The Key World

The Key World
30 ~ Mimpi buruk


...Suasana tampak biasa, ramai dan ribut seperti biasanya. Armord sedang berbincang ringan dengan Shaki dan Nori,sedang kan Shion tertidur lelap di mejanya....


..." Bagaimana mana keadaan adik mu sekarang?" tanya Shaki, " dia sudah lebih baik,Shion membantuku. Dia kelihatan sibuk hingga memaksakan diri datang menemui kami,aku nggak tau apa yang Shion lakukan pada adikku .. tapi semenjak Shion mampir Michi mulai bisa mengendalikan pikirannya dengan baik " jelas Armord....


..." Kau tak bertanya apa yang dilakukannya pada adikmu?, kau begitu saja sudah percaya? hey Armord jangan terlalu percaya padanya " seru Nori memperingati Armord....


..." Ada suster bilang padaku Shion membantu Michi mengendalikan emosi dan perasaan bahkan pikirannya yang gelap itu, mereka bilang Shion seperti memiliki pengalaman di bidang medis di usia yang sangat muda "...


..." Jadi aku akan mempercayainya,lagian keadaan Michi mulai membaik " jelas Armord....


..." Baiklah kalo begitu " jawab Nori kesal....


..." Aku juga percaya padanya " jawab Shaki....


..." Apa kau juga percaya padanya????!!! apa aku tidak salah dengar ???! " seru Nori kaget mendengar perkataan Shaki....


..." Sudahlah jangan berisik, Shion sedang tidur lelap tu jangan membuatnya terbangun " ucap Shaki....


...Nori hanya bisa diam melihat kedua sahabat ini, mungkin dia harus mulai mempercayai Shion seperti kedua sahabatnya....


...Shion mulai bangkit dari kursinya,ia baru saja bangun." Kan bangun dianya kan,tulah bising kali kau ini " seru Shaki....


..." Lah kok aku yang salah ?" seru Nori....


..." Kan kau yang bising dari tadi, iyakan Armord " seru Shaki sambil memberi kode. Armord mengangguk menyetujui perkataan Shaki, Shion kembali tertidur lagi setelah meminum seteguk air....


..." Kelihatannya dia sangat lelah " ucap Armord....


..." Aku jadi penasaran,apa yang dia lakukan semalam " seru Shaki....


..." Yosh biarkan saja dia istirahat,kita pergi ke kantin saja mumpung guru pada rapat pasti jam kos terus ni sampai pulang " seru Armord....


...Mereka pun meninggalkan Shion,kelas masih tampak ramai ada anak murid yang memutuskan tetap di kelas dan ada yang pergi keluar semacamnya....


..." Gelap .... ini menyakitkan,tolong aku !!! "...


...Shion langsung tersentak,ia terbangun dengan keringat dingin. Perlahan ia mengangkat kepalanya yang pekal sedari tadi terbaring di atas meja...


..." Apa itu tadi ?" pikir Shion, ia terkejut menemukan bekas memar di tangannya. Padahal ia tak terjatuh atau terjepit sesuatu,tapi ini terlihat nyata....


..." Sakit .. ini bekas apa sih? kapan aku terjatuh coba ?" pikir Shion bingung....


...🔑...


...Sepulang sekolah kemudian, anak-anak ramai berhamburan keluar pagar. Dengan hati yang suka tiang mereka pulang kerumah masing-masing, Shion masih berada di kelas....


..." Kelihatannya kau piket sendiri lagi ya,apa perlu kami bantu?" tanya Armord....


..." Tidak perlu aku bisa sendiri,lebih baik kau pulang lebih awal adikmu pasti menunggu mu " ucap Shion....


..." Apa kau yakin? aku ingin membantumu,tapi aku ada urusan,maaf ya " ucap Shaki....


..." Tak apa pulanglah, aku baik baik saja " jawab Shion....


...Shion pun tinggal seorang diri,ia mulai menyapu dari sudut ke sudut. Menghapus papan tulis, serta merapikan meja dan kursi....


..." Aish ... hanya tinggal membuang sampah,murid yang lain uda pada pada pulang " seru Shion yang terbaring lemas di lantai,ia sangat kelelahan....


...Tiba - tiba semua menjadi gelap, berdiri di suatu tempat yang sunyi dan sepi....


..." Aku ada di mana ?"...


...Dingin dan gelap menyelimuti suatu ruangan, Shion melihat ke sekeliling. Ia terkejut, ada seorang menarik bajunya dari belakang....


...Sambil menangis dan berkata " aku ingin pulang " ucap anak itu, anak perempuan seumuran enam tahun menangis histeris di hadapan Shion....


