Sistem Dewi Suci

Sistem Dewi Suci
eps 9


hening


begitulah suasana antara dua manusia di halaman belakang.beberapa pelayan yang melihat tingkah laku mereka dua hanya mendiamkan diri.suasana antara mereka bertahan selama beberapa detik setelah satu pria tua membuka suaranya


"sudah kamu urusin hutan itu"tanya guru kepada miyara yang menundukkan kepala di hadapannya


"sudah guru"sahut miyara perlahan dan menoleh perlahan kearah gurunya


"kemarin,binatang roh apa yang kamu bunuh"tanya guru ling santai


"kera api tingkat ruby guru,gimana hebatkan"ucap miyara antusias kepada gurunya.ucapannya hanya dibalas dengan tatapan tajam guru ling.miyara yang melihat tatapan itu menundukkan kepalanya hormat


"maaf guru"ucap miyara iba dengan mata memelas kepada gurunya


guru ling yang melihat tatapan miyara mengeluh perlahan.bisa dibilang hubungan mereka udah makin rapat,udah seperti kakek ama cucunya.kerana itu guru ling tidak tega menghukum miyara lagi apabila melihat tatapan memelasnya


"yasudah,udah aku maafkan"ucap guru ling pasrah kepada miyara


"terima kasih guru"sahut miyara sambil tersenyum manis kepada guru ling di hadapannya


"pergi lakukan latihan kultivasimu seperti biasa"arah guru ling dan pergi dari hadapan miyara


"baik guru"ucap miyara dan terbang menuju kawasan air terjun yang tidak jauh dari kediaman ini.telah menjadi rutin hariannya,miyara setiap hari berlatih kultivasi di bawah pancuran air terjun di belakang kediaman gurunya.lagian kawasan itu sangat tenang dan mempunyai tenaga qi yang begitu padat


di dunia kultivator ini,sebuah tenaga yang dipanggil tenaga qi beredar di udara.kepadatan tenaga tersebut bergantung kepada sesebuah tempat.tenaga qi kemudian akan diserap oleh kultivator ke dalam tubuh dan akan berubah menjadi energi spiritual


"gia,apa menurutmu aku akan menerobos yah kali ini"tanya miyara setelah sampai di kawasan air terjun


[menjawab mi'er,mungkin akan terjadi penerobosan kali ini.lagipula dantian mi'er sudah terpenuhi dengan tenaga qi jadi akan menerobos kapan kapan aja]


mendengar ucapan gia telah menaikkan semangat miyara untuk berkultivasi.lagipula selama ini hanya gia dan guru ling yang sering memberi nasihat kepada miyara


ketika hari sudah menjelang sore,terjadi peningkatan energi spiritual yang merembes keluar dari tubuh miyara dan


boomm


"huh,hanya tingkat legenda awal puncak"keluh miyara kesal apabila melihat peningkatan kultivasinya setelah berkultivasi selama 12 jam.hanya miyara yang tidak normal kerana mencapai tingkat tersebut hanya 12 jam,kebanyakan kultivator memerlukan beberapa bulan untuk menerobos ke peringkat yang lain


"grrr,gia kenapa semakin lama kultivasiku sulit untuk menerobos yah"tanya miyara frustasi setelah melihat peningkatan kultivasinya


[ianya normal untuk semua kultivator semakin tinggi tingkat kultivasi semakin tinggi kesulitan untuk menerobos.dikerana itu kultivator terkuat di alam manusia ini hanya berada di tingkat abadi dan tidak dapat mencapai tingkat misteri.gia menyarankan mi'er untuk mencari kawasan yang mempunyai tenaga qi yang padat atau menggunakan artefak tingkat tinggi]


"hmm,ribet amat sih.kalau aku menaikkan kultivasiku dengan mengupgrade sistem apa bisa gia"tanya miyara penasaran.lagian selama ini apabila sistemnya diupgrade kultivasinya menerobos sebanyak dua alam


[bisa mi'er.tapi sekali upgrade hanya bisa naik satu alam saja]


