Aku Bukan Bidadari Surgamu

Aku Bukan Bidadari Surgamu
Melahirkan


Selamat malam kaka readers dan kaka author semua.. masih setia ya sama Aku Bukan Bidadari Surgamu


Alhamdulillah Author usahain Up malam malam ya, dari pada galau tidak bisa tidur lebih baik nambah episode iya nggak bestie?


Author selalu mengingatkan ya..


Sebelum membaca budayakan kasih Vote, Like, Komen dan rating bintang 5 besti agar Author tidak sedih..he he he


Skuy saja ya ke episode selanjutnya


S E L A M A T M E M B A C A


Tak lama seorang dokter pun keluar dari UGD, dan mencari keluarga Liza.


"Ceklekk.." pintu pun dibuka oleh doktr tersebut.


"Keluarga bu Liza?" tanya sang dokter


" iya dok kami.." tiba tiba ucapan Dara dan Angga terpotong disaat ada seseorang yang menyela ucapan mereka.


"saya dokter..saya.." ucap orang tersebut dari belakang Dara dan Angga


"Hasan.." ucap Angga dan Dara serempak dan dokter pun langsung mengatakan tujuan memanggil keluarga pasien tersebut.


"Ya dokter, saya suami dari pasien atas nama Liza dokter.." jawab Hasan


"Baik pak, mari ikut saya pak" ucap sang dokter.


"iya dokter" ucap Hasan dan segera berlalu mengikuti langkah kaki sang dokter masuk ke ruangan nya.


Saat sudah sampai di ruangan dokter tersebut sang dokter pun duduk di kursi nya dan mempersilahkan Hasan untuk duduk.


"Mari pak, silahkan duduk" ucap sang dokter memberikan perintah Hasan agar duduk


"iya dokter, terima kasih" jawab Hasan lalu kemudian duduk di kursi depan meja sang dokter.


"Begini pak Hasan, Bu Liza tadi saat perjalanan ke rumah sakit dalam kondisi pingsan jadi tidak bisa melahirkan normal dan dengan terpaksa kami akan melakukan operasi sesar.." ujar sang dokter yang menangani Liza.


"Tapi masalahnya sekarang pasien atas nama Liza sedang membutuhkan donor darah golongan O, karena tadi pasien sempat mengalami banyak perdarahan dan mohon maaf di rumah sakit kami stok golongan darah O lagi kosong" ucap sang dokter lagi kepada Hasan


"Apa tidak ada atau tidak bisa dengan golongan darah yang lain dok?" tanya Hasan


"Setiap golongan darah berbeda ya pak


Orang bergolongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A dan menghasilkan antibodi antigen B.


Artinya, sel darah merah dengan antigen A akan menganggap antigen B sebagai (musuhnya)." jawab sang dokter


"Begitu juga dengan orang bergolongan darah B memiliki sel darah merah dengan antigen B dan menghasilkan antibodi antigen A.


Sedangkan orang bergolongan darah O memiliki sel darah merah tanpa antigen, tapi menghasilkan antibodi antigen A dan B.


Jadi, orang bergolongan darah O bisa mendonorkan darahnya ke semua, tapi hanya bisa menerima donor dari golongan darah O." penjelasan dokter kandungan tersebut.


"Bagaimana pak? sampai sini bapak faham?" tanya sang dokter kepada Hasan


"Saya akan mencarinya dok..dan saya mohon lakukan yang terbaik untuk istri saya dok" jawab Hasan dengan nada memohon


"Baiklah pak silahkan kalau begitu, lebih cepat akan lebih baik" ucap sang dokter itu lagi.


"Kalau begitu saya permisi dulu dokter.." pamit Hasan kepada dokter dan bergegas keluar.


