
...Di hari libur yang indah, suasana keluarga Shaki tampak ribut. Kali ini Caramel sedang marah besar, " Shaki tolong paman.. " seru Fei, adik dari ayah Shaki. "Aku tak bisa menolong mu paman " jawab Shaki yang sedang menyiapkan perbekalan....
...Hari ini Armord dan yang lainnya berencana pergi berlibur ke pantai Angle, yang baru buka akhir - akhir ini....
..." Paman harus berapa kali aku katakan padamu " keluh Caramel dengan muka yang sangat kesal, tiba - tiba seseorang memanggil dari luar pagar rumah....
..." Caramel ! ! " ternyata itu Yumi dan yang lainnya, "oii Shaki, ayok kita berangkat dah telat ni " seru Nori....
...Caramel langsung keluar, " dimana kak Shion? " seru nya dengan muka bersinar....
..." Sayang nya dia menunggu di halte, makanya cepet selak kelamaan mereka menunggu " ucap Nori....
..." Hah? iyakah? kak ayok cepat kita pergi " teriak Caramel, " hadeh ni anak, aku ini kakakmu kenapa kau berasa punya dua kakak sih " ucap Shaki yang terlihat cemburu....
..." Huh selamat aku " ucap Fei lega, " paman, aku akan melanjutkannya nanti setelah pulang "seru Caramel dengan serius....
..." Hadeh, nggak selamat aku " ucap Fei lemas....
..." Bagaimana kau memberinya hadiah? aky yakin dia akan memaafkan kan mu " usul ayah Shaki dari belakang. ...
..." Hm.. ide yang bagus kakak, sepertinya aku... " Fei dan kakak nya mulai berbincang, sedang kan Caramel dan yang lainnya sudah pergi meninggalkan rumah keluarga Shaki. ...
..............
.........
...Merekapun berada di halte, dan melihat Armord dan Shion yang sudah dari tadi menunggu. " Awalnya Shion nggak mau ikut, cuman aku mujuk Armord biar Shion ikut " jelas Haruka....
..." Lah kenapa pulak ? " tanya Nori....
..." Lia ingin meminta maaf pada nya, kejadian waktu itu " jelas Haruka sambil berbisik kecil pada Nori, " ooh begitu, lagian kalo nggak ada Shion nggak ada yang bisa main seseru dia " ucap Nori....
..." Kakak " seru Caramel langsung memeluk Shion, " woii aku ini kakak mu ! " seru Shaki emosi, " puff.. ada yang cemburu ni " ucap Nori menyindir....
...Plak ~...
..." Huu hu uu Shaki serem banget, sakit tau " keluh Nori menahan sakit....
..." Sudahlah yuk kita berangkat busnya uda datang tu, entar ketinggalan " seru Armord....
..." Baik " seru mereka serentak....
...Mereka pun mulai naik satu persatu, " hey Lia lebih baik kau cari kesempatan supaya bisa duduk di sebelah Shion kami akan membantu mu " bisik Haruka, Lia terkejut mendengar usulan tersebut dan melihat semua temannya memberi ancungan jempol....
...Lia hanya mengangguk dengan muka memerah, mereka semua pun memenuhi kursi untuk membuat Shion kesusahan. Soalnya Shion masuk paling terakhir, saat Shion masuk " ih kesal aku, kalo nggak karna mereka maksa dan berteriak di depan apartemenku, mana ada akan aku ikut " seru Shion dalam hati....
..." Lah nggak ada kursi kosong lagi lah? " ucap Shion memperhatikan sekeliling, " Itu sebelah Lia kosong" seru Nori....
...Karna tidak ada kursi kosong lagi, Shion pun memutuskan duduk di sebelah Lia tampa memikirkan apapun....
...Lia begitu gemetar, baru kali ini ia sangat dekat dengan Shion, akhirnya Shion berada dekat jendela dan Lia di sampingnya....
...🔑...
...Di perjalanan.....
...Suasana tampak sunyi, Armord dan yang tertidur lelap karna perjalan mereka ke tempat tujuan lumayan jauh. Ya kira - kira 2 jam lebih, Lia mulai mengantuk tapi iantak bisa tidur dengan keadaan seperti ini. Shion berada di sampingnya, Lia menoleh ke arah Shion....
..." Dia tertidur.. " ucap Lia yang melihat Shion tertidur pulas, Lia mulai memikirkan beberapa hal yaitu takut Shion menyandar ke bahunya secara tidak sengaja....
...Yang benar saja, karna ada benturan kecil kepala Shion pun bergeser ke arah Lia secara perlahan.Yang sekira Lia akan kena malah kepala Shion kembali ke posisi semula....
