SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
PEMBUKAAN PERTANDINGAN ANTAR SEKTE.


Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih...


******


Di kerajaan angin.


Lin Feng dan Hua Qing, sudah sampai di tempat acara akan di mulai.


Tempat di mana, di depan istana kerajaan yang sangat megah, semua orang di ujung benua itu, orang-orang datang ke sana untuk melihat sebuah pertandingan antar sekte.


Lin Feng dan Hua Qing langsung menuju bangku penonton, dalam pertandingan ini, hanya ada empat sekte terkenal saja yang melakukan pertandingan, yaitu sekte angin, api, tanah dan air.


Dalam segi tingkatan, memang angin tersebut lemah, dan api di pertandingan kali ini, sekte angin ingin mengubah semua itu, agar sekte angin menjadi sekte nomer satu.


Lin Feng dan Hua Qing langsung menuju ke bangku penonton, pada saat Lin Feng dan Hua Qing berjalan, dari belakang ada yang memanggil namanya.


"Fang". Teriak suara seorang lelaki.


Lin Feng yang merasa mendengar ada suara yang memanggil namanya, Lin Feng langsung menengok ke arah belakang.


Pada saat ini Feng menengok ke arah belakang, Hua Qing juga mengikuti arah pandang Lin Feng.


Terdapat seorang lelaki tidak terlalu tua, dengan gadis di samping nya yang masih muda.


Apa yang di lihat keduanya, Lin Feng sudah mengenali mereka, apalagi Hua Qing, yang mereka lihat adalah Khu Ming, sang pemilik pelelangan anggrek putih dan Khu Ling sang anak dari Khu Ming.


Khu Ming dan Khu Ling, langsung berjalan mendekati Lin Feng dan Hua Qing, kedua belah pihak langsung membungkuk badan mereka.


"Iya tuan Ming, ada yang bisa saya bantu?". Tanya Lin Feng.


"Tidak, aku hanya senang saja bertemu dengan tamu terhormat ku". Jawab Khu Ming.


Lalu arah panda Khu Ming, beralih kepada Hua Qing yang sedang berdiri di samping Ling Feng.


"Tuan Fang, siapa anak muda di samping ku itu, apa dia teman mu, maaf jika aku lancang padamu tuan Fang". Ucap Khu Ming.


"Tidak apa-apa tuan Ming, orang yang berada di sebelah ku, bisa di bilang murid". Balas santai Lin Feng.


Tuan Ming yang mendekatinya itu, langsung saja terkejut, orang yang umur nya hampir sama dengan Lin Feng adalah muridnya.


Hua Qing sendiri juga kaget dengan balasan yang Lin Feng berikan kepada Khu Ming, tapi Hua Qing berpikir, Lin Feng melakukan semua ini pasti ada sesuatu yang sudah di rencanakan.


"Tuan Ming, aku terkejut jika anda sudah mempunyai murid". Ucap Khu Ming.


"Apa anak ku Khu Ling bisa menjadi murid anda juga?". Tanya Khu Ming.


Khu Ling yang mendengar perkataan ayahnya, Khu begitu terkejut, Lin Feng juga terkejut, tapi bukan karena ucapan dari Khu Ming, tapi ucapan apa yang di berikan dari sistem.


"Tuan, anda terima saja Khu Ling menjadi murid anda, sistem merasa kan ada hawa reinkarnasi dari Dewi bulan tuan". Ucap sistem.


Lin Feng benar-benar sangat kaget, pantas saja energi yang di keluarkan oleh Khu Ling sedikit berbeda dengan yang lain, tapi Lin Feng belum yakin hawa dari energi itu.


Lalu Lin Feng akan menerima saran yang di berikan oleh sistem, bagaimana tidak, reinkarnasi dari seorang Dewi bulan harus lepas dari tangan nya.


"Baik tuan Ming, aku bisa menjadikan anak Anda menjadi murid saya, tapi saya buka guru yang akan datang, tapi seorang murid yang akan mengikuti ku kemana saja". Ucap Lin Feng.


"Tidak masalah tuan Fang". Balas Khu Ling.


Hua Qing sebenarnya tidak setuju dengan apa yang di ucapkan Lin Feng, tapi Hua Qing tidak bisa menolak omongan dari Lin Feng karena itu semua percuma.


