulu, aku tidak akan minta maaf kita impas!”


Pria itu menaikan satu alisnya “Okelah jika kau tidak minta maaf”


Zeus menarik seluruh selimut itu hingga tubuh Eliana terpangnpang begitu jelas “Zeus!”


Wanita itu menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya Zeus sudah mengambil sebua bantal di sana dia sudah membuangnya ke belakangnya


“Apa kau juga melakukan ini pada ku dulu jadi kita impas”


Wajah Eliana sudah memerah dia tidak tahu akan berbuat apa lagi sekarang dia tidak punya apapun untuk menutupi tubuhya Zeus terus menatapnya membuat dia tidak berani beranjak pergi


Wanita itu menundukan wajahnya menunggu Zeus pergi dari hadapannya, air matanya sudah mengalir di kedua pipinya


Tapi apa yang di lakukan pria itu malah membuat jantungnya berdetak


Zeus menyelimuti tubuhnya lagi, pria itu memeluk dirinya dengan usapan lembut di kepalanya


“Maafkan aku El” Zeus memeluk Eliana dalm selimut yang membungkus tubuh mereka berdua “Aku tidak tahu cara memperlakukan mu dengan baik”


Eliana sedikit tersentuh dengan permintaan pria itu, itu yang dia butuhkan sejak dulu, tapi lidahnya sangat kaku hingga tidak bisa berbicara ad pria itu


Zeus melepaskan pelukannya agar dirinya bisa melihat wajah Eliana, netra mereka berdua saling bertatapan begitu juga dengan jantung mereka berdua yang berdetak cepat bersamaan


“Apakah kau merasakan nya El? Aku merindukan mu”


Eliana hanya diam saja, dia juga sangat merindukan Zeus sejak mereka benar-benar berpisah tapi apa yang di lakukan pria itu terlalu menyakiti hatinya


“Ayo Jawab El jangan diam saja kau terus memanggil nama ku ketika kau melakukan pelecehan pada ku!”


Eliana yang tadinya terharu mendadak kesal karena perkataan Zeus, melecehkan siapa yang melecehkannya


“Lepaskan!”


Wajah wanita itu sangat keal sekarang dia mencoba menarik selimut itu untuk bergegas ke kamr mandi tapi malah mendorong dirinya sendiri semakin dekat pada Zeus


“Hei jangan terburu-buru begitu aku akan memberikanya lagi setelah kau menjawab pertanyaan ku tadi, apa kau merindukan ku juga?”


Zeus mendekatakan wajahnya pada Eliana hingga wanita itu tidak dpat menghindar dia hanya bisa menutup matanya


Pria itu tidak tahu apa lagi yang akan dia lakukan dia sudah mengatakan apa saja yang di ajarkan oleh Jackson tapi reaksi Eliana berbeda dengan apa yang Jackson katkan


“Kau tidak merindukan ku begitu?”


Zeus mulai melepaskan Eliana dari dekapannya dia akan keluar dari sana, diamnya Eliana adalah sebuah penolakan di matanya


“kau mau kemana?!”


“Aku akan mandi sebentar habis itu aku akan keluar, aku sudah mengatakan yang ingin ku katakan selama ini”


“Cih Bre*gsek!!”.Eliana melempar sebuah bantal pada Zeus


“Apa yang kau lakukan huh”


“Ku bre*sek setelah kau membuat jantung ku berdebar dan kau meninggalkan ku begitu saja begitu!”


Zeus tersenyum ketika mendengar kemarahan wanita itu  “Kau merindukan ku?!”


“Bodoh aku bahkan lebih merindukan mu”.Eliana menundukan wajahnya yang sudah merona dia sudah menunggu lama untuk ini


Dia sadar jika dia sudah jatuh cinta pada Zeus walau pria itu menjauhinya, dia berharap jika pria itu kembali mencari dan meminta maaf padanya


Dan saat itu terjadi Eliana sudah memikirkan akan mengungkapkan perasaanya pada Zeus saat itu juga


Tapi untuk saat ini posisi mereka sedang tidak normal dia tidak mengenakan sehelai pakaian pun begitupun dengan Zeus dan semalam pasti sudah terjadi hal yang sangat memalukan diantara mereka


“jadi kau merindukan ku?”. Pria itu kembali ke ranjang dia menakup wajah wanita itu agar menatap nya


“Ya tapi….aku masih terikat kontrak dengan perusahaan kau tahu karir ku bisa hancur jika aku memiliki hubungan dengan mu”


Zeus sedikit tertawa bisa membeli perusahaan itu sekarang juga, tapi wanita iitu dengan bodohnya masih ingin mempertahankan perusahaan itu


“Kau lebih mementingkan karir mu dari pada aku begitu?”


“Aku membutuhkan uang Zeus ibuku sedang sakit dia berada di Jerman untuk pengobatan sekarang”


“Kalau begitu kau menikahlah dengan ku aku bisa membiayai hidup mu, aku hanya ingin kau hidup dengan ku sekarang aku tidak ingin yang lain”


Eliana seakan tidk percaya mereka baru saja baikan tapi pria itu sudah akan melamarnya dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar


“Bagaimana kau mau?”


“Aku apa aku pantas untuk mu?”. Wanita itu kini inscure dengan dirinya sendiri


“Aku tidak mengiginkan wanita lain selain mu El, sulit untuk bisa jatuh cinta dengan orang lain”


Eliana terdiam, sebelum akhirnya dia mengangguk dia tidak pernah sebahagia ini sebelumnya


Zeus mencium bibir wanita itu perlahan, hingga berubah menjadi sebuah ******* dia sudah mengingikan Eiana sejak tadi malam


Tapi dirinya masih dapat menahan diri, dia mencium tengkuk wanita itu seperti apa yang wanita itu lakukan padanya kemarin malam


“Zeus hentikan”. Eliana mendorong dada bidang pria itu “Aku tidak mau melakukan nya lagi”


“Kenapa?”. Pria itu terkejut ketika wanitanya baru saja menolak sentuhannya


“Aku tidak akan melakukannya sebelum kita menikah”


“Kalau begitu ayo kita menikah sekarang juga”. Eliana menepuk jidatnya bagaimana ada pria seperti Zeus di jaman ini


“Kau tidak bisa melakukan pernikahan secara mendadak Zeus kau harus punya persiapan dan aku tidak akan menikah jika ibu ku belum pulih total”


Zeus menatap wanita itu kecewa dia juga sudah menunggu lama untuk hari ini, tapi wanita itu menolak untuk menkah dengan nya secara cept


Eliana memegang rahang pria itu matanya sudah sayu sekarang selain kecewa dia juga sedah menahan gairahnya


“Apa kau mengnginkan ku?”


“Tentu saja”


“Kalau begitu kau harus sedikit berjuang untuk ku, menunggu ibu ku tidak memerlukan waktu yang lama Zeus, sebentar lagi dia kan sembuh”