..." Di mana ibu mu, apa kau tersesat?" tanya Shion berusaha membujuk anak kecil itu, anak kecil ini terus menundukkan kepalanya Shion tak bisa melihat wajahnya....


...Anak kecil ini memeluk dengan erat, ia mengangkat kepala nya dan menghadap ke muka Shion. Betapa terkejutnya Shion,muka anak kecil ini penuh dengan luka gores....


...Dia memiliki mata yang hijau seperti berlian, warna matanya sangat mirip dengan Shion. " Aku ingin menemukan apa itu rumah,di sini gelap dan dingin aku takut...ini sangat menyakitkan " ucapnya menangis darah....


..." Kau kenapa ??" ucap Shion yang masih tak percaya dengan apa yang dia lihat, baju anak kecil ini kusut dan lusuh. Kedua tangannya di rantai,ia terus menangis meminta jawaban dari Shion....


...Tanpa sadar Shion bergerak sendiri,ia langsung membuka rantai kedua tangan anak itu. Anak kecil ini mulai diam dan memperhatikan Shion membuka rantai kedua tangannya, ia tersenyum dan berkata " terimakasih,ini membuat tangan ku sakit "....


...Setelah itu, Shion hendak di bawa pergi ke suatu tempat oleh anak kecil itu. " Ayok kita pergi dari sini kakak,pergi dengan ku ke sana " ucapnya menunjuk ke suatu arah....


..." Mau kemana semuanya gelap aku tak bisa melihat apapun " ucap Shion....


...Set .. Tek.......


...Tiba-tiba ada yang mencekik Shion dengan kuat dari Belakang, " Kau mau lari kemana ?!!!!" seru seseorang dengan suara yang berat dan menyeramkan....


..." Lepaskan !!! lepaskan kakak, Biarkan kami pergi dari sini !!!" ucap gadis kecil ini sambil menangis histeris sambil menarik-narik baju orang tersebut....


...Buk..wuss......


..." Menyingkir !!!! siapa suruh kau melawan perintah tuan besar !!" serunya menendang gadis kecil itu,hingga terlempar jauh....


...Orang tersebut mencekik Shion dengan kuat, sambil menahan kaki Shion agar tak meronta. Gadis kecil itu menangis," kakak jangan tinggalkan aku sendiri " serunya menangis histeris dan berusaha mendekat dengan tubuh lemah penuh darah....


...Hack..heck.....


..." Aku tak bisa bernafas .." ucap Shion mulai tak berdaya, ia mulai kehilangan kesadarannya....


..." Kakak !!!!"...


..." Kakak bangun!!!!, kakak kenapa ?!!! " terik seseorang....


...Shion tersentak bangun, dan mendapati Caramel disamping dengan muka khawatir. " Aku dimana " ucap Shion lemas, " kakak kamu kenapa ? apa kakak kurang sehat?" tanya Caramel dengan khawatir....


...Shion pun baru ingat,ia bermimpi aneh. Bukankah dia ada di kelas membersihkan kelas, yang terjadi barusan itu membuatnya kehilangan nyawa....


..." Kakak kenapa ? aku kebetulan lewat dan melihat kakak seperti di cekik seseorang, kakak sampai tak bernafas..apa terjadi sesuatu? " tanya Caramel Khawatir dan takut....


..." Kau melihat aku seperti tercekik?" seru Shion kaget sambil bangkit dengan cepat," iya kakak seperti tercekik , aku khawatir dan berusaha membangunkan mu " jelas Caramel....


...Argh.....


..." Ada apa kakak? " tanya Caramel kaget melihat Shion mengeluh kesakitan, " Leherku sakit sekali,ini sangat sakit " ucap Shion sambil terbatuk - batuk....


..." Biar aku lihat kakak " ucap Caramel membuka dasi Shion dan mengecek bagian kerah,yang benar saja ada bekas cekekan yang membuat leher Shion membiru....


..." Kak,apa ada seorang yang mencekik mu?" tanya Caramel kaget melihat bekas membiru di leher Shion....


..." Tunggu dulu apa mimpi yang ku alami tadi, adalah nyata ???" pikir Shion kaget, ia pun melihat kunci hitam dihiasi permata hijau terjatuh dari saku celananya....


..." Apa kakak selalu membawa kunci itu kemana - mana ?" tanya Caramel, " ini adalah kunci peninggalan dari almarhumah kakakku " jelas Shion sambil menatap kunci itu dengan sedih....


...Kunci itu mengeluarkan air disekitar permatanya, "kunci ini seperti sedang menangis " seru Shion dalam hati, melihat warna terang berkilau permata itu membuat Shion teringat gadis kecil berambut pirang dengan warna mata seperti permata tersebut....


..." Aku memiliki firasat yang sangat buruk tentang ini " gumamnya....


...~...