TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!



" *Cat abu-abu depan itu rumah gue* " ucap Xavira



Gevan menghentikan motornya didepan rumah yang ditunjuk Xavira.



" *Makasih Gev, emm- mau mampir*? " Tanya Xavira ragu



" *Hm. boleh* " jawab Gevan



Gevan mengira Xavira anak sederhana karena Xavira pendiam ternyata ia salah. Rumah Xavira cukup besar, luas dan megah. Gevan menjadi penasaran tentang Xavira



" *Yuk masuk, sekalian ganti pakaian dulu. Pakaian lo basah* " ajak Xavira



Gevan mengangguk dan mengekori Xavira.



" Assalamualaikum " ucap Xavira


" Waalaikumsalam kak- " jawab Rafael Anthonio Prabawa, adik Xavira yang sedang bermain game


" OHMAIGAT.. itu siapa kak? Pacar lo? " Heboh Rafael


" Berisik banget bocah " judes Xavira sambil melempar bantal sofa ke Rafael.


" Duduk Gev " suruh Xavira


Tiba-tiba


" MAMA SINI MA... KAK XAV BAWA PACAR! " teriak Rafael jail


Xavira melotot, langsung membekap mulut adiknya


" Hehh... Jangan ngadi-ngadi lo ya! " Panik Xavira.


Gevan tersenyum hangat melihatnya. Ia seperti sedang bahagia


" Kalian ada apa teriak-teriak? " Tanya Karina Vivian, ibu Xavira datang dari arah dapur.


" Ehh ini siapa? Kok ada orang ganteng selain Rafael dirumah ini? " Ucap mama Karina dengan nada senang


" Kenalin tan, saya Gevan " ucap Gevan sambil menyalami tangan mama Karina dengan senyuman


" Dia pacar kak Xavira mah " ucap Rafael sambil ketawa


" Engga mah, dia temen Xavira kok " jawab Xavira cepat


" Temen? Sejak kapan kamu punya temen? " Tanya mama Karina mengejek.


" Kak Xav kan ga pernah bawa temen kerumah ini. Masa tiba-tiba ngajak temen cowo? Pasti pacarnya lah mah. Yakin deh " kompor Rafael


" Bocil diem aja deh " sinis Xavira


" Udah udah.. Rafael anterin nak Gevan ke kamar kamu, sekalian pinjemin baju kamu. Kasian nanti masuk angin " ucap mama Karina


" Siap ma " jawab Rafael


" Iya sayang gausah sungkan " jawab mama Karina sambil berjalan kearah dapur untuk memasak.



Setelah ganti pakaian Rafael mengajak Gevan bermain PS, sementara Xavira membantu mamanya memasak



" *Masak apa ma? Biar Xav bantu* " tanya Xavira



" *Tumis kangkung, perkedel sama ayam geprek. Kamu masak yang perkedel ya* " ucap mama Karina



" *Siapp* " jawab Xavira



Berbeda dengan suasana diruang keluarga dengan teriakan Rafael.


Kak Gevan curang


Jangan nyalip dong kak


Tuh kan gue kalah


Kak Gevan jago banget sih


Rafael senang memiliki teman laki-laki. Bisa bermain bersama tanpa adanya ejek-ejekan seperti saat sedang bersama Xavira hahaa.


" Biasa aja Rafa, gini doang kecil " sombong Gevan


" Idihh " sinis Rafael


" Oh ya, kak Gevan temen pertama nya kak Xav yang diajak kerumah tau. Sebelumnya kak Xav ga pernah bawa temen kesini. Jangan-jangan kalian ada something nih " goda Rafael.


Gevan merasa bangga menjadi orang pertama yang Xavira ajak kerumah. kenapa ia jadi bahagia seperti ini?


Kedua nya tertawa bersama, Gevan bingung mau jawab apa.


" Gausah ngomongin gue lo cil " nada tak ramah dari Xavira.


" Asik banget nih 2 ganteng... Makan dulu yuk " ucap mama Karina


" Assalamualaikum " ucap seseorang dari arah pintu. Yaitu Dani Prabawa, ayah Xavira dan Rafael.


" Waalaikumsalam " jawab mereka


" Loh loh siapa ini? " Tanya ayah Xavira menunjuk Gevan


" Saya Gevan. Temennya Xavira om " jawab Gevan menyalimi tangan papa Dani.


" Oh temen? Ga lebih nih? " Canda papa Dani sambil terkekeh


" Tumben bawa temen Xav? " Lanjut nya.


" Tadi Gevan nganterin Xav pulang pah " ucap Xavira


" Yaudah makan yuk, keburu dingin masakannya " ucap mama Karina


semua orang pun berjalan menuju ruang makan.


🍀🍀🍀🍀