
" Tidak apa - apa sayang," jawab Alicia sambil tersenyum
Cup
" Terima kasih sayang, sekarang kita mandi bersama," ajak tuan Arnold.
" Tapi sayang, maaf tubuhku sangat lelah," ucap Alicia
Cup
" Kita hanya mandi dan tidak melakukan itu lagi sampai tubuhmu fit lagi," ucap tuan Arnold kemudian mengecup kening istrinya.
Sesuai apa yang dikatakan oleh tuan Arnold , mereka hanya mandi bersama tanpa melakukan hubungan suami istri walau tuan Arnold tersiksa tadi dirinya tidak ingin egois.
Singkat cerita kini mereka sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai, Alicia dan tuan Arnold keluar bersamaan ke dua putranya juga keluar dari kamarnya bersama ke dua baby sister nya.
" Anak - anak daddy dan mommy sangat tampan," puji Alicia sambil menggendong Ronald
" Hari ini mommy dan daddy mau pergi ke rumah sakit pulangnya kita pergi ke tempat permainan, apakah kalian suka?" tanya tuan Arnold sambil menggendong Roni.
" Suka dad, hore kita pergi ke tempat permainan," ucap Ronald dan Roni serempak
Tuan Arnold dan Alicia tersenyum melihat kegembiraan ke dua anak kembarnya kemudian mereka pergi ke rumah sakit, singkat cerita kini mereka sudah sampai di rumah sakit dan Alicia sedang berbaring di ranjang dan dokter mulai memeriksa kondisi Alicia.
" Sepertinya nyonya hamil tuan karena saya mendengar detak jantung di dalam perutnya dan untuk lebih memastikan nyonya di periksa di dokter kandungan," ucap dokter tersebut.
" Apa dok aku hamil?" tanya Alicia dengan nada terkejut
" Istriku hamil dok?" tanya tuan Arnold bersamaan sambil tersenyum bahagia karena istrinya hamil.
" Benar tuan dan nyonya dan untuk memastikan lagi nyonya di cek dokter kandungan untuk mengetahui usia kehamilannya," jawab dokter tersebut.
" Baik dok terima kasih," ucap tuan Arnold sambil berdiri dan menyalami dokter tersebut
" Sama - sama tuan," jawab dokter tersebut.
Alicia juga mengucapkan terima kasih kemudian mereka keluar dari ruangan dokter umum dan berjalan menuju ke ruangan dokter kandungan. Singkat cerita kini Alicia berbaring di ranjang sedangkan dokter meletakkan stick ke perut Alicia yang sebelumnya sudah di olesi gel.
" Selamat tuan, anaknya kembar lagi dan usia kandungannya saat ini memasuki usia dua bulan," ucap dokter tersebut.
" Apa??? kembar lagi?" tanya Alicia dan tuan Arnold bersamaan.
" Benar tuan dan nyonya," jawab dokter tersebut.
" Dokter boleh aku bertanya," tanya tuan Arnold.
" Apakah selama hamil kami boleh melakukan hubungan suami istri?" tanya tuan Arnold
Bugh
" Maaf tuan selama kehamilan tuan dan nyonya jangan melakukan itu dulu karena janinnya belum kuat," ucap dokter tersebut
Wajah yang semula seperti matahari bersinar terang mendadak berubah menjadi gelap gulita.
" Jadi kami tidak bisa melakukan hubungan suami istri dok?" tanya tuan Arnold
" Benar tuan," jawab dokter tersebut
Tuan Arnold menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap wajah istrinya yang sangat dicintainya kemudian menatap wajah imut ke dua putranya.
" Baiklah dok, demi buah hati kami," jawab tuan Arnold pasrah.
Dokter itupun tersenyum kemudian memberikan resep untuk di tebus di apotik yang berupa vitamin dan penguat kandungan setelah selesai mereka keluar dari ruangan dokter kandungan dan berjalan ke arah apotik.
Singkat cerita kini mereka sudah berada di salah satu wahana permainan awalnya tuan Arnold ingin pulang mengingat istrinya sedang hamil muda tapi Alicia mengatakan tidak apa - apa terlebih ke dua buah hatinya dari tadi sudah ribut menanyakan kapan pergi ke wahana permainan.
" Sayang saat ini aku sangat bahagia," ucap tuan Arnold sambil menatap ke dua anak kembarnya lagi bermain di wahana.
" Bahagia kenapa?" tanya Alicia
" Aku sangat bahagia karena aku bisa mendampingi mu di saat istriku hamil tidak seperti dulu," ucap tuan Arnold
" Suamiku tahu waktu aku hamil aku sangat merindukanmu dan ingin di peluk tapi aku sadar itu tidak mungkin hingga akhirnya aku sering menghubungi dirimu tengah malam." ucap Alicia
Grep
" Berarti setiap malam itu kamu?" tanya tuan Arnold sambil memeluk tubuh mungil istrinya.
" Benar itu aku dan besoknya aku pergi ke mall dan mencari parfum yang sama seperti suamiku dan membeli kemeja seukuran suamiku," jawab Alicia
" Aku baru ingat tadi pagi pas aku buka lemari pakaianmu untuk memakaikan pakaianmu aku melihat ada kemeja laki - laki bau pakaiannya sangat mirip dengan parfum ku," ucap tuan Arnold yang tadi pagi sempat cemburu dan ingin menanyakan ke istrinya tapi karena dirinya sudah berjanji untuk percaya membuat tuan Arnold menahan rasa cemburu dan amarahnya.
" Ya benar, kemeja itu selalu ku peluk agar aku bisa tidur dengan pulas," jawab Alicia
cup
" Maafkan aku sayang, mulai sekarang dan seterusnya aku lebih percaya padamu bukan dengan apa yang dikatakan orang atau apa yang aku lihat tapi berdasarkan apa yang kamu katakan," ucap tuan Arnold kemudian mengecup kening istrinya dengan lembut.
Alicia hanya tersenyum dalam hati yang terdalam Alicia sangat bahagia karena suaminya sangat tulus dan percaya padanya. Kesedihan yang di alami waktu Alicia masih kecil hingga dirinya menikah dengan tuan Arnold kini berubah, kesedihannya berganti dengan kebahagiaan yang teramat sangat besar terlebih tuan Arnold sudah menunjukkan kalau dirinya sudah benar - benar berubah dan sangat menyayangi Alicia dan ke dua buah hatinya di tambah dirinya hamil kembar lagi.
Tamat
Terima kasih buat para pembaca setiaku yang sudah mengikuti cerita novelku dari awal hingga tamat semoga dapat menghibur para pembaca novel. Terima kasih atas komentar dari pembaca dan maaf kalau author tidak membalas satu persatu tapi jujur author sangat senang dengan komentar kalian semuanya semoga kita selalu di beri kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan.
Inti dari cerita ini adalah jangan patah semangat atau berputus asa di kala kita mengalami kesusahan, kita pasrah dan percaya pada Tuhan karena suatu saat nanti Tuhan akan memberikan kebahagiaan yang tidak pernah kita duga sama sekali. Terima kasih