The Key World

The Key World
35 ~ PENCULIKAN


...Suasana tampak berbeda dari biasanya, rasa ketakutan dan kekhawatiran memenuhi suasana kelas. Kabar baru-baru ini mulai beredar kasus penculikan anak remaja dan bahkan anak kecil di bawa umur, ini mulai membuat topik pembicaraan pagi ini sangat panas dan mencekam....


...Seperti biasa Shion masuk dengan tenang tampa ekspresi, ia sudah memahami kondisi apa yang terjadi pada kelasnya. Dia sudah menggali lebih dalam informasi terlebih dahulu dari orang-orang sekitarnya,tapi ia belum menemukan sesuatu hal yang bagus untuk bukti....


..." Ribut seperti biasa, tapi ribut dengan topik berbeda ya " ucap Armord yang baru datang bersama Nori, Shion hanya melihat sekilas saja ia mau mengambil posisi tidur ia yakin para guru sedang rapat membahas permasalahan ini....


...Puk......


..." Pagi Shion, apa kabar? apa kau sehat? " sapa Nori, Shion bangkit dengan muka masam ia sedikit kesal tidurnya hendak di ganggu oleh Nori....


..." Eh...maaf aku nggak berniat mengganggu, maaf ya Shion " ucap Nori ketakutan melihat ekspresi muka Shion begitu menyeramkan " padahal aku nggak sengaja, serem bener bah " ucapnya gemetaran....


..." Sepertinya Shion nggak peduli sama topik panas belakangan ini, yah biasa lah anak yang bodoh amat dengan keadaan " ucap Shaki....


..." Yah begitulah, tapi kita juga harus memberi taunya agar lebih berhati-hati bukan?" ucap Armord....


...Begitulah suatu kelas yang sangat ramai dengan berita panas hari ini, sampai tiba-tiba ada seseorang muncul secara mendadak dari jendela kelas luar. Suasana seketika menjadi tegang, bocah yang tak di kenal tiba-tiba masuk kedalam....


..." Kamu kenapa? " tanya Armord khawatir dan langsung mendekati anak tersebut, melihat kondisinya ia seperti habis di gebukin tak jelas....


..." Tolong aku kumohon " ucapnya sambil berkaca-kaca, tubuh siswa ini penuh dengan luka memar di mukanya dan bajunya sangat berantakan ini membuat seisi kelas tak ingin mendekatinya....


..." Coba kau ceritakan apa yang terjadi? " tanya Shaki berusaha menenangkan, anak ini bernama Lenov dia anak yang bersebelahan dengan mereka....


...Shion yang mendengar keributan ini mulai memperhatikan, " Ternyata benar ya penculikan ini terjadi secara terang-terangan rupanya, ini nggak berhubungan dengan Rex tapi kalo berita ini memang benar .. pasti anak yang di culik tak akan selamat lagi " pikir Shion, Lenov yang berusaha menenangkan diripun mulai bercerita perlahan....


..." Aku sedang ganti baju olahraga dengan temanku, tiba-tiba ada sosok aneh datang memakai seragam guru. Kukira dia Pak Fitoo, entah kenapa dia menyemprotkan sesuatu yang aneh, karena semprot itu aku nggak bisa menjerit bahwa berkata-katapun tak bisa "...


..." Aku pun teringat dengan berita panas hari ini, aku dan temanku berusaha untuk melarikan diri..dia berusaha menangkap kami ...tapi temanku dia tertangkap" jelas Lenov sambil menangis....


..." Bagaimana kau bisa manjat ke kelas sebelah? ini kan lantai 3? " tanya Nori yang sedikit terkejut melihat Lenov datang dari jendela, " Aku anak taekwondo, aku terluka karena berusaha melawan dia tapi dia membawa senjata " jelas Lenov....


...Nori yang mendengar itu langsung berlari mengejar penculik tersebut, " Nori jangan berbahaya" seru Armord yang merasa keadaan sangat tidak aman....