"hufftt,gia status"ucap miyara


[status]


nama:nian miyara


umur:18


gelaran:-element creator


-master formasi


kultivasi:tingkat legenda awal puncak


elemen:tidak terbatas


status qi:100%


poin sistem:155.00


poin kehidupan:1,5570.00


inventory:pedang tingkat tiga,artefak pelindung,zirah neraka,tungku pil mulia abadi,buku formasi kuno,buku alkemis jenius,panah elemen


[inventory]


[shop]


[versi 3.00]


"hmmm,apa sebaiknya aku mencari waktu luang yah untuk berlatih alkemis"tanya miyara sambil berfikir keras.miyara selama ini hanya menumpukan kultivasinya dan tidak mempedulikan ketrampilan yang lain.hanya formasi sahaja yang dipelajari miyara dan diajari oleh guru ling.guru ling hanya mempunyai ketrampilan formasi bukannya alkemis


"mungkin aku harus mencari waktu luang,kan sayang jika hadiah dari sistem tidak digunakan"ucap miyara dan mengibas gibaskan hanfunya.miyara terbang dan pulang ke kediaman guru ling


......................


miyara yang sudah sampai di kediaman gurunya,menuju ke kamarnya untuk beristirihat tetapi dalam perjalanannya miyara bertemu dengan seorang pria paruh paya


"paman shu"sapa miyara kepada seorang paruh baya yang sedang berjalan tergesa gesa.pria paruh baya itu adalah kepala pelayan di sini.kepala pelayan shu adalah seorang mangsa penculikan ketika masih kecil tetapi telah diselamatkan oleh guru ling.bisa dikatakan kebanyakan para pelayan di sini pernah diselamatkan oleh guru


"nak mi'er baru pulang"ucap kepala pelayan shu sambil tersenyum manis ketika sudah sampai di hadapan miyara.dia sudah menganggap mi'er sebagai anaknya sendiri sejak dulu


"di mana guru"tanya mi'er hairan kerana tidak melihat kelibat gurunya


"tuan ling berada di kamarnya.dia mengirimi pesan untuk miyara bertemu dengannya di kamar apabila nak mi'er pulang"ucap kepala pelayan shu


kepada miyara


"baiklah,aku akan pergi bertemu guru sekarang"ucap miyara dan menatap ke arah kamar guru ling


"baik paman shu.terima kasih"ucap miyara dan mengingat tubuhnya yang gerah kerana berkeringat


setelah selesai,miyara pergi ke kamar gurunya dan mengetuk pintunya


"guru,aku pulang"ucap miyara di hadapan pintu kamar gurunya


"masuklah"ucap guru ling di dalam kamarnya


miyara yang mendengar ucapan gurunya membuka pintu kamar guru ling perlahan.miyara mengedarkan pandangan kesekitar kamar guru ling yang sederhana tetapi tersusun rapi.dia melihat ke arah guru ling yang sedang berada di posisi lotus di atas kasur kamarnya


"guru"ucap miyara dan duduk di hadapan gurunya hormat.wajah gurunya yang telah dimakan usia dipandangnya lekat.tak tau apa ini perasaannya tetapi dia melihat guru ling semakin lemah dari hari ke hari


"mi'er"ucap guru ling perlahan sambil membuka matanya perlahan


"iya guru"sahut miyara dan menepis fikirannya tentang guru ling


"ini,janjiku padamu"ucap guru ling dan menyodorkan sebuah liontin kepada miyara


miyara menatap liotin di hadapannya lekat.dikerana liotin inilah miyara menjadi murid guru ling.dia sangat berterima kasih kepada liotin ini yang menemukannya dengan guru ling


"liotin ini mempunyai pasangannya.aku ingin kamu mencari pasangan liotin ini"ucap guru ling sambil tersenyum tipis dan mengejutkan miyara


"tapi guru.."ucap miyara membantah ucapan gurunya


"bukankah kamu ingin berpetualang di luar sana"ucap guru ling memotong ucapan miyara