Sekarang Hua Qing sadar, jika dengan banyak wanita yang mengikuti nya bisa membuat Lin Feng bahagia, Hua Qing akan mendukung semua itu, bagaimana itu hak Lin Feng sendiri.


Sedangkan Khu Ling sendiri, dirinya merasa malu di hadapan Lin Feng, sampai wajahnya kelihatan merah tomat.


"Ling'er, ayah melakukan ini demi kebaikan mu juga, nanti kamu akan tau setelah mengikuti guru mu". Balas Khu Ming.


"Sekarang berilah hormat kepada guru mu". Ucap Khu Ming.


Lin Feng mendengar apa yang di ucapkan oleh Khu Ming, langsung saja Lin Feng menyanggah nya.


"Nona Khu, anda tidak perlu melakukan hal seperti itu, bersikap normal saja, aku hanya akan membimbing mu, masalah itu bagus atau tidak hasilnya, kamu sendiri yang melakukan sendiri". Jelas Lin Feng.


Khu Ming yang mendengar itu, merasa tidak enak kepada Lin Feng.


"Tapi tau. Fang, bagaimana pun sekarang Khu Ling adalah murid mu". Ucap Khu Ming.


"Tidak perlu seperti tuan Ming, aku memperlakukan siapapun sama, jadi tenang saja". Balas Lin Feng.


"Jika seperti itu, aku berterima kasih kepadamu tuan Fang". Balas Khu Ming.


Mereka berempat, langsung berjalan ke arah tempat para penonton berada, semua tempat penonton penuh sekali dengan orang-orang yang berdatangan untuk melihat pertandingan.


Pertandingan kali ini, siapapun yang membawa kejuaraan, sudah pasti pada saat pembukaan sekte untuk para murid baru, akan sangat bertambah banyak orang-orang yang mendaftar ke sekte.


Pandangan Lin Feng tertuju, dimana para Patriak sekte duduk di samping para raja.


Bagaimana tidak para raja tidak datang, pertandingan bini juga, mewakili reputasi kerjaan mereka.


Tidak lama setelah itu, para raja langsung berdiri ke depan, untuk menyampaikan hadiah dan beberapa sambutan kepada para pendekar dan warga.


"Salam sejahtera bagi rakyat ku, kali ini akan aku sampaikan tentang hadiah pertandingan kali ini". Teriak raja Utara.


"Sebelum itu, untuk mempersingkat pertandingan ini, kami para raja sudah sepakat, dalam pertandingan kali ini, kita akan langsung memulai semuanya perwakilan dari setiap sekte ke di arena". Tambah raja.


"Dari sekte mana orang yang bertahan di arena, sekte itu lah yang menang, walau hanya satu orang saja". Lanjut raja.


Para penonton, apalagi para peserta dan para Patriak di setiap sekte, menjadi sangat kaget dengan apa yang di ucapkan oleh raja.


Setiap pertandingan biasanya di lakukan secara urutan, tapi kali ini di lakukan dengan sangat singkat sekali.


Terjadi kegaduhan di para penonton, mereka sangat tidak menyangka dengan perubahan ini.


"Semuanya harap tenang, aku selaku raja di benua ini, aku benar-benar minta maaf". Teriak raja.


"Hadiah kali ini adalah bunga lotus merah, dan juga beberapa ratus juta keping emas". Tambah raja.


"Untuk hadiahnya lainnya, sekte yang tadinya di peringkat bawah, lalu bisa menyingkirkan sekte yang di peringkat atas, sekte ini akan menggantikan peringkat dari sekte teratas". Lanjut raja.


"Tidak usah berlama-lama lagi, pertandingan antar sekte ini, aku buka sekarang". Teriak raja.


Setelah itu raja kembali duduk di samping para raja lainnya.


Hua Qing yang melihat ayahnya mengubah peraturan dari pertandingan ini, Hua Qing sedikit kecewa dengan ayahnya.


Tapi Hua Qing menahan itu, Hua Qing hanya bisa menatap ayahnya yang Hua Qing rindukan.


Hua Qing akan ijin ke keluarga nya, setelah acara selesai, tentang rencana nya ikut bersama Lin Feng.


******


Bagi pembacaan yang tau, bagaimana cara mendapat penghasilan yang memuaskan dari saya membuat novel ini.


Author mohon minta sarannya, ini pertama' kali bagi author.


Terimakasih...