
"ketenangan menyelesaikan masalah,kemarahan mencetuskan masalah"
Miyara mengulangi kalimat itu di dalam batinnya.di dalam teknik ini kalimat ini selalu diulang,kemungkinan semua kultivator yang gagal melatih teknik ini tidak dapat mengetahui isi yang terdapat dalam kalimat ini
Suasana hati miyara sedang berada dalam keadaan tenang,ianya mirip dengan karakteristik elemen air yang tenang dan santai.miyara mengosongkan fikirannya dan memasuki langkah terakhir yang sangat penting dalam teknik ini
kecelakaan dalaman bisa terjadi jika terdapat gangguan dalam proses meditasinya
"ara"
Tetiba terdengar satu suara yang selalu dibuang jauh jauh olehnya.kelopak mata yang tertutup sedikit bergetar
satu wajah yang dikenalinya bermain di fikirannya.wajah seorang wanita paruh baya yang merupakan seseorang yang menjaganya sehingga dia berumur 10tahun.wajah yang sangat mirip dengannya.
"Ibu,lihat itu"
pangil miyara riang sembari jari mungilnya menunjuk ke arah bulan yang bersinar terang
"ara"
Terdengar suara wanita paruh baya di belakangnya.wanita itu kemudian duduk di samping miyara kecil yang berumur 10 tahun
"ibu,cantikkan"ucap miyara antusias menatap bulan yang bersinar indah di tengah malam
"iya"ucap wanita itu dan menatap miyara dengan tatapan lembut
dalam beberapa detik kemudian,awan awan gelap muncul dan menutupi sinar cahaya bulan yang menerpa wajah mungil miyara
"ibu,lihat awan itu"ucap miyara cemberut dan menoleh ke arah wanita itu dengan tatapan tidak puas hati
wanita itu terkekeh perlahan melihat tatapan miyara dan bibir comelnya cemberut manja
"ara,lihat bulan itu lagi"ucap wanita itu hangat sembari mengusap lembut pipi tembam miyara
miyara menoleh semula dan melihat bulan yang bersinar lebih malap tetapi sinar bulan kelihatan lebih cantik dari sebelum ini.awan gelap lebih menonjolkan kecantikan sinar bulan dan menghalang cahayanya terlalu berlebihan
miyara kecil berdecak kagum
"walau berbeda semua saling melengkapi ara"ucap wanita itu dan memeluk miyara hangat
beberapa butir air mata mengalir dari kelopak matanya yang tertutup.tubuhnya sedikit bergetar dan terlihat darah yang mengalir dari hidung dan mulutnya
[!!!!]
[tubuh dan jiwa pemilik akan meledak]
[memulakan penyembuhan kecederaan jiwa dan eksternal]
[10%]
.
.
.
[50%]
.
.
[100%]
miyara membaringkan tubuhnya yang kelelahan.beberap bintik kemerahan telah memudar dengan bantun gia.miyara bisa dibilang beruntung kerana mempunyai gia dikeranakan gangguan ketika meditasinya,jiwa dan tubuhnya hampir meledak sehingga dia tidak bisa bereinkarnasi lagi
bruukk
Beberapa calar luka terlihat di lututnya yang putih bersih setelah tersandung beberapa batu yang lumayan besar
"Ibu!!"teriak seorang gadis kecil panik yang berada di samping.sepasang tangannya yang kecil cuba mengangkat ibunya yang terjatuh
"Ara,dihujung jalan ini kau akan sampai ke sebuah kota.ara akan selamat di sana"ucap wanita itu sembari menggengam tangan gadis itu
gadis kecil iaitu miyara yang berumur sepuluh tahun terisak isak perlahan.wajah mungilnya dipenuhi keringat dan air mata yang bertakung di pipi tembamnya
"Ibu,ayo kita pergi bersama"rengek miyara kecil sembari menarik tangan wanita itu
wanita paruh baya menggelengkan kepalanya perlahan.tangan miyara kecil digenggam erat,sebuah tas kecil yang dipegang oleh wanita itu diberikan oleh miyara
"pergi ara,jangan pernah menoleh"ucap wanita itu sembari mengelus pipi miyara kecil mengapus air mata yang bertakung
"ibu,ara mau pergi dengan ibu.ayo bangun ibu"ucap miyara kecil dengan isakan tangis yang makin kencang
Dorrr
satu suara tembakan terdengar dari belakang mereka.miyara yang mendengar suara tersebut mengigil ketakutan.suara itulah yang juga merenggut nyawa teman temannya dari desa
"Ibu.."
"araa!!"satu bentakan tegas menghentikan rengekan miyara.sepasang mata coklat milik wanita itu menatap tegas ke arah miyara
"pergi ara"ucap wanita itu.tatapan tegasnya mulai melembut
Dorrr
Dorr
Suara tembakan mulai kedengaran kencang
"Ibu mohon.pergi ara,turutin permintaan ibu.ibu sayang ara,ibu mahu ara tetap hidup dengan baik"ucap wanita itu dengan tatapan hangat
Dorrr
"pergi"teriak wanita itu kencang.miyara kecil yang mendengar teriakan itu menatap mata ibunya lekat.tatapan memohon terpancar dari sepasang mata coklat milik ibunya
dorrrr
Suara tembakan semakin kencang.miyara yang mendengar mulai mengigil ketakutan dan berlari kencang meninggalkan ibunya.isakan tangis mulai kedengaran dari bibirnya.
"Ibu sayang ara"ucapan hangat dan lembut terngiang ngiang di telinganya
...****************...
bailu yang sudah menyelesaikan urusannya menuju ke arah ruang bawah tanah,tempat miyara melakukan kultivasi
"bagaimana"terdengar satu suara merdu ketika bailu sampai di hadapan ruang batu itu
bailu yang terkejut terhadap suara lembut itu menoleh ke arah sekitar tempatnya berada
Beberapa gumpalan air tercipta di samping bailu dan mengungkapkan tubuh seorang gadis cantik yang berhanfu putih bersih
"Mi'er,kau berjaya"ucap bailu riang setelah menyedari sosok yang berada di sampingnya
Miyara hanya tersenyum tipis di dalam cadar putihnya
"Bagaimana"ulangnya untuk menanyakan kepada bailu apa yang didapati dari kota kerajaan mermaid
Tanpa basa basi,bailu menceritakan seluruh kejadian di toko klan lu