SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
21. PELELANGAN DI MULAI.


Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih atas kunjungan Anda.


Selamat membaca....


*****


Lin Feng dan Li Dan, setelah mematahkan tangan tuan muda klan Qiu yang sombong. Lin Feng, tidak memperdulikan ocehan warga di sekitar. Lin Feng dan Li Dan, bergegas masuk ke dalam pelelangan.


Di luar gedung pelelangan anggrek putih.


Arkhh.


Qiu Long yang masih berteriak, karena tangan nya di patahkan oleh Lin Feng. Para warga di sekitar, merasa kasihan dan khawatir dengan kondisi Qiu Long.


"Kasihan banget ya tuan muda Qiu Long"


"Pemuda yang mematahkan tangan tuan muda Qiu long, pasti tidak akan hidup tenang"


"Iya itu pasti"


Wushhhh


Bagaikan angin yang sangat cepat, suara angin yang sangat cepat itu menuju ke arah Qiu Long. Bagaikan angin yang cepat itu, ternyata pengawal yang di khususnya untuk Qiu Long.


"Tuan muda, apa yang terjadi dengan anda?". Tanya pengawal Qiu Long panik.


Para warga yang merasa seperti ada yang lewat sangat kencang, di dekat mereka, mengalihkan pandangan nya ke arah Qiu Long. Di tempat Qiu Long, sudah ada orang berdiri di depan Qiu Long.


"Bukankah itu si kaki angin"


"Rumornya, si kaki angin pendekar tercepat di kerajaan angin"


"Memang benar apa yang menurut rumor, si kaki angin memang cepat"


Kembali ke tempat Qiu Long.


"Tuan muda, siapa yang melakukan ini?". Tanya si kaki angin geram.


"Kau kemana aja hah, lihat lah. Gara-gara kau, aku jadi terluka". Teriak Qiu Long marah.


"Orang yang melukai ku, orang nya menggunakan topeng dan seorang bocah". Tambah Qiu Long.


Si kaki angin yang mendengar jawaban tuan mudanya, si kaki angin menjadi marah.


"Orang yang melukai anda, kemana tujuan nya?". Tanya si kaki angin.


"Mereka berdua menuju pelelangan anggrek putih". Jawab Qiu Long.


Arkhh


Si kaki merah meraung marah, karena tidak bisa membalas kan dendam untuk tuan mudanya. Karena di pelelangan anggrek putih, tidak larang untuk membuat kekacauan. Siapa saja yang membuat kekacauan di pelelangan anggrek putih, mereka tidak akan di ijinkan untuk ikut lelang selamanya.


"Tuan muda, kita ikut pelelangan aja sekarang. Untuk orang yang melukai tuan muda, kita akan menunggu nya keluar dari pelelangan. Bagaimana tuan muda?". Saran si kaki kipas.


"Baiklah, aku ikutin saran mu kali ini. Kita akan menghadang mereka berdua, ketika keluar dari pelelangan". Jawab Qiu Long.


Di dalam ruangan.


Di ruangan VIP 1, terlihat seorang kedua pria, yang satu memakai topeng dan yang satu anak kecil. Mereka tidak lain adalah Lin Feng dan Li Dan.


"Kak, apa ini yang di namakan pelelangan?". Tanya Li Dan.


Kemudian Lin Feng, melihat banyak orang yang mulai memasuki pelelangan.


Dari penduduk orang-orang biasa, hingga dari pihak kerajaan pun pada datang.


Pelelangan ini sangat ramai, karena adanya rumor tentang tanaman herbal gingseng putih. Karena khasiat nya yang besar, juga berumur ribuan tahun.


Siapa yang tidak tergoda dengan barang langka ini, sudah ribuan tahun. Tanaman gingseng ini, jarang di temukan oleh orang-orang.


Jika dunia mereka tau, bahwa Lin Feng mempunyai berbagai macam tanaman herbal dengan ribuan tahun. Tidak hanya di daerah kerjaan angin, tapi seluruh dunia akan memburu Lin Feng.


"Li Dan, jika kamu ada yang tertarik dengan salah satu barang yang di lelang. Maka berbicara kepada kakak, nanti akan dapatkan untukmu". Ucap Lin Feng.


Li Dan mendengar ucapan Lin Feng, tentu saja senang.