..." Ya ampun.... apa kalian akan diam seperti ini lebih baik kalian pergi mencari guru dan melaporkannya pada pihak sekolah serta polisi, apa kalian akan diam saja ? " tanya Shion beranjak dari bangku dan berjalan keluar kelas....


..." Shion benar kita harus melaporkannya, Shion biar aku yang melapor aku ingin kau mengejar bocah sialan itu " ucap Shaki....


...Shionpun menganggukkan kepalanya dan langsung pergi ke arah Nori berlari, Shakipun langsung bergegas menuju ruang guru....


..." Aku yakin dia bisa, karena dia yang menyelamatkan aku dan Caramel waktu itu " gumam Shaki sambil berlari....


...Tap...Tap......


..." Kemana anak itu pergi ?" ucap Shion berlari sambil memperhatikan sekeliling, kelas tampak sunyi seluruh anak kelas 3 sedang libur. Itulah mengapa suasana kelas tampak sunyi, dan banyak kelas yang sunyi....


...Dari lantai 2 Shion Ia melihat Nori yang berlari menuju gerbang belakang sekolah, Shion yakin penculik itu berada di belakang sekolah karena hanya tempat itulah yang jarang di datangi siswa-siswi sekolah ini....


..." Kencang juga ya larinya, tak heran Shaki menyuruh ku mengejarnya apa dia juara lari? " pikir Shion yang langsung turun lewat jendela, sebenarnya Shion tak ingin ikut campur tapi ia penasaran apakah penculik ini berhubungan dengan Rex atau tidak....


...Wuuss...Tek.....


...Tap....Tap...Tap.....


...Dari kejauhan Shion mendengar suara gaduh, Ia pun sampai di sana dan melihat Nori yang sedang diikat dan disekap oleh dua sosok misterius.Terlihat ada sebuah mobil hitam yang terparkir di belakang gerbang sekolah, suasana tampak sunyi....


..." Wah ada yang datang lagi nih, siapa dia apa dia kawanmu juga?" tanya sosok tersebut pada Nori sambil melirik ke arah Shion, " Ternyata bukan, anak buah Rex " pikir Shion yang memperhatikan pakaian penculik tersebut....


...Nori yang sudah terikat tak bisa berbuat banyak, sekarang Shion sedang di keroyok oleh dua sosok yang tak ia kenal dan bersiap menangkapnya....


..." Hey bro bocah ini tangguh kita harus melumpuhkannya dengan senjata " ucap salah satunya, " Benarkah? bagaimana kau tau ?" tanya temannya....


..." Insting ku tak pernah salah, dia tangguh dan sebanding dengan kita " ucapnya sambil mengeluarkan senjata dari saku celananya....


...Dua sosok tersebut langsung menyerang Shion secara bersamaan, Shion langsung menghindarinya dengan lincah Ia pun kembali di serang dengan gerakan bersamaan. Shion menyadari kalo mereka berdua ini sering bersatu, ini menandakan sesuatu....


..." Apa kalian kembar? serangan seperti itu tidak akan mengenai ku loh " ucap Shion yang berusa memancing emosi dua sosok tersebut....


..." Cih ! diam kau " teriak salah satunya, mereka berdua menyerang dengan gerakan berbeda-beda. Sampai akhirnya kedua sosok tersebut berhasil melukai lengan dan paha Shion, " Wah ini orang dia ajak serius boleh juga " pikir Shion, " aku anggap ini sebagai pelatih saja " pikirannya....


...Buk...Pak...Tak..Tak.....


...Kedua orang tersebut terpukul mundur, Shion yang melihat dua orang tersebut melemah langsung beranjak ke tempat Nori di ikat dan hendak melepaskan ikatan pada Nori tersebut....


...Wuss...Pak......


...Tiba-tiba Shion diserang dengan tendangan yang sangat kuat sampai membuat Shion terpelanting, " Aku terburu-buru ini salah " gumam Shion. Kedua sosok tersebut saling memandang dan langsung mengangguk kepala dengan serentak, mereka mulai melakukan serangan kembali....


...Wusss......


