TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!



Hari Senin adalah hari yang dihindari kebanyakan murid. Banyak yang izin ke UKS mengaku sakit agar terhindar dari upacara



" *Skincare gue udah kayak nonton konser BTS. MELELEH ANYING* " ucap Alesya



" *Ihh kulit gue belang anjir* " tambah Raisa



" *Cewek emang gitu ya? Lebay* " ucap Satria



" *Kek gatau cewek aja lu* " ucap Davian



" *Gausah belagu Lo pada jadi cowok kalo kaga bisa beliin skincare ke cewek*! " ucap windy ngegas



" *Dihh... Sapa Lo? Sodara bukan, cewek gue bukan ngapain gue mesti beliin skincare*?" Ucap Elang



" *Wahh bangsat ni cowok, gelud lah hayu mumpung di lapangan ni* " ucap Alesya sambil menggulung lengan seragam nya seperti preman



Lapangan yang di tempati Xavira terletak di bagian barat sementara anak IPS di bagian timur



" *Kalo yang maju alesya jelas mundur gue* " ucap Elang mendengus



" *Udah deh... Ngeluh mulu Lo pada. Nenek moyang kita udah berjuang, perang sampe merdeka. Seharusnya bersyukur kita kaga ikut perang dan cuma dijemur 1 jam di lapangan. Malu lah sama mereka yang berjuang daapp* " ucap Regan



Hayo ngaku siapa yang setiap upacara ngeluh mulu???


yang jelas author nya juga :')



" *Anjir wahyu nya dateng lagi... Btw yang nganter wahyu masih Jibril*? " Ucap Davian



" *Gini nih kalo pelajaran agama malah bolos ckk..ckk*" ucap Regan



" *Gausah sok lo. Lo juga selalu bolos pelajaran agama ya nyet*! " Ucap Davian. Regan nyengir



" *Lo pikir selain malaikat Jibril siapa yang nganter wahyu haa? Malaikat Atid*?" Ucap Xavira



" *Yang ada nambah catetan dosa bhangke* " ucap Satria ngakak



" *Gevan kaga berangkat*? " Tanya alesya



" *Kaga. Lagi demam dia* " jawab Elang



" *Bahh... Bisa sakit juga tuh anak*? " Canda Alesya



" *Ya bisa lah, Dia kan manusia. Emang elo? Sayton* " ucap Davian



" *Asyu Lo semua. Abis Lo ditangan gue. Gedeg gue punya temen modelan Lo berempat. Seenggaknya kek si Regan kek. Kaga ada manis-manisnya akhlak Lo pada* " gerutu alesya sambil menatap tajam para cowo



" *Shodakallahul'adzim* " ucap Xavira



Membuat semua nya tertawa



" *ITU YANG DIBELAKANG KETAWA-KETAWA MAJU*! " Ucap pembina upacara



**Mampus**. Batin semua yang tertawa. Mereka hanya saling melirik



" *BAIKLAH. SEKIAN DARI SAYA WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB* " ucap pembina upacara



" Lo sih bikin perkara " ucap Alesya pada Xavira


" Lo duluan kali yang ngeluh " ucap Xavira


" Dih.. Regan noh ceramahnya panjang " ucap Alesya tak mau kalah


" Salahin Jibril ngasih Wahyu dadakan, kaga bilang-bilang " ucap Regan


" Wahyu Aldebaran anak silat IPA 2 maksud lo?" Ucap Satria


" Maksudnya hidayah bhangke. Bukan Wahyu orang " ucap Davian


Tingg!


Xavira segera melihat hp nya


...Gevan...


| By


| Gue sakit nih :(


^^^Oh |^^^


| Oh doang? :(


| Padahal gue sakit karena mikirin Lo :(


^^^Lo nyalahin gue? |^^^


^^^Sakit kok main hp |^^^


| Bukan gitu. Lo gaada inisiatif jenguk gue?


| Gue cuma demam by. Kaga mati :(


^^^Masih jam pelajaran anjer |^^^


| Ya pulang sekolah lah! :(


^^^Dih maksa |^^^


^^^Ya ntar kalo inget |^^^


| :(


________________________________________________



Brukkk...



Buku- buku yang dibawa Nesya jatuh di koridor



" *Maaf, Ga sengaja. Sini gue bantu* " Ucap Elang sambil memungut buku-buku yang berjatuhan



" *Lo sih kaga punya mata kaki* " gerutu Nesya



" *Imut* " ucap elang sambil tersenyum ke arah Nesya



Nesya melirik Elang



" *Dibawa kemana buku nya*? " Tanya Elang



" *Ke perpustakaan kelas IPS* " ucap Nesya



Sesampainya di perpustakaan



" *Taruh sini. Makasih* " ucap Nesya



" *Sama-sama. Mau ke kantin*? " Tanya Elang




" *Gue temenin* " ucap Elang



Nesya ingin mengambil novel di rak yang atas. Tetapi tingginya tidak sampai. Ia sudah berjinjit-jinjit, Dan....



Dukk..