"Baik kak, nanti Lin Dan akan berbicara pada kakak. Kalau, Li Dan ada yang minat dengan salah satu barang yang di lelang". Balas Li Dan senang.


Lin Feng, hanya membalas Li Dan dengan anggukan. Lin Feng kembali menatap ke arah panggung, di sana terlihat seorang perempuan yang sudah berdiri di panggung.


"Buat semuanya yang sudah hadir, aku ucapan terimakasih kasih. Namaku Wei Qin, yang akan menjadi pembawa acara lelang kali ini". Ucap Wei Qin.


"Kalian pasti sudah mendengar, dengan adanya barang langka. Tapi, itu akan menjadi penutup lelang nanti. Kita tidak akan berlama-lama lagi, mari kita mulai dengan barang pertama". Tambah Wei Qin.


Terlihat seorang pria maju dan berdiri di samping Wei Qin. Kemudian, lelaki itu, membuka kain yang menutupi yang di bawa nya.


Ketika kain terbuka, terlihat pedang panjang.


"Barang pertama yang akan di lelang adalah pedang tongkat perak*5. Kita mulai dengan harga 100 koin emas, setiap kenaikan 10 koin emas". Ucap Wei Qin.


Walau hanya tingkat perak, tapi itu sudah cukup bagus untuk seorang murid di setiap sekte. Tingkat perak di kerajaan angin, sudah cukup tinggi. Karena di kerajaan angin, tingkatan senjata paling tinggi, di tingkat emas.


"110 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi no 28


"120 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi no 19


"130 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi no 15


"140 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi no 07


"200 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi no 10


"250 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi no 20


Harga pedang itu, hanya sampai di 250 koin emas. Karena tidak ada lagi yang menawar, Wei Qin mulai menghitung.


"250 1...2...3". Ucap Wei Qin.


Tok tok tok


Suara palu yang di ketokan palu, yang menandakan. Bahwa pedang tersebut, milik orang yang duduk di kursi no 20.


"Selamat kepada tuan di kursi no 20". Ucap Wei Qin.


"Mari kita lanjut barang ke dua". Ucap Wei Qing.


Waktu terus berputar dengan cepat, banyak orang yang menawar, ada juga yang diam.


Di kamar VIP 1.


"Li Dan, apa kamu tidak ada barang yang kamu suka?". Tanya Lin Feng.


"Tidak ada kak, semuanya tidak ada yang menarik di mata Li Dan". Jawab Li Dan.


Lin Feng hanya menggeleng kan kepala, dengan ulah Li Dan. Kini acara pelelangan, beralih ke acara inti pelelangan.


"Buat semuanya, terimakasih karena sudah sabar untuk menunggu inti dari pelelangan ini. Tidak usah menunggu lama-lama, mari kita mulai ke inti pelelangan". Ucap Wei Qin.


"Inti pelelangan ini ada 3". Tambah Wei Qin.


"Mari kita mulai ke barang pertama". Tambahnya.


Terlihat di belakang Wei, membawa seseorang yang di ikat bagaikan peliharaan. Orang yang di ikat itu, seorang perempuan, mempunyai telinga runcing, pasti nya orang itu bangsa elf.


Semua orang orang yang melihat itu, benar-benar kaget. Karena ada bangsa elf di alam nya, bangsa itu adalan bangsa yang sudah hilang dari sejarah.


Semua orang menatap elf itu, terutama pria mesum. Mereka semua, tergoda dengan elf itu.


Ruang VIP.


"Kenapa elf bisa ada di alam ini". Batin Lin Feng.


"Kak, kenapa orang itu beda dengan kita. Walaupun mirip dengan kita, tapi telinganya kenapa beda ya kak?". Tanya Li Dan.


"Orang itu dari bangsa elf, mungkin elf itu tersesat atau gimana, kakak juga tidak tau". Jawab Lin Feng.


Li Dan hanya mengangguk kepalanya, mereka berdua mulai fokus ke arah panggung lagi.


"Perempuan ini dari bangsa elf, bangsa yang sudah hilang dari sejarah. Tapi seorang bela diri, bertarung dengan elf ini. Elf ini kalah, seorang bela diri itu menjual nya ke sini". Ucap Wei Qin.


"Baiklah, kita mulai dengan harga 1000 koin emas, setiap kenaikan 100". Tambah Wei Qin.


Para pria mesum, langsung menawarkan harga.


"1100 koin emas". Ucap orang yang duduk di kursi 05.


