
Setelah pertengkaran dan pengakuan Rio terhadap perasaannya Hera akhirnya berpikir untuk memberi kesempatan untuk Rio
Lagi pula anak di kandungan Hera membutuhkan seorang Ayah dia tidak ingin membuat masa depan anak itu suram
Dia sudah tahu apa yang terjadi di restoran, apa yang di lihatnya nyatanya tidak seperti yang dia pikirkan
Rio mengusap perut Hera yang sudah sangat besar mereka memutuskan untuk tinggal disana sampai Hera melahirkan
“Sayang…Dia menendang aku merasakan kakinya”
“Ya dia sedikit aktif”
Rio menempelkan wajahnya di perut Hera membuat wanita itu merasa geli “Huh aku tidak sabar menunggu kelahirannya”
Pria itu sibuk sendiri, dia bahkan belum mandi sudah 3 jam mereka bersama tidak sedikit pun pria itu beranjak dari sana
“Rio kau tidak ingin memberi nama padanya aku belum memikirkannya aku sedikit bingung”
“Umh”. Rio dibuat bingung dengan pertanyaan Hera, dia juga pertama kalinya menjadi Ayah dia sedikit gugup “Hmm aku belum memikirkanya juga kan aku sibuk mencari mu”
Hera sedikit tergelak dengan perkataan pria itu, sesibuk itukah dia mencari keberadaannya
“Ayo ke dalam aku ingin melihat tempat yang kau tinggali, apa kau hidup dengan baikm di sini?”
“Tentu saja Zeus merawat ku dengan baik”.
Perkataan itu membuat Rio seketika menjadi sebal dia cemburu disaat wanitanya harusnya bersamanya malah menghabiskan waktu yang berharga itu bersama pria lajang seperti Zeus
Rio mengunci pintu setelah mereka sampai di kamar
“Rio apa yang kau lakukan, aku sedang hamil aku….”. Pikiran Hera sudah terbang saja dia berpikir Rio akan melakukan hal yang mesum padanya
“Apa aku hanya mengunci pintu apa itu salah?”
“Ti..tidak”
“Kau memikirkan hal mesum rupanya”. Wajah Hera sudah merah sekarang Rio sangatllah jahil
“Tidak aku …ahk sudahlah aku tidak ingin membahasnya”
“Ya baiklah kalau begitu ayo kita mandi bersama kau belum mandikan”
Hera memang belum mandi dia baru saja akan ber-jemur hingga Rio datang tiba-tiba dan menghampirinya secara ajaib
Rio menarik istrinya ke dalam kamar mandi dia tidak ingin penolakan keangkuhanya tak pernah luntur jika dia ingin dia harus mendappatkanya
Pria itu membuka seluruh pakaianya hingga menunjukan badannya yang sixpack walaupun pria itu sedikit kurus
Namun dia masih sempat mengurus badannya karena olokan Jeremy, pria itu sudah mencuci otak Rio hingga pria itu melakukan apa yang dia suruh atas nama Hera
Tidak tahu semerah apa wajah Hera sekarang selama merek bercinta dia tidak pernah melihat tubuh Rio sejelas itu dia selalu menutup matanya
“Kenapa sayang kau kan sudah pernah melihatnya kenapa wajah mu merah seperti itu”
“Ah iya”. Hera menjawab singkat dia memalingkan wajahnya, membuat Rio mendekatkan dirinya
“Sayang…Kau tenang saja jika nanti anak kita sudah lahir aku akan memberikan mu tubuh ku lagi”. Rio berbisik persis di telinga Hera
Dan sukses mebuat muka wanita itu semakin panas “Diamlah Rio”
“Berhenti memanggil ku dengan nama ku panggil aku dengan sayang”
Rio menarik gaun Hera hingga gaun itu lepas dari tubuhnya Hera hanya menggunakan pakaian dalam sekarang
“Ayo kita mandi,, hapus pikiran mesum mu itu dulu”
“huh kau jadi sangat menyebalkan”
“Tapi kau suka kan”.
