
Vy merasa badannya remuk, mungkin karena habis melakukan kegiatan yang ekstrim kemarin. Matanya menatap langit-langit kamar, sembari menguatkan diri agar bisa bangun. Perlahan ia membangunkan dirinya dan bersandar pada head board tempat tidur. Badannya terasa kaku.
Vy berjalan pelan ke kamar mandi, sekalian untuk mandi, berharap keadaannya bisa lebih baik.
Setelah mandi dan merasa lebih baik, seperti biasa Vy akan membuat sarapan. Tapi hari ini ia hanya membakar roti dengan selai coklat dan kacang. Untuk membuat nasi goreng, rasanya ia tidak sanggup. Apalagi ia harus mengumpulkan tenaga lagi u...