CINTA SHERINA

CINTA SHERINA
Menemui seseorang


Jemari lentik Sherin menari dengan lincahnya di atas keyboard laptopnya. Kalau sudah asik dengan dunianya itu, Sherin seakan melupakan masalah yang membuat perasaannya tak tenang akhir-akhir ini.


Sherin memang benar-benar ingin melupakan beban pikirannya itu walau hanya sejenak. Lelah rasanya memikirkan sesuatu yang sudah bisa ia tebak endingnya.


Besok, adalah hari di mana dia akan fitting baju pengantin di tempat Vanya. Itu juga atas permintaan Zain sendiri, entah mengapa pria i...