
Sebenarnya Abi sedikit geli dengan profesinya saat ini. Dia benar-benar seperti seorang mata-mata karena terus mengikuti orang lain. Dan yang lebih menggelikan lagi, Abi melakukan itu hanya karena cinta.
Rasa lelahnya karena seharian bekerja di kantor sudah ia lupakan begitu saja setelah dia duduk di balik kemudi mobilnya, untuk terus mengintai sebuah butik yang beberapa hari ini menjadi tujuannya setelah pulang kerja.
Sudah s...