"Bagaimana San?" tanya Angga yang masih setia menunggu di ruang UGD bersama Dara


"Liza harus tidak bisa melahirkan secara normal dan harus di operasi karena dia dalam kondisi pingsan" jawab Hasan sendu


"Kita percayakan kepada dokter saja San dan kita harus terus berdoa memohon kepada Allah agar dimudahkan segalanya, selamat ibu dan bayi nya" pesan Dara kepada Hasan, walaupun dia juga sedih tapi sebisa mungkin dia tetap akan memberi support pada Hasan.


"Masalah nya Liza membutuhkan transfusi darah Ra, dia butuh golongan darah O dan stok di rumah sakit ini kosong, aku harus mencari nya" ucap Hasan lagi


"Aku akan mendonorkan darah ku untuk Liza Nga, San.. semoga tidak ada kendala..Aamiin" ujar Dara


"Emang golongan darah kamu apa Ra?" tanya Hasan dan diangguki oleh Angga


"Golongan darah aku O" San, Nga.. bismillah semoga aku aman ya.


"Iya, bismillah.." jawab Angga


"Terima kasih ya Ra.." ucap Hasan dengan senang dan juga sendu.


Dara pun melangkahkan kakinya menuju ruangan pengambilan darah tersebut, sebelumnya Dara diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan bahwa darah yang dimiliki Dara aman dan Dara pun sehat, sehat dalam artian tidak lagi mengkonsumsi obat obatan, tidak sedang menstruasi, tidak sedang mengkonsumsi narkoba, tidak mengidap penyakit menular.


"Bismillah ya Allah.. tolong ridhoi hamba untuk menolong sahabat hamba.." doa Dara dalam hati


Setelah beberapa menit hasil pun keluar dan Dara di nyatakan sehat jadi bisa langsung dilakukan pengambilan darah untuk transfusi Liza.


Kembali ke Liza ya bestie..


Sekarang Liza dalam proses operasi sesar sedangkan Hasan dan Angga masih menunggu di depan ruang operasi,


Dara sedang beristirahat tapi tidak mau ditemani karena dia merasa tidak apa apa.


Operasi telah selesai.


Ceklek.


Dokter pun keluar dari kamar operasi.


Spontan saja Hasan dan Angga langsung menghampiri dokter tersebut.


"Bagiamana keadaan anak dan istri saya dok?" tanya Hasan tak sabar


Dokter pun menghela nafas nya.


"Hhh..istri anda masih belum sadar karena masih pengaruh obat bius." jawab dokter tersebut


"Lalu anak saya bagaimana dokter?" tanya Hasan lagi


"Maaf bayi anda_." ucap sang dokter terpotong oleh Hasan yang sudah panik dan gelisah.


"Kenapa ada apa dengan bayi saya dokter? jawab dokter" ucap Hasan semakin tidak sabar.


Angga pun perlahan mengusap bahu Hasan agar tidak terbawa emosi..


"Sabar San, dengerin dulu penjelasan dari dokter jangan main serobot saja" nasehat Angga jenaka agar Hasan tidak terlalu tegang.


"Baiklah, silahkan dokter" ucap Hasan mengalah


"Bayi anda selamat pak, cuma harus di rawat karena kekurangan oksigen dan leukosit atau infeksi nya tinggi" jawab sang dokter menjelaskan


"Maksud dokter bagaimana ya? saya tidak faham" tanya Hasan yang mana diangguki oleh Angga tanda Angga pun tidak faham


"Begini pak, bayi anda meminum ketuban yang keruh karena sudah tercampur dengan kotoran yang dikeluarkan oleh janin" jelas sang dokter


"Terus sekarang bayi saya bagaimana pak? lalu infeksinya bagaimana? bagaimana bisa terjadi" tanya Hasan lagi


Bagaimana ya bestie keadaan baby si Hasan.. author jadi ikut deg deg an


Simak terus ya kelanjutan episode nya jangan sampai ketinggalan apalagi tidak mengikuti.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya bestie kasih Vote, Rating bintang 5, like dan komen untuk novel author ya.


Salam dari Aida Agustin dari kota Lamongan,


Jangan lupa mampir juga di novel author I Love You Nurse ya..


...🌞Happy Reading🌞...