MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)

MAGICAL DOCTOR(Cintanya Dizaman Kuno)
Kepulangan jendral Hu dari perbatasan.


"Saya mau.sangat mau..Saya akan berjanji setia setelah diterima." Tegas pelayan Wei ta sya dengan berbinar.


"Syuutt,kalian berdua berisik.Nona sedang istirahat"Ucap pelayan Satunya yang dari tadi sudah dikereta dalam bersama fala .Pelayan itu dari tadi didalam dan tak pernah ikut masuk karena pelayan tersebut sudah tua serta mantan pelayan pribadi ibu kandung fala sendiri yang dibawah dari kediaman Hong.


Karena perjalan yang mereka lalu berjalan dengan mulus.Membuat mereka cepat sampai istanah kekaisaran.


Mereka dihadang oleh perajurit penjaga pintu gerbang istanah.


"Dari kediaman mana dan akan menuju ke istanah mana" Tanya salah satu prajurit disana.


Sedangkan Dapat pertanyaan tersebut .Sang kusir menjawab dengan tenang.


"Dari kediaman Wakil perdana mentri wei.Dan didalam ada nona kedua wei atau nona muda Kediaman jendral Hu." Kata sang kusir dengan mendongakkan kepalanya karena dia membawah anak jendral .


Setelah mendengar perkataan kusir .Para prajurit tau kalau kereta itu menuju kediaman Tulip tempat Selir Agung Hong berada.


"Mohon maaf menganggu perjalanannya.Silahkan masuk" Ucap prajurit itu .Dan prajurit lainnya membukakan gerbang istanah kemudian kereta berjalan dengan sangat santai dan pelan.


Sedangkan pelayan wei ta sangat kagum dengan kedudukan nona kedua.


Karena dia setiap disuruh kirim surat slalu dapat masalah dipintu gerbang.dan tak pernah diizinkan masuk.Hanya sueatnya saja yang boleh dititipkan salah satu prajurit.


Sedangkan kalau dia bersama nonanya.Hanya saat saat perayaan saja bisa masuk istanah .Itu aja di sekitar halaman istanah utama.Sedangkan dia sekarang melihat Kereta memasuki lebih dalam jalan kediaman dikususkan untuk kereta menuju kediaman kediaman para ratu,selir selir berada.


"Sangat indah" Gumam pelayan Wei ta dengan kagum melihat istanah.sedangkan pelayan gemul itu hanya melirik dan menimpali.


"Ikut nonaku .Kau akan selalu keluar masuk istanah Selir agung dan permaisuri.Setiap hari."


"Kau tau kenapa nonamu tak bisa masuk istanah.Karena nonamu itu bukan siapa siapanya yang mulia selir Hong.Karena nyonya kedua Wei bukan ibu kandung Nonamu.Jadi jauh kata kerabat selir."


"Dan lagi apa kau tau.Yang mulia selir agung itu .Suka pilih pilih keponakan.Tidak semua keponakan dari keluarga Hong boleh masuk dikediamnannya hanya nona fala dan tuan muda wei Hu lan saja.pihak hong lainnya tidak diperbolehkan." tambah pelayan gembul itu dengan sedikit menyombongkan nonanya.


Sesampainya di depan kediaman selir agung.Sang kusir berhenti dengan menarik tali kudanya.


"Sudah sampai Bu Bai." Ucap kusir itu dengan sedikit keras kepada pelayan tua itu.


Setelah mendengarnya.Dia membangunkan Nona kecilnya.


"Nona Lala,sudah sampai" .Ucap pelayan tua tersebut dengan mengelus sayang surai nya .


"Sudah sampai "Tanya fala dengan sedikit meregangkan ototnya.dan bergegas turun karena sang pelayan sudah turun semua.


Melihat rombongan Nona fala .Prajurit yang menjaga pintu kediaman tulip berseru.Kepada penjaga pintu didalam.


"Nona muda fala .Datang" Ucap prajurit itu dan pintu terbuka dengan lebar dan rombongan yang terdiri empat orang melangkah maju bersama dengan fala yang berada didepan.


"Salam nona" Ucap prajurit disana.


Dengan anggun dia melangkah dan melihat salah satu pelayan bibinya di halaman.


"Pelayan,Dimana bibiku." Tanya fala dengan berdiri disana.


