Cinta Tulus Yang Terluka

Cinta Tulus Yang Terluka
E&Z 5


“Eliana tunggu sebentar”


“Ada apa Jayden aku sedang terburu-buru”. Eliana akan berangkat ke mansion Rio dia sudah dua hari tidak bertemu dengan Sean


“Ayolah jangan seperti itu direktur menyuruh kita untuk berkencan kau ingat kan”


Direktur mereka memang menyuruh Eliana dan Jayden melakukan beberapa kencan terbuka agar hubungan mereka tidak terlihat kaku dia hadapan umum


“Ya..ya aku ingat tapi itu nanti malam sekarang aku akan pergi dulu, jadi lepaskan tangan ku”


Eliana pergi dari hadapan Jayden walaupun mereka sudah sering bersama nyatanya wanita itu masih bersikap dingin padanya


“Eliana kau itu butuh paksaan ternyata, kau sok jual mahal sekali huh!”


Jayden mengumpat kesal begitu Eliana pergi dari hadapannya dia sama sekali tidak mengerti keinginan wanita itu


Dia memiliki wajah yang tampan uang yang di milikinya pun cukup untuk membelkan apapun yang Eliana mau, jika wanita itu memintanya


Nanti malam mereka akan mengadakan kencan seperti yang di suruh oleh direktur perusahaan mereka dia akan menggunakan waktu itu dengan baik


Dia akan mendapatkan wanita itu bagaimanapun juga, Jayden bahkan membayar beberapa akun berita untuk membuat gosip antara dirinya dan Eliana


Mereka akan segera menikah tentu itu akan menjadi berita besar di kalangan akrtis dirinya akan semakin terkenal dan memiliki banyak reputasi


>>>


“Sayang aunty datang”. Eliana menyapa Sean yang berada di pelukan Hera “Owh maafkan aunty belakangan ini aunty sangat sibuk sayangku”


Eliana mengambil Sean yang berada dalam pangkuan Hera, Hera menatap wanita itu sedikit mengurus sekarang


“El apa kau baik-baik saja, kau terlihat semakin kurus saja”


“Aku baik-baik saja Hera, aku hanya terlalu sibuk”


“Benarkah, bagaimana denga bibi?”


“Ibu baik-baik saja dia sedang masa pemulihan sekarang dia sudah bisa berkomunikasi”


Heraa jelas tahu jika Eliana itu sedang mencaari banyak uang untuk kebutuhan Ibunya, dia sendiri sudah menwarkan dana untuk itu, agar Eliana bisa lebih baik


Tapi wanita itu selalu saja menolak dia tidak ingin menyusahkan sahabatnya, walau Hera mempunyai uang yang banyak


“Eliana bisakah kita bicara sesuatu nanti, apa kau sibuk?”


“umh sepertinya tidak”. Eliana hanya akan berkencan dengan Jayden malam nanti jadi tidak masalah jika dirinya menghabiskan waktu bersama Hera dan Sean


“Baguslah kalau begitu, tunggu Sean tidur dulu”


“Baikla”.


Eliana menimang Sean sampai pria kecil itu tertidur dia sangat nyaman di pelukan wanita itu


Mereka berdua duduk di ruang tamu setelah mengantar Sean ke dalam baby box, Hera menyuruh nanny untuk mengurus putranya dia kan bicara serius dengan sahabatnya itu


“El…apa hubungan mu dengan Zeus?”


Eliana terkejud dengan perkataan Hera, wajahnya sedikit memucat karena itu


“Aku…aku dan Zeus tidak ada hubungan kami hanya berteman”. Apa-apaan ini tidak mungkin jika Hera mengetahui apa yang terjadi pada ku dan Zeus kan


“Benarkah, kau tidak bohong”


“Tentu saja untuk apa aku berbohong”. Eliana sebisa mungkin memenangkan didirnya dia tidak ingin Hera mencurigainya


Padahal sahabatnya itu sendiri bisa membaca gelagatnya dia juga sudah tahu banyak dari Rio, Hera hanya ingin memastikannya saja


Tapi dia tidak menyangka jika Eliana menyembunyikan hal sebesar ini darinya


“Eliana, Jangan buat aku kecewa untuk yang kesekian kalinya!”