"tapi guru,bagaimana denganmu"ucap miyara khawatir


"tidak usah khawatir,di kediaman ini mempunyai ramai pelayan dan juga kepala pelayan shu juga bisa menjagaku.lagian kau kira aku adalah kakek tua yang sakit sakitan"ucap guru ling dan mengerling tajam ke arah miyara


miyara hanya tersenyum kelat mendengar ucapan gurunya


"bila guru mau aku bertolak dari kediaman ini "tanya miyara sambil menatap guru ling lekat


"besok pagi,kau harus bersiap memulai pertualanganmu dan mencari pasangan liotin ini"ucap guru ling dan menutup matanya perlahan


"istirihatlah dan bersiap untuk bertolak"sambung guru ling


"baik guru,murid pamit"ucap miyara perlahan dan keluar dari kamar gurunya.dia melangkah perlahan ke arah kamarnya dengan fikiran yang bercelaru


...----------------...


keesokkannya,miyara,guru ling dan semua penghuni di kediaman ini berkumpul di hadapan pintu kediaman ini untuk menghantar pemergian miyara


"apa kau sudah menyiapkan segalanya di cincin ruangmu"tanya guru ling kepada miyara yang sedang memakai hanfu berwarna putih dan sedikit warna hitam


"sudah guru"ucap miyara sambil mengerling ke arah cincin ruangnya yang beriisi beberapa pakaian dan koin koin emas


"mulakan pertualanganmu dan ingat tegakkan keadilan maka kau akan menemukan pasangan liontin itu"ucap guru ling sambil tersenyum tipis ke arah miyara


"selamat berpetualang nak mi'er"ucap paman shu yang berada di belakang guru ling.miyara hanya menganggukkan kepalanya perlahan


miyara menoleh kebelakang dan melangkahkan kakinya perlahan yang terasa berat.matanya mula berkaca kaca apabila mengingat kenangannya sepanjang berada di kediaman ini.miyara menoleh dan berlari ke arah gurunya


"kakek"ucap miyara dan memeluk gurunya erat


"hikkss...hikksss..mi'er tidak mau pergi...hikksss...mi'er...ingin menjaga kakek..hikkss"rintih miyara dengan air mata yang berceceran


"mi'er tidak mau tinggalin kakek"lirih miyara perlahan dengan mata yang berkaca kaca dan memeluk guru ling erat


guru ling yang berada di pelukan miyara mengelus kepala miyara perlahan dan mencoba menahan air matanya


"mi'er harus pergi,kau harus memulai pertualanganmu dan meneruskan tugasmu"ucap guru ling perlahan sembari mengelus kepala miyara yang berada di pelukannya


"hikksss....mi'er tak mau...hikkkss..mi'er mau menjaga kakek...hikksss..mi'er tau mi'er tak mendengar ucapan kakek...hiksss..mi'er minta maaf...hikksss..mi'er akan...hikkss..patuh dengan kakek..hikkss...mi'er tak mau pergi.....hiksss..tak mau pergi.."rintih miyara perlahan dengan air mata berceceran


"mi'er,pandang kakek sayang"ucap guru ling dan diikuti miyara.guru ling menatap lembut wajah miyara dan mengusap air mata di wajah cantiknya lembut


"mi'er harus pergi,mi'er perlu meneruskan tugasmu yang belum selesai.jadilah lebih kuat mi'er"ucap guru ling lembut


"mi'er mengerti guru"ucap miyara sambil melepaskan pelukannya


"pakai cadarmu.kakek tidak mau kalau setelah ini ramai pria yang bertandang ke kediaman"ucap guru ling sambil tersenyum tipis


miyara hanya terkekeh perlahan dan memeluk paman shu dan semua pelayan yang sudah menjaganya selama ini.miyara sudah menganggap penghuni di kediaman ini sebagai keluarganya kerana merekalah yang sudah menjaga dan merawatnya selama ini.dia menoleh kepada gurunya dan menatap gurunya sendu


"muridmu pamit"ucap miyara dan terbang keluar dari kediaman ini


kepala pelayan shu yang menatap pemergian miyara menoleh perlahan kepada tuannya


"tuan,apa tidak perlu..."ucap kepala pelayan shu dan terhenti oleh ucapan guru ling


"biar dia mengikuti takdirnya"


dan jangan lupa


vote🥰


like😘


comment😊