"Ia nona,nyonya sedang di kediaman Mawar ."Jawab pelayan itu.


"Baiklah.Aku akan kekediaman mawar sekarang."


Sesampai di depan gerbang kediaman mawar fala disambut hangat prajurit pintu.


"Salam nona.Apakah nona mencari Yang mulia permaisuri dan yang mulia selir agung.Mereka berdua sedang ditaman dalam kediaman." Kata penjaga itu dan dipersilahkan masuk.


Setelah masuk fala berlari menghampiri kedua wanita ditaman itu.


"Hati hati nona" Ucap pelayanBai.Yang membuat kedua wanita cantik dan mewah melihat kesamping.


"Ngapain anak bandelmu kemari." Ucap permaisuri dengan tersenyum dan menyesap tehnya.


"Entahlah,mungkin akan merajuk tak ingin kembali ke kediaman kakak Hu." Jawab selir Agung dengan sedikit cemas.


"Hemm,jangan çemas begitu.Kita lihat saja.Apa yang di inginkan" Tambah permaisuri dengan menaruh tehnya kembali.


Sesampqi di depan kedua wanita cantik itu.Fala tersenyum dan membungkuj sedikit.


"Hormat kepada yang mulia permaisuri.Hormat kepada yang mulia Bibi selir agung." ucaonya dengan sedikit tersenyum.


"Tak usah basa basi.Cepat waktuku tak banyak.Ada hal penting yang akan kubahas dengan permaisuri." Ucap selir agung Hong dengan Sedikit kasar.


"Hong may.Dia putri temanku Hong lay.Jangan terlalu kasar dengannya,atau aku akan memusuhimu seperti para selir-selir lainnya." Ucap permaisuri dengan sedikit bercanda.


"Ada apa.Bukankah kemarin kau baru saja kekediamanku.Lalu kenapa disini." Tanya selir agung to the point.


"Pelayan wei ta ,kesini untuk memberi surat kepada bibi." Ucap fala dengan jujur.


"Aku tak akan menerimanya." Jawab selir agung tanpa mau melihat suratnya.


"Tapi bi,dia merencanakan sesuatu kepada kediaman jendral song."Kata fala dan perkataan itu membuat kedua wanita itu menoleh dan sedikit berfikir.


"Suruh kasihkan pelayan pribadiku dan taroh dimeja.Aku akan membukanya dan melihat itu layak atau bukan.akan kuputuskan dihari ulang tahun ibu suri" Ucap selir agung dengan sedikit tenang.


"Benar kata bibimu .Lala istanah sedang sibuk.Aku dan bibimu sibuk.Akan diputuskan sebelum ulang tahun ibu suri." Kata permaisuri menambahkan.


"Dan kembalilah ,kekediaman ayahmu jangan membuat kakakku sedih dengan ulahmu." Ucap selir agung dengan melihat keponakannya yang sangat mirip dengan kakak kembarnya.Karena mereka bertiga kembar tiga dari kediaman Hong.


"Baik bibi.Saya permisi undur diri.Selamat sore permaisuri dan selir agung." Ucap fala dan undur diri kembali ke kediaman tulip untuk mengajak kedua pelayan itu pulang .


Sesampai di dalam kediaman tulip dia berkata kepada pelayan wei ta.


"Pelayan ,Surat yang akan kau berikan kepada bibiku.kasihkan ke pwlayan pribadinya yang ada di pojokan sana.Lalu kamu pulang denganku.Karena bibiku sangat sibuk." Ucap Fala dan dia pergi dari sana meniluju kereta nya dengan kedua pelayannya.


Tak lama pelayan wei ta sudah naik di depan belakang sang kusir sebelahan dengan pelayan gembul itu lagi.


"Sudah" Tanya pelayan gembul itu.


Dan dijawab dengan anggukan pelayan wei ta.


Tak lama hari silih berganti.


Dan pesta ulang tahun ibu suri tinggal sehari lagi dan akan di adakan Besok lusa .Karena Lusa tamu undangan dari berbagai negara akan sampai di istanah kekaisaran sebentar lagi.


Sehari sebelum pesta ulang tahun ibu suri dan kedatangan rombongan jendral Hu dari perbatasan dengan 4 kreta mewah menuju kediaman jendral Hu.