Penawaran terus berlanjut, hingga ke para orang-orang bangsawan.


"3000 koin emas". Ucap kamar VIP 08.


"3100 koin emas". Ucap orang yang berada di kamar 03.


Lin Feng yang mendengar itu, mulai menaikan harga.


Mendengar penawaran yang di lakukan Lin Feng, semua orang gaduh. Karena dengan berani nya, Lin Feng langsung meloncat kan harga yang jauh.


Pihak raja, klan, bangsawan dan sekte. Walaupun tertarik dengan elf itu. Tapi mereka masih mementingkan barang paling utama. Walau mereka sangat ingin memiliki elf itu, mereka semua uang yang mereka bawa, akan berkurang saat menawarkan barang utamanya.


"Siapa orang yang di kamar VIP 1, benar sangat kaya"


"Mungkin dia mempunyai uang, jadi berani menaikan harga nya tinggi dengan langsung"


Di kamar VIP 5.


"Jika anda menginginkan nya, maka ambilah. Kami hanya ingin barang utama nya, menurut ku walau bangsa elf langka. Tapi untuk menaikan ranah, sangat penting". Teriak orang di kamar VIP 5.


Di kamar VIP 7.


"Pangeran, apa kita akan ikut menawar juga?". Tanya pelayan kerjaan.


"Tidak usah, kita akan menunggu barang utama nya saja. Karena ayah, sangat membutuhkan barang itu ( yang di maksud pangeran adalah tanaman herbal gingseng putih)". Jawab pangeran.


"Baik pangeran". Balas pelayan.


Di kamar VIP 8.


"Paman, apa kita membawa uang yang banyak?". Tanya Qiu Long kepada orang yang berdiri di samping nya, yaitu si kaki angin.


"Maaf tuan muda, ayah tuan muda. Hanya memerintahkan kita, untuk mendapatkan barang utamanya". Jawab si kaki angin.


"Tapi kan akan ada sisa paman". Ucap Qiu Long.


"Perkataan tuan muda memang benar, tapi lawan kita tidak mudah. Mereka semua mempunyai uang yang banyak, buat jaga-jaga. Jadi tuan muda harus menghilangkan, egois di diri tuan muda. Jika tuan muda tetap memaksa, maka jangan salahkan aku, kalau ayah tuan muda marah". Balas si kaki angin.


Qiu Long mendengar si kaki angin, menyebutkan ayah nya. Tentu saja Qiu long sangat takut, daripada menjadi samsak ayahnya.


"Baik terimakasih paman, aku mengerti ucapan paman". Ucap Qiu Long.


Qiu long dan si kaki angin l, setelah beberapa pembicaraan. Mata mereka berdua, kembali ke arah panggung.


"Karena tidak ada yang menawar lagi, aku akan mulai menghitung". Ucap Wei Qin..


"5000 1..2...3"


"Selamat kepada orang yang berada di kamar VIP 1". Ucap Wei Qin.


Elf yang di ikat di leher nya, di bawa kembali ke belakang. Karena di pelelangan ini, setelah acara selesai. Orang yang akan mengambil barang dari lelang itu, untuk melakukan pembayaran.


"Baik lah, mari kita ke barang ke dua". Ucap we Qin.


"Barang ke dua adalah sebuah senjata palu besar, senjata palu ini sangat berat. Sampai-sampai, harus hanya orang yang mengangkat nya. Walau terlihat seperti rongsokan, mungkin senjata palu ini ada yang minat". Tambah Wei Qin.


"Kita mulai dengan harga 500 koin emas, kenaikan 100 koin emas". Tambahnya lagi.


Semua orang hanya diam, tidak ada yang mengeluarkan suara. Karena mereka tau, walaupun senjata palu itu kuat. Buat apa mereka membeli, kalau mengangkat nya saja harus banyak orang.


Wei Qin terus menunggu, setelah lama menunggu dan tidak ada yang membuka suara.


"Karena tidak ada yang berminat, maka senjata ini..."


Belum sempat Wei Qin menyelesaikan ucapannya, sudah ada yang memotong ucapan Wei Qin.


Di kamar VIP 1.


"600 koin emas". Teriak Lin Feng.


Semua orang, langsung menatap kamar Lin Feng.