“Hera aku…Maafkan aku”


Eliana sudah membohongi Hera dan wanita itu tahu sekarang, dia mengecewakan persahabatan dan kepercayaan mereka


“Hera aku tidak bermaksud, kejadian ini berlalu sangat cepat hiks”. Eliana menumpahkan segala kekesalan dalam hatinya di pelukan Hera dia tidak bisa menyembunyikan-nya lebih lama lagi


Hera menunggu sahabatnya agar dia lebih tenang dia tidak ingin buru-buru mengintrogasi Eliana


“El…kau tidak ingin bicara baik-baik dengan Zeus?”


“Tidak ….Pria itu sangat ba*ingan aku tidak ingin bertemu dengan orang seperti itu lagi”


“Tapi kau akan terus tertekan El”


Eliana terdiam benar yang di katakan Hera, kesibukannya bukan lah hal yang paling membuatnya strees saat ini, wanita itu bahkan pernah lebih sibuk dari pada itu


Wanita itu belum bisa berdamai dengan masa lalunya, hubungan nya dengan Zeus tidak lagi sama dia selalu menghindari pria itu tapi juga merindukannya


“Aku butuh waktu Hera…apa yang di lakukan Zeus pada ku itu sangat kejam dia sudah menginjak harga diri ku”


Hera mengerti dia juga tidak akan memaksa Eliana sekarang


“Baiklah, tapi kau harus berjanji pada ku, jika kau punya masalah kau harus menceritakannya pada ku, Ku mohon El jangan seperti ini lagi”


“Iya aku berjanji”


Eliana memeluk Hera dengan erat sore itu mereka menghabiskan waktu bersama bercerita tentang kehidupn mereka, seperti saat dulu mereka berteman


“Sayang ku, aku pulang “.Rio tanpa malu langsung menghamburkan dirinya memeluk Hera


“Rio ada Eliana di sini!”.


“Owh kau di sini”. Mata pria itu tertuju pada wanita yang berada di samping Hera


Rio belum melepaskan pelukannya dia malah memeluk Hera makin erat dia sangat posesif sekarang bahkan jika Hera menghabiskka waktu dengan orrang lain dan bukan dirinya pria itu akan merasa cemburu


“Rio!”. Hera sudah kesal


“Tidak apa Hera, aku akan pulang aku ada acara hari ini”. Eliana bergegas dia tahu arti tatapan Rio “Dasar Aneh kau pikir aku ini lesbi apa hingga aku ingin menempel pada Hera terus!”


“Ya aku tidak peduli, kau menghabiskan waktu dengan istri ku tanpa se izin ku”


“Huhh aku pulang saja, aku malas meladeni orang seperti mu”. Eliana mengangkat tasnya dengan kasar waktu dengan sahabatnya terganggu karena keposesif an Rio


“Eliana tinggal lah dulu mari makan bersama”. Hera mencoba menahan sahabatnya dia sudah melepaskan pelukan Rio membuat pria itu cemberut


“Tidak aku ada makan malam dengan Jayden, aku pergi dulu”


Hera menatap sahabatnya pergi dia tahu makan malam bersama Jayden itu adalah settingan daei agensinya sendiri untuk meraup keuntungan yang besar


Mereka mengorbankan perasaan seseorang, Hera tahu jika Eliana sedang tertekan saat ini


“Sayang apa kau belum menghubungi agensi Eliana, aku kan sudah menyuruh mu menghentikan drama itu”


Hera memeluk Rio yang sedang cemberut sekarang, dia memiliki keinginan maka dia akan bersikap manis pada suaminya


“Aku sudah menghubungi mereka sayang, mereka hanya akan bersandiwara sampai dua bulan kedepan mereka akan mengalami kerugiaan besar jika mereka berhenti tiba-tiba”


“Tapi…”


“Ssst kau juga harus membiarkan Eliana menyelesaikan urusannya sendiri, kita akan bantu Eliana dengan cara lain jangan bersedih”


“hmmm Ok, Berjanjilah”


“Oke aku Berjanji sayang”


Rio memberi kecupan di bibir Hera untuk menenangkan wanita itu, Hera tidak punya banyak kemauan tapi sekali saja dia punya permintaan


Maka Rio akan sangat pusing permintaan wanita itu tidak wanita pada umumnya yang meminta barang mewah


Hera akan lebih suka meminta Rio untuk menyelesaikan beberapa permasalahan rumit yang tidak dapat di selesaikannya sendiri


Hingga Rio akan mengirim beberapa detektif yang dia miliki hanya untuk membantu istrinya