Pria itu membersihkan tubuh istrinya dengan baik dia memperlakukan Hera seperti seorang ratu, dia ingin memberi kenyamanan untuk wanita itu sekarang
Walaupun selama mandi dia terus menjahili Hera dengan kemesuman, nyatanya Hera senang dengan perlakuan pria itu walau sedikit kesal
“Tidak…hanya saja kau sangat usil sekarang”
“Maafkan aku sayang, kau yang membuat ku seperti itu aku dan aku akan tetap seperti jika Bersama mu”
>>>
Zeus dan Eliana memutuskan untuk pergi dari vila itu membiarkan dua insan yang baru bersatu itu menghabiskan waktu bersama
Eliana ingin tetap di sana dia sangat ingin bertemu Hera tapi pria di sampingnya itu sudah menarik paksa dirinya ke dalam mobil
“Apa yang kau lakukan di sini?”. Zeus menatap wanita yang kini duduk di depannya wajahnya sangat kesal
“Tentu saja menemui hat sahabat ku!”
“dan membuat hubungan mereka semakin kacau begitu?”
“Tidak aku akan menjelaskan yang sebenarnya pada Hera, aku juga tidak tahu jika Rio sudah lebih dulu di sini”
Mereka saling menatap dengan tajam kejadian di bandara sebelumnya sudah membuat kesan pertma mereka buruk
“Pulanglah kau hanya akan jadi pengganggu disini”
“enak saja aku sudah sengaja mengajukan libur pada agensi, hanya untuk melihat Hera dan bayinya nanti aku tidak akan kembali”
Zeus menatap wanita di depannya itu wanita itu sangat keras kepala ternyata
“Terserah lah tapi aku tidak akan membiarkan mu untuk tinggal di villa itu, biarkan mereka tinggal berdua disana”
“Te..tentu tapi…”. Eliana tampak berpikir dia berangkat ke sana tanpa persiapan yang matang diaman dia akan tinggal biaya hotel akan sangat mahal jika dia memesannya untuk 2 bulan itu
“Baiklah jika kau tidak ingin tinggal di sana jag perkataan mu itu”
Zeus akan kembali ke rumahnya dia mempunyai apartemen yang cukup di kota itu jaraknya tida terlalu jauh dari villa Hera
Dia punya perusahaan di sana jadi dia cukup sering berkunjung ke swiss untuk pekerjaannya dan kadang kala untuk menenangkan pikirannya di kota yang damai itu
Pria itu hendak meninggalkan Eliana sendirian di kafe itu, dia tidak ingin tahu tentang Eliana sampai wanit itu memanggilnya
“Hei!”
“Ada apa?”
“Kau akan membiarkan aku di sini sendirian”
“Lalu haruskah aku menjaga mu seperti anak TK yang takut diculik orang kau itu sudah dewasa belajarlah mandiri”.
Zeus sudah kembali kesetelan awalnya di sangat cuek pada semua wanita masa lalunya sangat kelam dan Hera adalah wanita pertama yang mengambil hatinya itu
Tapi apa daya sekarang wanita itu sudah kembali pada prianya sekarang Zeus hanya akan kembali fokus pada pekerjaannya
“Kau tidak Gentle sekali”
“Apa kau bilang huh!?”
“Kau itu tidak gentle tuan bagaimana bisa kau meninggalkan wanita yang baru datang ke negara orang lain sendirian begitu”
“Lalu kau mau apa huh? Aku hanya punya satu apartemen di sini dan aku tidak akan kembali ke villa karena Rio sudah berada di sana”
Wanita itu tampak berpikir dia tidak punya pilihan lain selain mengikuti pria itu sementara dirinya adalah aktor yang cukup terkenal
Di negara orang ain sendirian tidaklah aman jika sendirian dia tidak bisa menghindari kemungkinan jika ada orang yang mengincar nya nanti
“Aku akan menumpang di Apartemen mu saja”
“What?!, nona aku ini seorang pria lajang aku tidak ingin orang lain salah paham dengan aku dan kau”
“Aku Tidak mau tahu aku harus ikut dengan mu kau yang menarik ku keluar dari sana jadi kau harus bertanggung jawab”
Eliana sudah mengangkat tasnya dan masuk ke dalam mobil Zeus dia tidak mau tahu apa yang terjadi di bandingkan menjadi incaran orang-orang jahat
Zeus mengutuki wanita di sampingnya apa wanita itu tidak takut jika dirinya khilaf