..." Hmm.. kukira " seru Lia dengan muka memerah padam....
...Shion melihat Lia tertidur pulas, " yah yah aku hanya berharap kau tak akan pernah mengingat kejadian itu " ucap nya dalam hati....
...kepala mulai bergeser dan hampir jatuh dari kursi, Shion langsung menahannya dengan tangan kanannya dan mendorongnya ke bahunya....
..." Tidur yang nyenyak Lia, sebentar lagi akan sampai" ucap Shion mengelus kepala Lia dengan lembut....
...Kalo menurut kalian apakah perasaan Lia akan tersampaikan kepada Shion?...
.............
.........
...2 jam pun telah berlalu, bus pun berhenti di perhentian yang mereka tuju. Haruka tersenyum tidak jelas, " kau kenapa? " Nori, " lihatlah betapa romantisnya mereka berdua " seru Haruka geram....
...Terlihat Shion dan Lia tertidur pulas bersama dengan posisi Lia menyandar pada bahu Shion, " apa kita harus membangunkan mereka? " tanya Nori....
..." Ya tentu saja harus di bangunin, kalo nggak mau sampai kapan mereka berdua di bus?! " seru Caramel mendekati Shion dan Lia....
..." Kakak ayok bangun, nanti ketinggalan loh " seru Caramel, Lia pun langsung bangun secara spontan setelah mendengar panggilan Caramel....
...Lia pun tersadar bahwa ia bersandar pada bahu Shion dan langsung bangkit, " apa kita sudah sampai? " seru Shion yang baru saja terbangun....
..." Dasar bocah perusak suasana " seru Haruka kesal, " upss sorry ye nggak bermaksud " seru Caramel langsung berlari keluar bus....
...🔑...
...Sampailah mereka di pantai, " yuk kita langsung gas " seru Nori, " ganti baju dulu lah bro " seru Shaki. Mereka semua pun mengganti baju secara bergantian kecuali Shion, dia mah nggak ada niat mau ke pantai....
..." Shion lo nggak ganti baju? " tanya Armord, " nggak lah males" jawab Shion dingin....
..." Hoi Shion, yuk main pistol air bersama yuk " ajak Haruka, Shion pun menolak tapi muncullah Nori yang langsung menyiram muka Shion hingga membuat rambutnya basah....
..." Upss nggak sengaja " seru Nori yang langsung lari ke birit - birit, sebenarnya Nori mau menyiram Caramel tapi karna tu bocah mengelak, jadinya yang kenak malah Shion....
...Mereka pun mulai bermain seperti biasa, bermain membuat kenangan yang sangat indah. Seandainya ini bertahan untuk selamanya, hanya berharap Shion bisa mendapatkan kebahagiaan sesuai harapan kakaknya....
...Tapi tak seperti yang terlihat, bahaya akan semakin dekat. Kali ini aroma kematian mulai terasa di antara kebahagiaan mereka....
.................
..........
...Merekapun pulang cukup larut, dengan keadaan letih. Shaki dan Caramel langsung tiba duluan ke rumah karna jarak halte bus ke rumah mereka lumayan dekat....
...Dengan muka seram Caramel hendak melanjutkan urusannya dengan paman Fei nya itu, tapi tak terduga paman Fei sudah menunggunya di pintu sambil memegang sebuah kotak kecil....
..." Malam keponakanku, paman ada hadiah permintaan maaf dari paman. " ucap Fei menjulurkan kotak tersebut pada Caramel....
..." Hmm.. baiklah " ucap Caramel yang langsung menerimanya lagian tenagnya sudah terkuras habis saat bergelud dengan Nata dan Nori....
...Caramel pun langsung masuk ke kamarnya, dan membuka kado pemberian pamannya. Ternyata isinya adalah sebuah kalung yang permata dari hiasan kalung tersebut berbentuk seperti kunci, "wah indahnya, warna merah yang begitu elegan. Dan bentuknya berbentuk bintang indah sekali " seru Caramel girang....
..." Tapi kenapa, aku sedikit fameliar dengan benda ini yah. Seperti aku pernah melihatnya di suatu tempat.. " ucap Caramel berpikir sejenak....
..." Aahh lupakan saja, mungkin hanya perasaan ku saja ya " seru Caramel yang langsung tidur....
...Menurut kalian hadiah yang di berikan Fei, apakah seperti sesuatu yang juga dimiliki oleh Armord dan Shion??...
...Apakah akan terjadi sesuatu?...
...Siapa yang tau [ _ ]...