Elang berada dibelakang tubuh Nesya dan mengambilkan buku yang Nesya inginkan



" *Nih. Makanya tumbuh ke atas bukan ke samping* " ucap Gevan Lang sambil mengacak pelan rambut Nesya



**Demi apa gue baper aakkh**. Batin Nesya menjerit



" *Gausah body semriwing deh* " ucap Nesya menahan salting



" *Body shaming kali* " ucap elang sambil mengambil buku untuk ia baca



Nesya membaca novel dengan raut kesal



" *Ga jelas bat si protagonis tai*! " Gerutu Nesya



Tiba-tiba tangan elang terulur mengelus pipi Nesya



" *Cup..cup.. cup jangan baper, cuma novel* " ucap Elang



" *Ya tapi alur nya ngajak geseh anying! Ogah baca novel itu lagi gue*! " ucap Nesya



" *Udah ya.. ntar gue boikot yang bikin novel nya* " ucap santai Elang



**Ihhh salto di perpus boleh ga si?? Help mak**! **anak mu ga kuadd**! Batin Nesya sambil menatap wajah Elang



Xavira menekan bel rumah Gevan. Ia bertanya alamat rumah Gevan kepada Satria


Ia juga sudah membeli buah-buahan untuk Gevan


" Siapa ya? Cari siapa dek? " Tanya wanita paruh baya yang menyandang peran sebagai mama nya Gevan aka 'Mira'


" Assalamualaikum Tante. Saya Xavira temennya Gevan. Mau jenguk gevan " ucap mama Mira


" Ohh temennya Gevan, yuk masuk " ramah mama Mira


Ceklekk...


" Van, ini ada temen kamu jenguk " ucap mama Mira


Gevan membuka mata


" Gevan daritadi belom makan. Tadi pagi sih udah, tapi yang siang belom " ucap mama Mira


" Daritadi dia nyebut nama 'Auby' terus. Oh iya... Kamu kenal yang namanya Auby gak nak? " Tanya mama Mira


" Emm saya Auby tante " ucap canggung Xavira


Ia takut dituduh orang ke3 dalam hubungan Gevan dan Nesya


" Hahh? " Bingung aman Mira


" Nama dia Xavira Auby Prabawa mah. Dia yang Gevan maksud " ucap Gevan


" Oohh... jadi kamu yang membuat anak saya sampe bucin? Kamu harus tanggung jawab! PACARIN ANAK SAYA! " ucap mama Mira


" Dia selalu nyebut nama kamu nak. Hiss Anak ini alay sekali " ucap mama Mira sambil terkekeh


" Apaan si ma. Mama keluar deh " usir Gevan


" Durhaka ya kamu! Yang ngerawat kamu sakit mama kalo kamu inget " ucap mama Mira


" Nak Xavira, tolong Gevan nya suruh makan. Kalo gamau tebas aja pala nya " ucap mama Mira


" Iya tante " ucap Xavira


Mana Mira keluar dari kamar Gevan


" By. Suapin " ucap Gevan memelas


" Punya tangan kan? Makan sendiri " ucap Xavira


Xavira tidak ingin merusak hubungan Gevan dan Nesya


" Tadi kan mama bilang nitip gue ke elo... gue lagi sakit juga " gerutu Gevan


Xavira mengambil bubur di nakas


" Buka mulut " ucap xavira


Xavira menyuapi Gevan hingga makan nya habis


" Nih obat nya. Kalo pahit liat muka gue aja" ucap Xavira sambil terkekeh


" Iya, Muka lo manisnya tiada tara. Gula aja kalah " ucap Gevan sambil melihat dalam wajah Xavira



" *Ekhemm... ini mama bikin bolu. Coba Xavira cobain*" ucap mama Mira sambil menyodorkan piring berisi bolu



" *Nyicip ya tan*" ucap Xavira sambil menggigit dan mengunyah bolu itu



" *Wahh enak tan, Tante jago masak ya*" ucap Xavira memuji



" *Ya begitulah. Tante seneng kamu suka bolu nya. Ambil lagi Xav*" ucap mama Mira senang



" *Iya tante. Xavira kalo makan gabisa berhenti loh* " ucap Xavira sambil memakan lagi



" *Habisin aja Xav, Gevan gausah disisain* " ucap mama Mira



" *Paan sih. Gevan ga minat* " cemberut Gevan



" Xavira pamit Tante. Makasih kue nya " ucap Xavira di depan pintu


" Iya sama-sama. Kapan-kapan mampir sini lagi " ucap mama Mira


" Siap tan" ucap Xavira dan pergi meninggalkan pekarangan Gevan




" *KOK KAMU GA BILANG PUNYA GEBETAN CANTIK HA*?!! " teriak mama Mira pada Gevan dan melempar bantal ke badan Gevan



" *Kan mama ga nanya* " ucap Gevan



" *CEPET TEMBAK XAVIRA! MAMA COCOK SAMA DIA TITIK*! " ucap mama Mira



Gevan tersenyum



" *Tapi Gevan kan di jodohin sama Nesya ma* " ucap Gevan lesuh



" *Ehh iya ya? Alah pokok nya nanti mama akan bilang ke papah kamu* *dan kita bicarakan dengan keluarga Nesya*" Ucap mama Mira



" *Aaaa... I love you ma! Sayang mama banya-banya* " ucap Gevan



" *Kamu cepet sembuh deh dan langsung tembak Xavira. Kalau Xavira nolak kamu. Nanti mama buatin bolu lagi* " ucap mama Mira



" *Ckk mainnya sogok* " gumam Gevan



🍀🍀🍀🍀🍀