Transmigrasi Elena

Transmigrasi Elena
7.MERTUA


pagi hari menyorot lewat jendela mengusik tidur nyenyak elena yang sedang bergelung dalam selimut,mau tak mau dia harus bangun dari tidur nyenyak nya.


Elena bangun dari tidurnya duduk sebentar mengumpulkan nyawa yang masih belum terkumpul sepenuhnya,dia turun dari kasur menuju kamar mandi untuk membersihkan diri,sedangkan di kamar lain kendrick sedang bingung biasanya elena selalu menyiapkan pakaian kantornya setiap pagi tapi sekarang wanita itu tidak kelihatan batang hidung nya juga.


Tapi bukankah kendrick harusnya senang dengan elena yang sudah tidak mengganggunya lagi,hidupnya akan tenang,dan tidak akan ada pengganggu lagi.


Kendrick turun kebawah melewati kamar elena yang masih tertutup rapat,sejenak kendrick melirik tapi hanya sekilas dan melanjutkan jalannya lagi menuju ruang makan.


"kopinya tuan"


"hmm"


kalau begitu bibi permisi ke belakang dulu tuan.


"bibi"


Refleks bibi kembali lagi menghadap ke kendrick.


"iya tuan"


"dia belum turun?"


"hahh"sejenak bibi masih belum ngeh,tapi setelah beberapa saat dia sadar siapa yang ditanyakan oleh tuannya itu.


"oh nyonya,nyonya teh belum keluar dari tadi pagi tuan"


"hm yasudah"


Kendrick bangkit dari kursi dia pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun,masuk ke mobil untuk berangkat ke kantor.


Sedangkan didalam kamar elena baru menyelesaikan ritual mandinya,dia masuk ke walk in closed memilih baju yang sekiranya cocok dipakai untuk hari ini,pilihannya jatuh pada dress simple warna pink, sangat elegan.


Saat merias diri telepon elena berdering tertera nama mommy starla disana,dia bingung dia belum kenal siapa orang ini tapi jika tidak diangkat nanti mereka curiga.


"halo"elena memutuskan mengangkat telepon nya


"halo sayang,gimana kabar kamu,baik-baik aja kan"


"Emm iya aku baik-baik aja kok mom"


"eh enggak kok mom,elena baik-baik aja kok"


"bener?lagi gak bohong sama mommy kan?"


"enggak kok mom elena emang baik-baik aja"


"ya sudah kalau kayak gitu,maaf ya sayang kemaren mommy belum sempat jenguk kamu,mommy ikut Daddy Rian ke luar negeri buat nemenin daddy kerja"


"gak papa kok mom,mommy nelfon aja aku udah seneng"


"ohhh baik nya mantu mommy ini,jadi pengen cepet-cepet ketemu kan"


Sekarang elena tau,penelpon ini orang tuanya kendrick berarti mertuanya elena.


"elena,sayang,kamu masih disana kan?"


"eh iya ma elena masih disini kok"


"ya udah 2 hari lagi mommy pulang sama daddy,kamu ingin sesuatu?"


"enggak mom,cukup daddy sama mommy selamat sampai sini,elena udah bahagia"


"aduh elena makin gak salah cari mantu mommy, yasudah kalau gitu mommy tutup dulu ya, kalau kendrick nyakitin kamu,bilang sama mommy,ok"


"iya mom nanti elena bilang"


"bagus,see you sayang"


"by mom"


Elena meletakkan kembali handphone nya ke atas meja rias, dari yang terdengar tadi bukankah berarti mertua elena sangat menyayangi elena?bukankah ini sebuah keberuntungan?elena bisa mendapatkan pendukung yang sangat kuat dalam permainannya sendiri,elena harus manfaatkan ini untuk rencananya.


"hahh satu pendukung sudah dapat,hanya tinggal memainkan peran dengan sebaik mungkin"


Elena kembali ke meja rias memeriksa kembali riasannya untuk turun kebawah,karena dia sudah sangat lapar.