
“Aku pulang!” seru Rose ketika membuka pintu kontrakannya dengan lesu, langkahnya terhenti ketika melihat ibunya berdiri sambil berkacak pinggang dan menatapnya dengan tajam.
“Masih ingat pulang?!” sahut Sita pada putrinya yang berdiri di dekat pintu kontrakan.
“Ya, masih ingat dong, Bu,” jawab Rose berjalan mendekati ibunya lalu mengulurkan tangan kanannya, ingin cium tangan.
“Kenapa kelihatan marah begitu, Bu?” tanya Rose pada ibunya yang terlihat jengkel kepadanya.
Ibu Sita berjalan ...