Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Asisten Rey dan dokter Ririn


Asisten Rey hanya diam sambil menikmati apa yang dilakukan oleh dokter Ririn hingga tombak saktinya di pegang oleh dokter Ririn membuat asisten Rey mengeluarkan suara merdu.


" Sayang," panggil asisten Rey sambil membelai wajah cantik dokter Ririn.


Cup


Dokter Ririn tersenyum kemudian mencium bibir asisten Rey sambil menuntun tombak sakti milik Reno ke dalam goa miliknya membuat asisten Rey mengeluarkan suara merdu sedangkan dokter Ririn menggoyangkan pinggulnya berulang - ulang.


Hal itu membuat asisten Rey memejamkan matanya menikmati apa yang dilakukan oleh dokter Ririn hingga beberapa saat kemudian dokter Ririn mempercepat gerakkan hingga tidak berapa lama akhirnya dirinya melenguh tanda dirinya or gas me.


Asisten Rey membalikkan badannya tanpa melepaskan tombak saktinya dan kini dokter Ririn berada di bawah tubuh asisten Rey kemudian asisten Rey menggoyangkan pinggulnya berulang - ulang hingga akhirnya dirinya dan dokter Ririn sama - sama mengeluarkan suara merdu.


Setelah beberapa saat asisten Rey menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping kemudian memeluk dokter Ririn.


Cup


" Aku sangat mencintaimu dan secepatnya kita akan menikah," ucap asisten Rey kemudian mengecup pucuk kepala dokter Ririn.


" Aku akan bertanggung jawab untuk menikah denganmu," ucap asisten Rey.


Dokter Ririn hanya menganggukkan kepalanya tanpa sadar sambil memejamkan matanya karena tubuhnya sangat lelah dan tidak membutuhkan waktu lama dokter Ririn tertidur dengan pulas sambil memeluk asisten Rey.


Tangan kanan asisten Rey mengambil ponselnya yang tergeletak di meja kemudian mencari nomer seseorang setelah ketemu asisten Rey berbicara sebentar setelah itu sambungan komunikasi langsung diputuskan.


Asisten Rey meletakkan kembali ponselnya di meja dekat ranjang kemudian memeluk dokter Ririn dan tidak membutuhkan waktu lama dirinya menyusul dokter Ririn dalam mimpi indahnya.


Malam berganti pagi perlahan dokter Ririn membuka matanya dan melihat asisten Rey tidur di sampingnya membuat dokter Ririn membulatkan matanya dengan sempurna.


Potongan demi potong seperti puzzle tersusun rapi di otaknya di mana ketika ada acara pesta ulang tahun sahabatnya dirinya ditawari minum oleh sahabatnya dan tanpa curiga dirinya meminumnya sampai habis hingga satu jam kemudian tubuhnya terasa panas membuat dokter Ririn pamit sama sahabatnya dan juga teman - temannya hingga ada seorang pria datang menghampiri dirinya dan langsung menarik tangannya.


Dokter Ririn merasakan tubuhnya bertambah terbakar ketika menerima sentuhan pria tersebut namun dirinya berusaha untuk sadar dan berusaha melepaskan diri dan berlari membuat pria itu mengejarnya.


Dokter Ririn terus berlari hingga dirinya melihat pintu kamar terbuka sedikit membuat dokter Ririn nekat membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam kamar tersebut kemudian menutupnya dengan rapat dan ketika dokter Ririn membalikkan badannya dirinya melihat asisten Rey dan langsung memeluknya.


( ' Dasar bodoh kamu Ririn kenapa kamu tidak kabur dan masuk ke dalam lift," maki dokter Ririn pada dirinya sendiri dalam hati ).


Dokter Ririn melepaskan pelukannya secara perlahan kemudian berlanjut menarik perlahan tangan asisten Rey yang sedang memeluknya dan dipindahkan ke arah samping. 


Setelah selesai dokter Ririn turun dari ranjang sambil menahan rasa perih pada bagian privasinya tapi berusaha ditahannya namun tangannya di tarik oleh asisten Rey membuat dokter Ririn jatuh dan menimpa tubuh asisten Rey. Ternyata tanpa sepengetahuan dokter Ririn kalau asisten Rey membuang asal selimutnya kemudian menarik tangan dokter Ririn.


" Mau kemana?" tanya asisten Rey


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :