
Tubuh Rei tergeletak jatuh di atas tanah, Tidak ada tanda tanda kehidupan dari tubuhnya, Jantung nya telah dihancurkan oleh indra. Tubuhnya kian memucat dan mengeras, sudah dipastikan Rei sudah tidak bernyawa lagi.
"Rei, bangun. sadarlah!!, Jangan berpura pura Untuk mati!! " Hikss!!, Dengan wajah yang semerembab Ashura memeluk tubuh kaku rei.
Darah membasahi pakaian ashura, namun dia tidak peduli, Kedua tangan nya memeluk erat dan berbisik supaya rei bangun.
"Jika kau tidak bangun aku akan memukul lho" Hati ashura merasakan sakit yang begitu dalam, dadanya terasa begitu sesak.
"Kenapa pecundang seperti mu, Selalu saja mengganggu ku!! " Ashura menempelkan keningnya pada wajah rei, tetesan air mata membasahi wajah rei yang tak lagi bernyawa.
tiffany, kumba, lightmare dan nightmare segera menghampiri ashura dan menyaksikan pemandangan yang begitu menyayat hati.
"Huaaaahhh, Ada orang mati!! " Lightmare menangis.
"Sudah diamlah cengeng " Nightmare memeluk dan menenangkan lightmare.
"Ashura, Aku dapat merasakan apa yang kau rasakan. kesedihan dan kehampaan kehilangan orang yang kita cintai" Tiffany menyentuh pundak ashura.
"Diam kau!!, Dia belum mati, dia tidak mati, Dia masih hidup. Master pasti akan menghidupkan nya kembali " Emosional Ashura begitu bergejolak.
"Nona kecil, meskipun Master itu kuat. Namun dia tidak bisa menghidupkan orang sudah mati, kematian dan kehidupan diluar kemampuan master " Rudolf datang menjelaskan, meskipun itu menghancurkan harapan ashura.
"Lalu apa gunanya dia sebagai master, Lalu buat apa dewi seperti ku menjadi pelayan bagi Nya. jika master tak bisa menghidupkan nya maka kuhancurkan saja Dunia ini. " Kesedihan bercampur amarah membuat kekuatan ashura meluap dan meledak dengan hebatnya.
Duaaarr!!!, Kekuatan Ashura Keluar sangat banyak hingga menciptakan ledakan energi, Rasa kengerian muncul. Kekuatan yang muncul dalam diri ashura bukan lah kekuatan nya yanh biasa melainkan kekuatan dari dewi kehancuran. MAHISHASURA!!
Sembilan lingkaran Sihir muncul, mengeluarkan 9 pedang kehancuran.
Tidak sampai disitu Tanpa sadar Amarah sang dewi kehancuran memanggil kembali arwah 9 raja Iblis yang telah dikalahkan nya, menjadi bidak dari dewi kehancuran meskipun mereka telah lama mati.
Tiffany merasakan sekujur tubuhnya merinding ketakutan, saat melihat 9 sosok raja iblis yang lebih kuat dari dirinya.
Rudolf memasang sikap waspada, Jika hal buruk terjadi, Terpaksa dia harus mundur menyelamatkan tiffany dan yang lainnya.
"Bagus Adikku teruslah mengamuk seperti, Inilah diri mu yang sesungguhnya. Mengamuklah sesuka hati mu!!, Hahahaha!! " Indra tertawa terbahak bahak menyaksikan Ashura yang mulai mengamuk.
Perlahan Cahaya hitam merah pekat yang mengelilingi Ashura menghilang, Sosok yang mengerikan Muncul dari baliknya, Sosok dewi kehancuran Dengan rambut merah darahnya dan tubuhnya yang kembali normal.
"Nightmare, Apakah master benar benar pernah bertarung dengannya? " Tiffany Dengan rasa gemetar bertanya pada nightmare.
"Memang benar master pernah bertarung dengannya, Tapi dia dalam wujud yang mengerikan seperti ini. " Nightmare juga merasakan ketakutan yang sama.
Inilah wujud dari dewi kehancuran yang sebenarnya, Tanah mulai bergetar langit mulai ketakutan hanya merasakan auranya.
kesembilan Raja iblis yang dipanggil sang dewi kehancuran berlutut dihadapan nya, masing masing Raja iblis mengambil pedang yang ada di lingkaran sihir tersebut.
"Akan kuhancurkan Dunia ini!! " Dewi kehancuran mulai murka.