"Apakah orang itu tidak waras ya, pembawa acara juga bilang, untuk mengangkat nya saja butuh banyak orang. Untuk apa dia membeli nya, dasar aneh"


"Orang kaya memang sangat tidak waras, barang tidak berguna saja di beli. Mungkin mereka orang kaya bingung, uang nya mau di habiskan dengan cara apalagi"


Banyak orang-orang yang mencaci Lin Feng, tapi Lin Feng hanya acuh dengan semua itu. Baginya, apa yang penting dan yang tidak penting.


"Apakah ada yang mau menawar lagi?" Ucap we Qin.


Setelah beberapa menit.


"Karena tidak ada yang menawar, VIP 1 yang mendapatkan nya". Ucap Wei Qin.


Setelah itu, dari belakang banyak orang yang berdatangan. Bermaksud untuk membawa Kemabli, senjata palu itu ke belakang. Terlihat, mereka benar-benar sangat kesusahan untuk memindahkan senjata palu itu.


Setelah beberapa menit, akhirnya senjata palu itu berhasil di bawa ke belakang.


"Buat semuanya, inilah saat nya, barang yang kalian tunggu-tunggu. Kalian pasti tau, bahwa barang ini sudah jarang di temukan, bahkan barang ini berumur ribuan tahun". Ucap Wei Qin.


Semua orang yang mendengar itu kaget, ternyata gingseng putih yang beredar berumur ribuan tahun, Mereka semua benar-benar terkejut.


Kamar VIP 7.


"Pangeran, barang yang pengetahuan cari sudah muncul". Ucap pelayan.


"Kamu benar, walaupun kita dari kerajaan. Akan sangat sulit untuk mendapatkan nya, karena di sini status tidak ada harga dirinya". Ucap pangeran.


"Benar sekali yang pangeran katakan". Balas pelayan.


Kembali ke panggung.


"Karena barang sangat langka, jadi barang ini sangat mahal". Ucap we Qin.


"Mari kita mulai dengan harga 10000 koin emas, setiap kenaikan 1000 koin emas". Ucap Wei Qing.


"11000 koin emas". Suara dari kamar VIP 7.


"15000 koin emas". Suara dari kamar VIP 2.


"20000 koin emas". Suara dari kamar VIP 5


"30000 koin emas". Suara dari kamar VIP 3.


"40000 koin emas". Suara dari kamar VIP 8


"45000 koin emas" suara dari kamar VIP 9.


"50000 koin emas". Suara dari kamar VIP 7.


Menunggu beberapa menit.


"Apakah masih ada yang berani menawar?". Ucap Wei Qin.


"Karena tidak ada yang menawar, mari kita hitung". Tambah Wei.


"50000 1...2..3.."


Tok tok tok


Bertanda barang terjual, dengan suara ketukan.


"Selamat kepada kamar VIP 7". Ucap we Qin.


"Untuk acara pelelangan kali ini sudah selesai, kami minta maaf kepada orang yang tidak mendapatkan barang". Tambah Wei Qin.


"Tapi kalian tidak usah khawatir, masih ada waktu keberuntungan kalian" tambahnya lagi.


Acara pelelangan telah selesai, semua orang, mulai membubarkan diri dari tempat. Orang yang mendapatkan lelang, bergegas ke belakang panggung. Lin Feng dan Li Dan pun, bergegas ke belakang panggung.


Di luar pelelangan.


"Tuan muda, kita tidak mendapatkan apapun". Ucap si kaki angin.


"Kan aku dah bilang, kenapa kita tidak ambil saja elf tadi". Teriak marah Qiu Long.


"Aku tidak tau tuan muda, karena ayah anda, hanya meminta barang utama saja". Balas si kaki angin.


Qiu Long hanya bisa menahan rasa kesalnya, terhadap pengawalnya.


"Oh iya paman, apa orang yang menghajar ku sudah keluar pelelangan?". Tanya Qiu Long.


"Belum tuan muda". Balas si kaki angin.


Qiu long dan si kaki angin, berencana mencegat Lin Feng dan Li Dan, di sebuah hutan.


_____________


Buat fans SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA.


Author benar-benar minta maaf, Karena selama beberapa hari author tidak update. Di karenakan, author tidak mempunyai kuota.


Jadi, author minta pengertian nya kepada fans SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA.


Author nggak janji, tapi author akan menebus kesalahan kemarin. Akan author usaha untuk update terus, tolong minta support nya ya.


********


Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih....