
Pagi telah menyapa. Hendra sudah tidak sakit. Pagi itu ia bersiap berangkat bekerja, tapi sebelumnya ia memanasi motornya terlebih dahulu di depan kontrakan sambil menatap ke arah rumah Willia. Dari sini ia bisa melihat Willia sedang menjemur pakaian di depan rumah. Wanita cantik itu memakai hotpant seperti biasa dan kaos gombrong berwarna hitam, rambut wanita itu juga diikat dengan asal, seperti cuek dengan penampilan, namun justru terlihat sangat cantik alami, dan mempesona di mata Hendra.
Karena tidak tahan melihat dari kejauhan, Hendra pun bergegas menunggangi kuda besinya menuju rumah Wil...