...Salah satunya langsung melemparkan pasir dari tanah, Shion pun langsung menutup muka nya dengan lengan matanya perih kemasukan pasir....


...Sut...Tek......


...Shion kaget bukan main Ia tertusuk di bagian perut kiri, ia tertusuk dengan dalam. " Mereka mengalihkan perhatianku dan langsung menusukku? " pikir Shion....


...Nori yang melihat itupun kaget bukan main, ini baru pertama kalinya Ia melihat temannya tertusuk demi menyelamatkannya....


...Shion yang tak ingin memperpanjang waktu mulai serius, ia mengeluarkan pisau kater dari jas sekolahnya. Dengan cepat langsung menyerang kedua orang tersebut dengan cepat, kedua sosok tersebut terkejut melihat serangan Shion....


...Srek...Tek .....


...Shion berhasil melukai tangan kiri musuh, dari kejauhan terdengar suara sirine polisi mendekat ini membuat kedua sosok ini panik dan langsung bergegas pergi. Dengan cepat Shion langsung mengejar mobil tersebut, ia langsung membuka pintu mobil dan menarik seseorang keluar dari mobil....


...Brum...Wuss......


..." Gilak itu bocah, apa dia terlatih? " ucapnya seorang wanita membuka maskernya, " Entahlah, dia sangat tau kita kembar dan bahkan seimbang melawan kita berdua. Sial sekali dia mengambil anak itu " Keluh seorang Pria membuat masker....


..." Tak apa kak, kita masih ada tiga anak yang kita culik ini, tugas ini sudah tuntas " ucap Wanita tersebut....


...Hah...Hah......


...Shion berusaha mengambil pernapasannya, ia merasa sangat sesak luka yang ia dapat beberapa waktu lalu belum kunjung sembuh....


...Hah...Hah......


...Tap..Tap.....


...Shion mulai bangkit dan berjalan perlahan masuk ke gerbang belakang sekolah sambil menggotong tubuh seseorang yang mengenakan pakaian olahraga sekolahnya, Nori yang mulai khawatir tak bisa apa-apa Ia masih berusaha melepaskan ikatan pada tangan, kaki dan mulutnya....


..." Apa yang kau lakukan Nori? jangan banyak gerak nanti kau terluka loh " seru Shion datang mendekati Nori, " Dia terluka parah ?? itu pasti anak yang di culik .. " ucap Nori dalam yang sangat terkejut melihat Shion terluka....


...Shion pun membuka ikatan Nori, anak yang diselamatkan oleh Shion pun masih terbaring dan tak sadarkan diri dengan beberapa luka memar di tubuhnya....


...Tak lama muncul beberapa orang dari kepolisian datang, Shaki dan Armord berlari mendekati Shion dan Nori yang terluka. " Dasar bodoh sudah ku bilang jangan jadi bocah yang terburu-buru " omel Shaki khawatir, Nori menundukkan kepalanya beberapa kali " Maafkan aku...aku benar-benar sangat ceroboh " ucapnya menyesal....


..." Yah.. syukurlah kau baik-baik saja " seru Armord yang lega melihat kedua sahabatnya selamat, Shion masih duduk menahan sakit darah segar mulai membasahi baju seragamnya....


..." Tolong bawa Shion ke rumah sakit terlebih dulu, dia terluka saat menolongku " seru Nori mengingat Shion yang tertusuk oleh senjata tajam, " Jangan khawatir aku baik-baik saja " ucap Shion....


..." Nak apa kau yang menyelamatkan kedua orang ini? " tanya seorang petugas polisi mendekati Shion, ia mengangguk pelan " Saya hanya ingin menolong si ceroboh ini " ucap Shion sambil melirik Nori....


..." Aku minta maaf ini memang salah ku.." ucap Nori menyesal....


..." Oh begitu rupanya ikuti kami, pertama obati luka mu terlebih dahulu kami ingin meminta beberapa saksi darimu mengenai penculik tersebut " ucap petugas polisi tersebut, Shion hanya mengangguk setuju....


