
Berdasarkan titah dari kaisar, yang bergabung untuk menyergap ke kediaman keluarga Xu, jumlahnya ada seratus pendekar. Bahkan jumlah itu adalah jauh lebih banyak daripada saat penyerangan pada suku iblis.
Bagaimana itu tidak banyak, kaisar menyebarkan surat titah berstempel kerajaan. Juga hasutan dari Qiu Yue yang mampu membuat banyak sekali orang bergabung. Tapi lebih banyak yang tidak menyetujui apa yang di titahkan kaisar, dan memilih mengabaikan titah kaisar.
Sedangkan saat penyerangan suku iblis kaisar sama sekali tidak mengeluarkan titahnya, hanya surat dari Huolang yang membuat mereka bergabung, itupun Huolang tidak bisa banyak menjangkau orang.
Sekarang mereka semua sudah berada di depan kediaman Xu, yang dipimpin langsung oleh Qiu Yue.
"Habisi Xu Yuan! Habisi Xu Yuan!" itulah adalah seruan semangat dari mereka.
Di tempatnya Qiu Yue tersenyum miring, ia sebentar lagi akan menghabisi orang terlalu kuat itu.
Sebenarnya saat pertama kali mendengar jika ada seseorang yang membuka pedang legenda, terselip rasa iri yang begitu besar di dalam hatinya. Ia tidak akan pernah bisa menerima itu sedikitpun.
Menjadi pangeran kekaisaran Han yang memiliki kehormatan besar tentu membuatnya menjadi sombong. Tetapi semakin lama bukan hanya sombong, ia hanya ingin perhatian semua orang tertuju padanya.
Ia haus pujian, menginginkan menjadi pemuda yang hebat di seluruh benua Jianling.
"Keluarlah kau Xu Yuan!" teriakan terus menggema.
Yang pertama menampakan diri tentu saja Xu Huolang, ia terkejut melihat banyaknya orang dengan wajah marah di depannya.
"Ada apa ini?"
"Tuan Xu, kau harus menyerahkan Yuan!" itu kalimat dari Qiu Yue.
"Bukannya kami bersikap tidak sopan, tetapi pedang legenda itu terlalu hebat harusnya disegel kembali dan tidak boleh ada yang menggunakannya." kalimat itu berasal dari seorang kultivator, mengatakannya dengan sopan karena menghormati Huolang.
"Dengan berat hati, kami semua meminta agar pedang itu disegel. Bukan hanya kami tetapi ini perintah langsung dari kekaisaran." tambah seseorang lagi.
"Menyegel pedang itu berarti membunuh putraku, apa itu yang kalian inginkan?" tanya Huolag dengan marah.
"Benar sekali, dunia kultivasi tidak akan seimbang dengan adanya pedang itu!"
"Kalian benar-benar ingin membunuh anakku? Dia telah menyelamatkan benua Jianling dari bahaya!"
Beberapa dari mereka berbisik dan membenarkan ucapan Huolang, tetapi Qiu Yue tentu tidak tinggal diam.
"Tapi dia juga berbahaya!"
"Ah kalian memang pendekar cepat tanggap, tetapi apakah kalian sama sekali tidak tahu jika pedang legenda itu ada karena suatu alasan?"
"Apapun alasan itu, kekuatan pedang begitu besar dan akan menghancurkan dunia." ucap Qiu Yue.
Jalan dibuka, membuatnya berjalan ke arah depan.
Lelaki dengan hanfu putih bersih itu tidak datang sendiri, di sampingnya ada master Feiyin dan ada sekitar 20 orang kultivator. Mereka itu sudah tahu mengenai tujuh dewa iblis dan seorang pemegang takdir. Para pendekar itu begitu mendapatkan titah langsung mencari para master untuk menghentikan orang-orang yang ingin membunuh Yuan.
"Master Gao, master Feiyin?"
"Apa yang membuat kalian ingin membunuh Yuan? Sedangkan kalian tahu sendiri Yuan adalah pemuda baik. Kalian sudah tahu jika pedang ini jatuh pada orang baik bukanlah seseorang dari aliran hitam. Dan kalian masih ingin membunuhnya? Sungguh keterlaluan!" ucap master Hao penuh emosi.
"Master Gao, mereka ini tidak ingin ada orang yang sangat hebat, karena itu melukai harga diri mereka yang ingin menjadi terhebat. Menyebarkan hasutan lewat bibir kotornya." kalimat master Feiyin itu begitu jelas menyindir Qiu Yue.
Di tempatnya Qiu Yue sudah mengepalkan tinjunya, kalimat itu begitu mengobarkan emosinya.
"Pedang legenda itu keluar karena sebuah alasan bukan hanya untuk membuat seseorang begitu kuat. Sejak ribuan tahun lalu dewa iblis kabur dari neraka, awalnya hanya satu tetapi sekarang ada tujuh dewa iblis yang bersembunyi di suatu tempat dunia fana ini...." master Feiyin menghela nafas panjang sebelum melanjutkan kalimatnya.
"Alasan itulah adanya pedang ini, hanya sang pemegang takdir yang bisa mengalahkan dewa iblis. Membawa pedang zhenxin ini di tangannya untuk melalui takdir sebagai penjaga dunia." lanjutnya.
"Kami para master, setiap hari menunggu pemegang takdir itu lahir sembari mengembara mengelilingi dunia untuk mencari dimana keberadaan dewa iblis itu. Dan saat pemegang takdir itu tiba kalian ingin membunuhnya, itu adalah hal yang sangat lucu!" tambah master Gao.
Semua orang diam, berbisik sembari menyesali perbuatan gegabah mereka. Sedangkan Qiu Yue semakin terbakar kobaran api kebencian yang mendalam.
"Sebelum bertindak tentu harus dipikirkan dahulu, bukan begitu pangeran kelima!" ucap Huolang penuh penekanan.
Qiu Yue mengulas sebuah senyuman palsu. "Qiu Yue kurang bijak, mohon dimaafkan."
Tentu ia harus merendahkan dirinya untuk meminta maaf, ia tidak ingin kehilangan simpati lebih banyak orang. Sedangkan hatinya menyeringai, 'Lihat saja, nanti setelah naik tahta aku akan menghancurkan keluarga Xu hingga rata menjadi tanah. Dan master-master ini harus juga aku musnahkan.'
Dari situlah awal dendam yang membara dari Qiu Yue pada keluarga Xu, harga dirinya telah dibuat jatuh oleh mereka.
Sebenarnya bukan mereka sih, tetapi ya oleh dirinya sendiri itu.
━━━━━ The Legend of Sword Lord ━━━━━
Suka dengan cerita ini?
Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!
Terimakasih and love you full.
With love,
Khalisa🌹