...Shion pun langsung mendapatkan pertolongan pertama dari ambulans yang datang, suasana tampak menegangkan banyak sekali siswa yang berusaha melihat kejadian hari ini....


..." Apa kau pernah terluka nak? ini seperti luka beberapa minggu yang tak kunjung sembuh, apa kau sering berkelahi?" tanya perawat yang sedang mengobati Shion....


..." Ini hanya luka kecelakaan saja " jawab Shion dingin, " hadeh..mana mungkin aku bilang kalo ini luka serang menyerang senjata tajam, bisa-bisanya aku kena interogasi sama polisi malah repot pula masalahnya " pikirannya....


..." Tapi ini bukan luka kecelakaan, apa kau pernah diserang seseorang? jawablah dengan jujur, jika kau butuh bantuan aku akan menolong mu "...


..." Soalnya luka mu ini hanya, seperti diserang senjata tajam apa ini ulah pembunuh bayaran? " ucap perawat Wanita tersebut dengan khawatir, "Hah... kau memang bisa menebaknya " ucap Shion sambil memastikan tidak ada orang selain mereka berdua....


..." Dulu aku punya kenalan yang lebih muda dariku dia juga lebih tua dari mu, dia memang seorang brandal tapi dia selalu berbuat baik. Sampai ia sering dapat luka seperti ini, aku terus menyembuhkannya dan bertanya apa yang terjadi,tapi dia tak menjawab.. sampai akhirnya dia meninggal dunia " jelas Wanita tersebut....


..." Anda adalah perawat yang paling berjasa di kota ini bukan? Nona Frina? " ucap Shion yang sudah tau identitas orang yang mengobatinya....


...Wanita tersebut kaget bukan main, mana mungkin bocah SMA seperti ini mengenali namanya dengan baik padahal ia selalu dipanggil Nona F, mengapa seorang bocah SMA yang tak ia kenal bisa mengetahui namanya....


..." Bagaimana anda tau nama saya? " tanya Frina dengan ragu, " Yah.. kalo itu aku nggak bisa jawab, tapi bisa kau rahasiakan luka yang kau lihat di tubuhku aku tak ingin berurusan dengan kepolisian " jelas Shion, menurut Shion berurusan dengan polisi itu bukanlah hal yang mudah di selesaikan apa lagi keluarganya memiliki catatan kriminal....


..." Baiklah, tapi siapa yang menyerang mu? " tanya Frina, sebelum Shion menjawab seorang Pria berseragam polisi datang menghampirinya....


...Percakapan Shion dan Frina pun terhenti disitu, Shion pun pergi meninggalkan Wanita tersebut. Nori yang melihat Wanita tersebut begitu khawatir pun mendekatinya, " Anu.. apa anda kenal dengannya? soalnya aku lihat kalian mengobrol lama dengannya, apa anda keluarganya?" tanya Nori penasaran....


..." Bukan, saya ...adalah tetangga yang tinggal dekat rumahnya " ucap Frina dengan gugup, " Oh begitu, saya agak khawatir dengannya dia terluka karena melindungi saya " ucap Nori yang merasa tak enak....


..." Apa kamu adalah teman sekelasnya? bisahkah saya meminta nomornya? " tanya Frina, Wanita ini ingin mengetahui sesuatu ia yakin kematian bocah brandal yang sering bersamanya itu dilukai oleh orang yang sama, yaitu orang yang melukai Shion....


..." Baiklah? " jawab Nori yang agak ragu, tapi ia memutuskan memberikan nomor Shion setelah melihat muka yang sangat khawatir pada Wanita ini....


...Shion sedang di tanyai beberapa hal yang terjadi saat penculik itu, Ia di tanyai apakah melihat wajah atau ingatkan ia dengan plat mobil penculik tersebut....


..." Sayangnya saya tak melihat wajah dan plat mobilnya, soalnya saya membuat pintu mobil untuk menyelamatkan anak yang di culik dan saya terbanting setelah menarik anak tersebut keluar " jelas Shion....


..." Hm.... berarti tak ada petunjuk untuk mencari penculiknya ya, ini sangat menyusahkan " ucap petugas Wanita yang mengintrogasi Shion, " Yah.. bagaimanapun anak ini sudah berusaha keras demi temannya, baiklah nak kau boleh pergi terima kasih atas kerja samanya " ucap petugas Pria yang memegangi kepalanya ia sangat kepusingan dengan banyaknya laporan penculikan, yah mereka para petugas sedang mencari penculik yang beraksi dengan bebasnya di tempat terbuka....


..." Yah.. sebelum itu saya ingin menyampaikan saja saat saya menarik teman saya, tak sangka ada 3 orang anak di dalam mobil tersebut " ucap Shion yang hendak pergi, mendengar ucapan Shion polisi Wanita ini langsung menarik bahu Shion....


..." Tunggu apa katamu? ada 3 orang di dalam mobil itu? " ucapnya kaget, " Ia walau sekilas terlihat, tapi saya melihat dengan jelas ada 3 orang di dalam mobil tersebut, 2 anak berseragam SMP dan 1 orang berseragam SMA " ucap Shion....


..." Anak ini bisa-bisanya melihat sekilas tapi bisa melihat sesempurna itu " ucap Pria tersebut dalam hati, " Terima kasih informasinya, kau boleh pergi sekarang " ucap Wanita tersebut....


...Shion berjalan perlahan menuju Armord dan yang lainnya, mereka sedang menunggu Shion selesai dari pemeriksaan " Aku nggak sangka ada 3 orang di dalam mobil itu, kalo aku tau pasti Uda ku tarik 1 atau 2 orang yang terculik itu, sial sekali nasib mereka " pikir Shion....


..." Kau baik-baik saja kan? " tanya Armord khawatir....


..." Aku baik-baik saja kok " ucap Shion yang berusaha meyakinkan diri bahwa ia baik-baik saja, Nori pun masih berusaha meminta maaf atas kecerobohannya yang sangat membahayakan Shion, walau Shion sudah memaafkannya Nori masih terus menerus meminta maaf....


...🔑...


...Sepulang sekolah kemudian, terlihat suasana pulak tak ramai seperti biasa. Isu-isu ini mulai menyebar ke beberapa sekolah dan membuat beberapa murid ketakutan, sebelumnya ada kabar penemuan mayat orang yang di culik sayangnya mayat di temukan dalam keadaan yang mengenaskan....


...Banyak sekali bagian tubuh ataupun organ yang hilang dari mayat yang di temukan para polisi, ketika tim penyelidik menyelidiki korban mereka malah menemukan tubuh dengan organ yang sudah tak ada lagi....


..." Memang suram benar hari ini ya ..apa karena berita panas baru-baru ini ya ? " pikir Shion....


...Kring...Kring......


..." Hmm? ada yang menelpon? " pikir Shion mengambil handphonenya dalam saku celana,"Lia ? ada perlu apa dia meneleponku? Caramel cerita dia sama sekali nggak mau menelpon meskipun ingin, apa ada sesuatu? " pikirannya....


...Set......


..." Halo...Shion..Hisk, Shion.." suara Lia terdengar gemetaran dari telepon, " Lia? ada apa ? apa terjadi sesuatu?? " tanya Shion yang merasakan ada yang tak beres....


..." Aku di kejar oleh orang-orang aneh, tadi...aku pula..ng bareng sa...ma teman kelasku, mereka tiba-tiba di tang...kap oleh seke..lompok orang yang tak dikenal "...


..." Shion...aku takut, aku sa...ngat takut.." ucap Lia pelan sambil gemetaran, Shion langsung berlari "Dimana kau sekarang? aku akan menjemputmu!?" seru Shion....


..." Aku di...."...


..." Bruk...Prak...Trak..."...


...Tet............


..." Lia? Lia? " panggilan Shion dari telepon, " Lia ? kau dimana? jawab aku?!! " serunya....


..." Maaf nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi kembali....."...


...~~~~...